rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Agar Do’a Diterima

Allah-green-transparent

Allah-green-transparent (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatu,

Suatu hari, seorang Arab Badui bertanya kepada Nabi saw; ” Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat / memohon kepada-Nya, atau jauh sehingga kami harus menyeru-Nya?” Rasulullah terdiam, hingga turunlah suray Al- Baqarah ayat 186;” Dan apa bila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku , maka (jawablah), bahwasannya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku , agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Allah SWT lebih dekat daripada urat leher kita

Di dalam ayat tersebut dikatakan bahwa keberadaan Allah SWT sangat dekat, sehingga Kita semua tidak perlu untuk berteriak keras ketika kita memohon kepada-Nya. Bahwa Allah SWT lebih dekat daripada urat leher kita ( lihat surat Qaaf ayat 16 ).  Ayat di atas merupakan janji Allah SWT untuk mengabulkan do’a bila kita  memohon kepada-Nya. Jadi do’a harus dilakukan secara langsung kepada-Nya, tidak perlu perantara makhluk Allah yang lain. Yakinlah akan janji ini dan berprasangkalah yang baik bahwa do’a kita akan dikabulkan. Allah SWT dalam suatu hadist qudsi berfirman;” Aku mengikuti prasangka hamba-Ku.”

Jadi berprasngkalah baik bhwa Allah SWT akan mengabulkan do’a Kita, niscaya Dia akan bersama dengan harapan Kita. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam berdo’a adalah jangan tergesa-gesa. Rasulullah pernah berkata; Akan diterima do’a siapapun yang tidak tergesa-gasa” Maksudnya adalah jangan cepat berkata bahwa “Allah tidak menerima do’aku” setelah beberapa kali berdo’a. Ada kemungkinan Allah SWT masih menunda mengabulkan do’a. kita harus bersabar sampai do’a kita diterima atau Allah SWT memberikan solusi lain yang lebih baik bagi kita. Yang menarik ayat 186 surat Al-baqarah ini terletak diantara ayat-ayat berhubungan tentang ibadah di bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk derdo’a. Bukankah orang yang berpuasa itu do’anya tidak akan ditolak seperti hadist  Nabi saw tentang tiga golongan yang tidak ditolak do’ana yaitu pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai dia berbuka dan orang yang didzalimi .

Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang sabar dan menjalani hidup sesuai dengan petunjuk Allah SWT dalam Al-Qur’an, sehingga do’a-do’a yang kita panjatkan kian mendekatkan diri kita kepada Allah.

Sumber : Irsyad  “Pondok pesantren Man Ana”

July 28, 2012 - Posted by | Kumpulan do'a | , , , , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: