rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Jadilah Yang Dirindukan Syurga

Al-Qur'an

Al-Qur’an (Photo credit: Ibn Ar-Rashid)

Bissmillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Empat macam golongan manusia yang dirindukan syurga adalah;

1. Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Rasulullah saw pernah bersabda, bahwa siapa yang senang dan bergembira dengan datangnya Bulan suci Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka. Seseorang Yang senang dan bahagia akan datangnya Ramadhan, pasti memiliki alasan tertentu. Dan dalam hal ini akan muncul bermacam-macam atau bahkan ribuan alasan. Ada Orang yang senang dengan Ramadhan lantaran dagangan koleknya pasti akan laku. Ada juga remaja dan remaji yang senang lantaran punya kesempatan untuk saling mencari jodoh pada saat shalat taraweh. Ada Orang yang senang dengan Ramadhan karena jadwal panggilan ceramah jadi bakalan banjir. Senang dan bahagia  yang seperti ini bukankah orang yang termasuk diharamkan jasadnya masuk kedalam neraka. Sebab orientasi kesenangannya pada unsur matrealistis. Mencari keuntungan materi dari bulan Ramadhan. Senang dan bahagia yang dimaksud disini adalah ia bahagia lantaran akan banyak orang yang beribadaah dibulan Ramadhan. Sehingga dirinya akan termotivasi untuk lebih meningkatkan kedekatannya kepada Allah ta’ala. Apalagi dibulan Ramadhan Allah melipat gandakan pahala buat orang yang mau melakukan ibadah. seperti perbuatan yang hukumnya yang sekedar mubah(boleh), namun jika dilakukan dibulan Ramadhan akan mendapatkan pahala sunnah. dan perbuatan sunnah akan mendapatkan pahala wajib. Sedangkan perbuatan yang wajib, pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah berlipat-lipat. Rasulullah bersabda, tidurnya orang puasa adalah ibadah. namun jangan mentang-mentang demikian akhirnya dia tidur melulu. dari mulai habis sahur, dia tidur. Shubuhnya ketiduran,zuhurnya bablas,asharnya nanggung dan bangun pas waktu maghrib. Itu sih namanya puasa kebo. Pada bulan Ramadhan, seluruh orang yang sudah meninggal dunia dihentikan azabnya. Maka do’a yang paling mulia pada bulan Ramadhan adalah mendo’akan keluarganya yang sudah meninggal. Namun do’a dari seorang yang tidak beribadah akan ditolak oleh Allah ta’a. Bulan Ramadhan adalah kawah candradimuka. Artinya tempat pelebur segala dosa. Jika seseorang merasa dosanya telah memenuhi langit dan bumi, maka Ramadah ini adalah kesempatan untuk membersihkannya. Sebab sabda Rasulullah,”siapa puasa dibulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan cinta kepada Allah, maka Allah akan menghapuskan seluruh dosa-dosanya. Baik dosa yang telah lalu bahkan dosa yang akan datang .”Seburuk apapu dosa manusia jika ia mau memanfaakan Ramadhan sebagai bulan taubat baginya,maka ia akan dibersihkan oleh Allah dari segala dosa bagaikan bayi yang baru lahir dari rahim Ibunya

2. Syurga rindu kepada orang yang suka membaca Al-Qur’an.

Rasulullah bersabda, “membaca satu huruf saja dari Al-Qur’an, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kebaikan. Dan alif lam mim bukanlah satu huruf. Ia adalah tiga huruf, maka Allah akan memberinya 30 kebaikan”. Seseorang yang membaca Al-Qur’an, kemudian merenungkan maknanya, maka Allah akan melembutkan hatinya dan memfesihkan bicaranya serta memberikan jalan keluar atas masalah hidupnya. Bahkan Al-Qur’an yang sering dibaca akan menemani seseorang serta memberi syafaat kelak saat ia berada di alam kubur, “Al-Qur’an adalah temanmu di alam kubur, maka ramaikanlah kuburanmu dengan sering membaca Al-Qur’an“. kematian seseorang akan menjadi damai bila ia bersahabat dengan Al-Qur’an selama hayatnya. Sebagai bukti kongkritnya adalah cobalah anda baca Al-Qur’an sebelum tidur hingga ketiduran, maka nikmatilah tidur damai anda dan bangun pagi dalam keadaan segar. InsyaAllah. Ada sebuah riwayat menjelaskan, siapa yang berusaha menghafal isi Al-Qur’an, namun baru satu ayat ia menghafal kemudian ia meninggal dunia, maka ia akan dikumpulkan bersama orang-orang yang telah menghafal seluruh isi Al-Qur’an. Khoyrukum man ta’alla-mal qur’an wa’allamahu. Sebaik-baiknya diantaramu orang yang mau belajar dan mengajar Al-Qur’an. Allah ta’ala tidak melihat kefasihan seseorang dalam melantunkan bacaan Al-Qur’an, sebab yang terpenting adalah kemauaan seseorang untuk membaca, menghayati serta mengamalkannya.

3. Syurga rindu kepada orang yang suka menjaga lisannya.

Ada pepatah Arab mengatakan, “selamatnya manusia tergantung bagaimana ia menjaga lisannya“. Bila pedang lukai hati, masih banyak harapan obat kita cari, namun jika lidah luki hati kemana obat hendak kita cari. Syurga dan neraka seseorang tergantung lidahnya Banyak riwayat yang menceritakan bahwa seorang yang rajin ibadah serta sedekahnya, malah dimasukkan ke dalam neraka hanya karena tidak pandai menjaga lisannya. Ucapan selalu saja menyakiti orang lain. berkata para ulama salafussalaf,bahwa lidah orang bodoh selalu digunakan untuk menghujat dan berdeebat. Memfitnah dan menghasud. Maka barang siapa yang mulutnya busuk, bathillah seluruh ibadahnya. Allah berfirman,”perkataan yang baik,lebih baik dari sedekah yang diikuti oleh kalimat yang menyakitkan.” keimanan seseorang dapat diukur oleh lidahnya. bagaimanapun bagus penampilan agamanya. memakai jilbab yang panjang. Jidat yang hitam. Sorbat ngegubet di kepala segede nampah. Tasbih segede-gede kelapa. Tapi kalau lidahnya suka menjelek-jelekkan orang lain, sesungguhnya ia adalah jelmaan syetan yang bermaksud mengelabuhi manusia dan menjerumuskannya pada neraka. Oleh karena itu tinggalkanlah mereka. Namun bukan berarti orang yang tidak ibadah dan bisa menjaga lidah itu adalah lebih baik. Salah kaprah! Mustahil orang yang tidak ibadah mampu mengontrol lidah. terlepas apapun agama mereka. Imam Ali r.a. berfatwa,”seandainya saja orang-orang bodoh itu diam dan tidak sok pintar, maka tentram dan damailaah dunia ini”. Jika orang bodoh ingin dibilang pintar, maka ia akan banyak bicara,mengatur dan berdebat. Jika orang zolim ingin berkuasa, maka ia akan banyak berdusta. dan jika wanita ingin berzina, maka ia akan banyak merayu. Semua kejahatan itu adalah kejahatan lidah. Ra’sul zunubi kadzuba. Biangnya dosa adalah bohong. Jika seseorang telah berbohong sekali, maka ia akan berbohong lagi dan lagi. Sebab bohong selanjutnya adalah untuk menutupi bohongnya yang pertama. Rasulullah bersabda,”siapa yang setiap harinya ada bicara dusta, maka Allah akan mencatatnya sebagai pendusta”. Orang yang sering berdusta, hatinya akan buta. Ia tidak lagi memiliki petunjuk dalam kehidupan ini, masalah yang kecil saja cukup membuatnya sangat menderita. Apalagi jika ia ditimpa masalah yang besar. Naudzubillah mindzalik.

4. Syurga rindu kepada orang yang suka memberi makan orang lapar.

Siapa yang memberi makan orang yang lapar, niscaya Allah akan memberikan minum kepadanya di saat ia kehausan di alam mahsyar. Apalagi memberi makan orang untuk berbuka puasa, maka ia mendapatkan pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa. dalam surat Alfajar Allah berfirman bahwa ketika seseorang merasa rizkinya sangat sempitdan kurang dari cukup, hendaknya ia, atau setidaknya jika ia tidak memiliki sesuatu untuk diberikan kepada orang lain, Ia bisa menganjurkan orang lain untuk orang memberi makan orang miskin. Banyak sekali ayat di dalam Al-Qur’an yang mengingatkan manusia  akan besarnya keberkahan yang akan diperoleh bagi siapa yang menganjurkan orang untuk memberi makan kepada orang yang lapar, apalagi jika ia sendiri sebagai pelakunya. Keberkahan yang penuh rahmat serta pertolonga dari Allah pasti akan tercurahkan buatnya. Anak-anak yatim dan fakir miskin yang bertekat kuat untuk menuntut ilmu, meski serba kekurangn, akan sangat mendambakan uluran tangan dari saudaranya muslim yang lain. Bagi mereka makan sehari sekali saja sudah cukup memadai untuk bisa belajar agama, apalagi jika mendaptkan bantuan dari saudaranya yang lian. Mungkin kualitas dan kapasitas belajarnya akan semakin meningkat dan akhirnya ilmunya akan semakin banyak. kesempatan untuk menebarkan dan i mengibarkan panji-panji Illah akan sangat mudah mereka laksanakan. Ini adalah bulan suci. Bulan yang penuh barakah, dimana setiap pahala akan dilipat gandakan oleh Allah, maka mari ulurkan tangan untuk bersedekah kepada anak-anak yatim agar mereka bisa kut merasakan hikmahnya bulan Ramadhan dengan makanan yang cukup dan merayakan kegembiraan di hari raya dengan memiliki baju yang agak sedikit bagus.

Semoga bermanfaat dan ada hikmahnya, Aamiin yaa robb.

Sumber : Irsyad ” Pondok Pesantren Man Ana”

 

About these ads

August 21, 2012 - Posted by | Motivasi | , , , , , , , , , , , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 287 other followers

%d bloggers like this: