rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Antara Bersabar dan Bersyukur

A medalion showing the name 'Allah' in Hagia S...

A medalion showing the name ‘Allah’ in Hagia Sophia, İstanbul (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirraqhmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sabar/bersyukur dulu? Kata itu sering terdengar, namun tidak semua paham akan makna yang ada di dalamnya. Bahkan kita sering di buat bingung. Tidak tahu harus mendahulukan yang mana. ketika kita mendapatkan ketidakadilan di rumah majikan, ketika keluarga kita menyelahgunakan uang kiriman, dan ketika bermacam-macam musibah datang bergantian.Sebeiknya kita harus bersabar/ bersykur dulu ya?

Kepahitan hidup kadang membuat kita putus asa.

Kepahitan hidup kadang membuat kita putus asa lalu mengambil jalan pintas. banyak juga diantara kita yang hidup sebagai zombie (mayat hidup) karena deretan masalah. Hidupnya harus diisi dengan keluhan-keluhan dan kecengengan. Bahkan yang lebih parah lagi sampai menyalahkan Tuhan. Bisa kita saksikan disekitar kita, begitu banyaknya saudari-saudari yang selalu bangga dengan keluhan dan makian ketika menemukan ketidaknyamanan di tempat kerja. Ketenangankah yang didapat? Tidak! Namun hidup semakin terasa sempit.

Apakah yang membuat hidup kita terasa sempit? Ternyata keluhan dan kecengengan itu penyebebnya. Merasa diri paling sengsara dan berat permasalahannya. Cobalah kita tengok ke kanan-kiri, pasti kita temui ada yang lebih parah penderitaannya, namun masih bisa tersenyum dan bahagia, tetap sabar dan senantiasa bersyukur. ternyata dua hal inilah yang menjadi kunci rahasianya. Apakah sabar itu? Makna sabar yang sesungguhnya tabah dalam menghadapi setiap bentuk keadaan yang sedang dialami. Tetap berbaik sangka pada Allah swt, bahwasanya ada kebaikan yang tengah disiapkanNya. Kita bisa menjalani proses tanpa paksaan karena paham, bahwa sesuatau itu memang harus terjadi demikian adanya. Sedangkan syukur adalah sikap dimana berterima kasih atas segala anugrah yang diberikan Tuhan sekecil apapun itu. Bisa dilakukan lewat ucapan dan perbuatan. sabar dan syukur tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak berilmu. Bertarti untuk mengetahui cara agar bisa sabar dan syukur harus tahu ilmunya. Belajar dari kehidupan Ary Ginanjar Agustian yang hadir di Hongkong. Dalam Training leadership ESQ yang diselengarakan LSO (Lentera Sukses Organisasi) Beliau mengajak para peserta merefleksi diri untuk kembali mengingat hakikat sebagai hamba Tuhan.

Menemukan makna sabar dan syukur

Mengingat kembali akan tujuan akhir dari sebuah, yaitu kembali kepada Tuhan (kematian). Menemukan makna sabar dan syukur dan mana yang harus di dahulukan. Ternyata, kita harus bersyukur dulu karena dengan bersyukur, maka Tuhan akan menambahkan nikmat kapada kita. Dan sebenarnya setiap masalah pasti ada jalan. Yang Tuhan berikan berupa cobaan adalah untuk mendidik kita agar lebih paham arti hidup, perjalanan hidup, karier dan hakikat hidup yang sebenarya.

Cobalah luangkan waktu barang sejenak untuk merenung dan bertanya diri setelah sekian lama di rantau dengan segala pernak-pernik permasalahan. dengan renungan diri, akan memudahkan kita menemukan jawaban akan kemana kita melangkah selanjutnya? dengan apa kita isi hidup yang terbatas ini? dan, bagaimana kita temukan cara mewujudkannya? Tidak lagi mengisi hidup dengan emosi (ketakutan, kegelisahan, benci, marah, dengki) dll. tidak lagi menghambakan diri pada harta benda dan lupa pada Sang pencipta. Tidak lagi mengagungkan pola hidup yang individualisme. Tetapi lebih peka pada sekitar terutama pada diri sendiri untuk senantiasa bersyukur.

Bersyukur bukan hanya pada saat dapat jabatan, uang, ketenaran, tetapi bersyukur setiap saat dalam keadaan apapun. Perlu disadari, nafas kita ini, adalah hal besar yang patut disyukuri namun sering terlupakan. Perbanyak bersabar dalam menerima segala ujian/cobaan, tetap berbaik sangka pada Sang pencipta, bahwanya itu yang terbaik untuk kita.

Sumber: Iqro

Advertisements

September 30, 2012 Posted by | Liputan khusus kongkong | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Bank

English: Bank Islam Logo

English: Bank Islam Logo (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Tarek El Diwany bangga bisa berkarir di sebuah lembaga konsultan keuangan berbasis syariah di kota London, Inggris, propesi itu tak hanya membawanya berkeliling ke berbagai negara namun juga membuatnya bisa memberikan konsultasi pengembangan instrumen keuangan Islam di seluruh dunia. Namun belakangan , interaksi Tarek dengan berbagai orang yang di temuinya, mengubah pemahamannya tentang realitas ekonomi di sekelilingnya.

Islam menentang bunga uang.

Puncaknya, saat Tarek menyaksikan gencarnya dukungan perusahaan perbankan konvensional (ribawi) terhadap perbankan syariah (Islam). Sebaris pertanyaan kemudian mengusiknya. “Mengapa bank-bank berbasis bunga terbesar di dunia mempromosikan perbankan dan keuangan Islam begitu gencarnya? Islam menentang bunga uang. sementara dari sanalah selama ini bank-bank ribawi itu menjadi sangat kaya.”

Tarek mencari jawabannya. hasilnya doktor alumnus Universitas lancaster itu pada kesimpulan: ada institusi dan kekuatan politik berkuasa yang sedang mengorupsi nama Islam. wujudnya, mereka mengembangkan berbagai instrumen dan kerangka kerja keuangan berbasis bunga (riba) namun mengatakannya kepada publik sebagai contoh praktik keuangan Islam. Berbagai perusahaan keuangan kemudian serempak menerapkannya. Pemerintah membuat berbagai peraturan demi melicinkan upaya implementasi tersebut.

Ini konspirasi,. Berbagai konferesi bertema perbankan syariah digelar, menghadirkan pembicara yang didukung para bank bankir. Para sarjana Muslim fresh graduate yang tidak pernah bermimpi bisa menjadi staf senior di bank investasi global,dipromosikan menjalankan departemen-departemen bank Islam   dengan gaji berlipat dari gaji standar nasional.

Kondisi kian klop saat media masa gencar memuat artikel dan iklan yang memproklamirkan kesuksesan industri perbankan dan keuangan Islam. Dengan segala cara itu, lanjut Tarek, ancaman sistem keuangan Islam yang murni (bebas riba) sesungguhnya sedang dicegah. Tarekpun menegaskan , praktek keuangan yang dikembangkan perbankan islam bukan menjauhkan umat muslim dari riba, sebaliknya, justru umat tetap berada dalam kungkungan riba.

Membongkar Konspirasi Bunga uang

Pembaca yang ingin mengetahui lebih detail kritik Tarek, silahkan membaca bukunya, Membongkar Konspirasi Bunga uang (PPM Manaajemen; 2008) Selain soal konspirasi, tarek juga memaparkan sejumlah kontrak perjanjian (akad) menurut hukum Islam namun ditetapkan dengan teknik yang berbeda oleh para praktisi perbankan Islam.

Tarek bukan satu-satunya pengkritik. lebih awal ada Prof Umar Ibrahim Vadillo. kritik Dekan Dallas College cape Town Afrika Selatan ini bertuang dalam bab The fallacy of Islamic Banking dalam bukunya The End of Economis, (madinah Press, 1991). Vadillo mengatakan, bank Islam sejatinya bertolak belakang dengan ajaran Islam. Perbankan Islam adalah tipu daya yang dilancarkan pelaku riba untuk menyeret jutaan umat Islam  masuk perangkap riba. Bank Islam adalah upaya melumpuhkan perlawanan Islam atas riba selama 14 abad lamanya. Bank Islam adalah kuda troya yang menyusup dalam rumah Islam.

Solusinya adalah kembali kepada tata perniagaan Islam (muamalah) sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dan sahabat di Madinah serta mereka yang meneruskannya tanpa pengaruh modernitas. Sejarah mencatat, dalam waktu yang lama, umat Islam suksek berniaga, nyaman melakukan berbagai transaksi keuangan dengan umat lainya hingga ke berbagai penjuru dunia. Itu semua berlangsung tanpa peran perbankan.

Jalan kedua, menghidupkan kontrak qirat (pinjaman usaha) dan syirkan (bagi hasil). Akad-akad itu di terapkan  tanpa memakai definisi yang disusun oleh perbankna syariah. Permodalan diperoleh tanpa meninta pinjaman bank, melainkan langsung melalui kemitraan antara kumpulan individu yang saling mengenal.

Sumber: Mutiara

September 25, 2012 Posted by | Mutiara akhir Kalam | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Syukur

English: name of allah

English: name of allah (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

BERSYUKUR kepada Allah bukan saja ketika senang tetapi juga pada saat menghadapi ujian-Nya. Rahmat, musibah diturunkan Allah patut jadi medan umat musahabah diri dari setiap saat.

SESUNGGUHNYA orang yang memiliki ketajaman mata hati mengaku bahwa bencana dan siksa Allah tidak hanya dalam bentuk kelaparan, sakit, miskin dan muflis. Sesungguhnya bencana paling hebat ialah adzab Allah bersifat maknawi, tidak nampak dimata manusia tetapi kesannya sungguh dahsyat dirasai.

Sesungguhnya bencana paling hebat ialah adzab Allah bersifat maknawi

Ia bisa membuat hati mereka tertekan seperti disebut dalam Al-Qur’an yang bermaksud: “Barang siapa yang Allah menghendakinya mendapat petunjuk niscaya Dia melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Siapa yang dikehendaki Allah mendapat kesesatan niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.” (Qs. Al-An’am : 125)

Walaupun semua nikmat dunia sudah dimiiki dada rasa sempit, susah,takut, risau dan sedih. Bukankah perasaan itu adalah adzab yang bersifat maknawi? Apakah lagi adzab yang ditimpakan kepada manusia supaya mereka ingat?

Adzab di hati, tidak berasa manisnya iman. Mengapa orang yang lalai kepada Allah hidupnya bergelimang harta dan kuasa? Tidak nampak kesusahan pada wajah mereka, senantiasa sehat dan gembira dengan apa yang dimiliki. tetapi benarkah mereka bahagia?

Mana mungkin harta bisa membeli ketenangan jiwa, bahkan hakikatnya semuaa yang boleh ditonjolkan adalah palsu belaka. hati mereka menjerit dikejar rasa bersalah, diburu bayang-bayang dosa dan maksiat yang dilakukan

Nurani yang bersih senantiasa berbisik bahwa mereka melakukan kesilapan memilih jalan sedangkan nafsu yang keji coba menjerit dengan pelbagai kenikmatan sesaat. Memang mereka menikmati segalanya tetapi jiwa tidak pernah puas, hampa dan kosong.

Allah menyiksa dengan cara mengunci mata hati mendapat hidayah-Nya. Adzab Allah membuat hidup seseorang tidak menentu, tertekan, tersesat tanpa kuasa yang boleh menolong selain Allah.

Jika Allah mencabut kemanisan iman dari hati

Jika Allah mencabut kemanisan iman dari hati, sesungguhnya Dia mengadzab mereka secara senyap, ramai yang sembahyang tapi tidakrasa manisnya sujud khusuk dan mereka berilmu tetapi mengenal jalan menuju Allah.

Mereka kaya tetapi tidak merasai keberkatan hartanya. Mereka kepenatan mengejar dunia, menitiskan air mata untuk dunia, risau dan takut karena dunia, berjuang untuk dunia tanpa memulai kemanisan saat beribadah dan kenikmatan memuju Allah.

Hati tempat jatuhnya rahmat dan adzab Allah. Alangkah ramainya manusia yang tidak menyadari dirinya sedang diadzab karena dosa membutakan hati sehingga tiada mampu membedakan manakah salah satunya, antara rahmat atau adzab?

kata-kata pendeta Bani Israil dalam kitab Ibnu Qayyim Al-Jauzi,’ Shaydul khatir’:Oh Tuhanku, aku sering berbuat maksiat tetllah. Tidakkah engkau merasa dihalang dirimu merasai kenikmatan bermunajat kepada kepada-Nya?’

Orang berilmu buta hati jika ia menganggap dirinya senantiasa dirahmati Allah walaupun maksiat menghiasi pribadi, apatah lagi orang awam yang kering iman lagi jahil. Walaupun mesti berprasangka baik kepada Allah, jangan sampai dia langsung bebas dari karat maksiat dan hanya berlaguk umpama suci dari debu.

Semakin dia merasa bebas dari maksiat itu, semakin hatinya kotor dan tidak dijatuhinpandangan rahmat-Nya. kemudian dia tidak mampu lagi membedakan mana rahmat dan mana adzab, akhirnya buta hati.

Adzab di mata, tidak bisa membaca hikmah peringatan Allah. Setiap peristiwa mesti mengandung hikmah untuk kebaikan manusia’ Ujian dan adzab yang diderita adalah bentuk tarbiah berkesan untuk menyadarkan kesilapan manusia.

tetapi, ada pula orang yang semakin diuji semakin parah kesesatannya, bahkan berterusan melakukan maksiat. Adzab di atas adzab! Apabila sakit yang di deritai, kehilanga harta, kegagalan hidup dan ajal maut sama sekali tidak menyadarkan  bahwa semua itu aedalah peringatan Allah.

Setiap peristiwa mesti mengandung hikma

Padahal duri yang mencucuk kulit itu menyimpan petanda peringan dari Allah bahwa manusia memang lemah, miskin dan tidak mampu melawan kehendak Allah. orang yang degil dan durhaka anggap semua itu proses kebiasaan hidup tiada campur tanggan Allah.

ketika sakit dia menyumpah serapah, jika rugi dia membuat penyelewengandemi mendapatkan keuntungansecara haram, jika didzalimi dia membalas dendam dengan kedzaliman yang lebih ke atas orang lain.

Tidak ada kamus taubat dan insaf dalam hidupnya. Mereka tidak mau mengambil pelajaran kisah penyelewengan manusia yang berakhir dengan kesengsaraan dunia akhirat. Mata, telinga, hati dan akal dikurniakan Allah untuk mendapat hidayahtidak dimanfatkan sehingga kesesatan tiada berakhir.

“perumpamaan mereka seperti orang yang menyalakan api, maka selepas api itu menerangi sekelilingnya  Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan , tidak dapat melihat. mereka tuli, bisu dan buta.”(Qs.al-baqarah: 17)

Mengapa manusia mudah tertipu? Bukankah mereka tau musuh yang paling berbahya ialah iblis dan syaitantetapi mereka menjadikannya teman setia? manusia juga dibekalkan syariat, hati dan mata. justru, dengan modal itu mereka pula semakin tersesat.

Orang islam mengetahui syura dan neraka, tetapi banyak pilihannya selalu keliru. mereka tau dunia ini palsu dan menipu tetapi di situlah mereka memuaskan nafsu. Jadi, bagaimna menyelamatkan diri dari kebodohan sendiri yang selalu tertipu sebelum adzab datang?

Setiap kali mengulangi dosa dan maksiat kepada Allah, cobalah ancam diri sendiri. Awas! jaga-jaga, kuasa Allah bisa menarik balik semua yang anda miliki. bayangkan perkara negatif terkena pada tubuh, harta, anak, istri, dan keluargaulullah, kedudukan serta kuasa.

Apabila seseorang hidup dalam zona nyaman dan tidak pernah mengancam diri maka keadaan ini membuatnya hanyut, lalai dan lupa daratan. Jika dia senantiasa berjaga-jagal dan suka menakuti diri, ia sebagai langkah pencegahan sebelum kemurkaan Allah tidak dapat di bendung. cara paling berkesan untuk mengancam diri dengan adzab Allah ialah dengan mentadabburkan Al-Qur’an. Sesungguhnya Al-Qur’an bukan hanya membawa kabar gembira kepada hamba Allah yang beriman bahkan ada ayat ancaman supaya manusia tidak lalai dibelai dunia. Sedikit tertawa dan banyak menangis adalah wasiat Rasulullah SAW supaya manusia suka mengancam dan memperingatkan diri dengan siksa Allah yang begitu pedih.

ketinggian akhlak manusia bergantung dengan seberapa kerap mereka bersyukur kepada Allah. Orang itu layak dipanggil manusia paling mulia dan tau mengenang budi. Sesungguhnya manusia tanpa sifat syukur seperti pendurhaka yang mengambil kesempatan dan menikam dari belakang.

Walau ilmu menjulang ke langit, harta setinggi gunung, kuasanya segagah ruang angkasa tetapi jika sifat kufur mengatasi segala-gala maka dia menjadi sehina makhluk pada pandangan Zat Yang Maha Pemberi Nikmat.

lebih baik hidup sebagai cacing yang sadar diri sambil berdzikir pagi dan petang mengingat jasa baik Allah memberinya makan di dalam tanah. Walaupun syukur sang cacing tidak di balas dengan nikmat di akhirat tetapi dia pandai berterima kasih kepada Allah atas rizkinya dalam tanah. Cacing hanya makan kotoran tetapi pandai bersyukur. Manusia jauh lebih baik makanan dan nikmat hidup yang dianugrahkan Allah tetapi betapa sedikitnya yang pandai bersyukur.

Syukur bermakna berhias dengan lidah yang memuji saja tanpa sepatah pun mencela perbuatan Allah ke atas diri kita, berhias dengan perbuatan mengikut undang-undang Tuhan sekaligus menolak logika manusia yang bodoh berlagak tahu segala-gala.

Syukur itu perhiasan paling cantik jika dipakai, ilmu bermanfaat jika diamalkan dan akhlak indah pada pandangan Tuhan, bahkan ia bisa menahan adzab yang turun dari lngit. Allah berfirman yang bermaksud: ” Jika kamu bersyukur, Aku tambahkan nikmat-Ku namun jika kamu kufur sungguh adzab-Ku amat pedih,”

Sumber: Mutiara

Related articles

September 20, 2012 Posted by | Mutiara Hati | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Interaksi

العربية: القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيو...

العربية: القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيويورك Polski: Koran w Muzeum Historii Naturalnej w Nowym Jorku (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

SETIAP kali Al-Qur’an dibaca maka tersingkaplah segala sifat diri orang yang membacanya. Orang itupun bertafakur menghayati ayat menceritakan mengenai jati dirinya sebagai insan. Apabila dia beriman dengan apa yang dibacanya, maka segakla keburukan terpenam dalam diri segera mau diperbaiki.

Hidayah

Namun ada, yang tidak mau mengakui kelemahan diri yang tersindir oleh ayat Al-Qur’an. padahal kiasan dan ulasan Al-Qur’an begitu menusuk kejantung hati orang yang ikhlas. Jika ditanya, bilakah agaknya anda tidak berminat lagi dengan apapun melainnkan berfikir mengenai akhirat? Sudah tentu ketika dada anda memeluk Al-Qur’an hati mengimani dan emosi mengikut petunjuk.

Umar al-Khattab menceritakan detik bersejarah runtuhnya tembok kekufuran oleh hembusan hidayah yang dihantar Al-Qur’an ke jiwanya. Umar berkata ketika dia masih kafir: “Aku haarus pergi ke Ka’bah untuk melakukan tawaf tujuh atau 70 kali. Lalu akupun datang kesana untuk melakukan tawaf, aku melihat Rasulullah SAW sedang berdiri melakukan shalat, saat itu Baginda shalat menghadap ke Syam (baitul maqdis) dan Baginda menjadikan Ka’bah diantara dirinya dan negri Syam. Baginda berdiri di antara rukun Hajar Aswad dan rukun Yamani.

Aku berkata dalam hati saat aku melihatnya: Demi Allah, malam ini aku akan mendengar apa yang di baca oleh Muhammad. Ketika aku sudah mendekatinya dan mendengarkan apa yang dibaca pasti aku akan mengagetkannya! Aku pun mendekatinya dari balik al-hajar dan masuk ke dalam kain Ka’bah, tidak ada jarak antara diriku dan Muhammad melainkan hanya dibatasi kain ka’bah saja. Saat aku mendengar Al-Qur’an, hatiku mencair sehingga membuat aku menagis, sejak saat itu aku beriman.”

(kata Ata’ dan Mujahid yang dikutip oleh Ibnu Ishaq dari Abdullah bin Abi Najih) Mengapa susah sunguh berinteraksi dengan Al-Qur’an? Apakah karena ayat yang kita baca sekarang berbeda dengar ayat didengar Umar? Bukankah Al-Qur’an tetap sama dan takkan pernah berubah sampai kapanpun? Lalu sebenarnya, dimanakah kesilapan kita?

Interaksi dengan Al-Qur’an

Kesilapan dilakukan manusia dalam interaksi dengan Al-Qur’an ialah memilih ajaran lain dan meninggalkan Al-Qur’an. Ayat Allah semakin dipinggirkan, dijual dengan harga murah bahkan disembunyikan untuk kepentingan diri dan golongan tertentu.

“dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang kami berikan kepadanya ayat kami (pengetahuan mengenai isi Al-Qur’an), kemudian dia melepaskan diri dari ayat itu, lalu dia ikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang yang sesat. dan jika kami menghendaki, sesungguhnya kami tinggikan darjatnya dengan ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah. Maka perumpamaannya seperti anjing; jika kamu menghalaunya dihulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkan dia menghulurkan lidahnya (juga). Yang demikian itu adalah perumpamaan orang yang mendustakan ayat kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah itu supaya mereka berfikir.”(Qs.al-A’raf : 175-176)

Sumber: Mutiara

September 14, 2012 Posted by | Mutiara akhir Kalam, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Muslim Italia

English: The Taj Mahal Česky: Tádž Mahal Autho...

English: The Taj Mahal Česky: Tádž Mahal Author: Amal Mongia. Author’s note: “january 06-early morning- taken with lubitel-expired ektachrome slide film expired-cross processed. it is NOT photoshopped.” Uploaded by Nikkul (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

70 ribu warga Italia memeluk Islam

Uni Komunitas Islam Italia (UCOI) menyatakan sebanyak 70 ribu warga Italia memeluk Islam. Menurut UCOI, meningkatnya jumlah warga Italia memeluk Islam karena krisis ekonomi dan nilai yang dialami mereka. Tercatat 150 ribu muslim berkewarganegaraan Italia dari satu juta penduduk muslim. Bila di banding negara-negara Eropa lain, imigran Italia relatif pendatang baru, dan negara tersebut masih berujung untuk menyesuaikan dengan populasi asing yang makin berkembang. Jika modal Perancis, imigran berintegrasi melalui perilaku warga negara, dan di Inggris mengadopsi multikulturalisme dengan hasil majemuk, Italia masih terlihat tak mampu memutuskan bentuk paling sesuai. kebijakan pemerintah cenderung menyokong represif ketimbang integrasi. Setelah Senat Italia meloloskan undang-undang yang memperketat kebijakan imigrasi, familia Cristiana salah satu majalah Katholik Roma berpengaruh menuduh Italia mencemplungkan diri dalam “samudra aturan berbau rasis” , Tak beda dengan serangkaian aturan anti-Semit yang diloloskan pada pemerintah 1938 silsm.

Sumber: Mutiara

September 13, 2012 Posted by | Mutiara Hidayah | , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanan

English: Annapurna Himal,Nepal, seen from Pokh...

English: Annapurna Himal,Nepal, seen from Pokhara Valley near Phedi. Left to Right: Annapurna I, Machapuchare (pyramid-shape), Annapurna IV. Bahasa Melayu: Banjaran Annapurna di Nepal,permandangan daripada Lembah Pokhara berdekatan dengan Phedi. Kiri ke Kanan: Annapurna Satu, Machapuchare (seperti piramid), Annapurna Empat (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Ibn Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:”Apabila kamu handak makaan, hendaklah kamu makan dengan tangan kanan, dan apa bila hendak minum, hendaklah minum dengan tangan kanan, karena syaitan makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kiri.” Shahih Muslim.

Nabi berpesan agar makan menggunakan dengan tanga kanan

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat timur untuk mendahulukan apa jua perbuatan dengan tangan kanan, baik bersalam, makan, menunjuk dan sebagainya jadi apabila kita mendengar hadits diatas bukanlah ia menjadi sesuatu yang janggal. Akan tetapi rata-rata masyarakat modern di zaman ini mulai makan dengan tangan kiri, baik di forum-forum resmi hingga di tempat-tempat ternama seperti hotel-hotel besar.

Akan tetapi Nabi berpesan agar makan menggunakan dengan tanga kanan dan siapa yang makan dengan tangan kiri, mereka mengikuti amalan syaitan. Melihat budaya barat yang menyuap makanan dengan tangan kiri malah itu juga di ikuti golongan elit bangsa kita, pasti ada hikmah mengapa Nabi melarang berbuat demikian.

Otak manusia terbagi menjadi dua hemisfere kiri dan kanan

Otak manusia terbagi menjadi dua hemisfere kiri dan kanan, bagian kiri badan dikawal oleh bagian kanan otak dan sebaliknya. Kajian sain mengenai aktivitas otak menunjukkan, secara umumnya lebih banyak aktivitas di bagian kiri otak ketika seseorang itu sedang berada dalam keadaan yang pasif contohnya mesra, riang gembira dan sebagainya. Sifat-sifat negatif seperti menyendiri lebih aktif diotak sebelah kanan.

Mengapa apabila kita dilanda masalah, meluahkan perasaan ataupun bercakap baik kepada diri sendiri ataupun kepada manusia lain serba sedikit dapat mengurangi tekanan dalam diri kita? Ini berkemungkinan disebabkan otak kiri terlibat lebih aktif dalam bahasapertuturan, aktivitas berkomunikasi dengan tidak secara langsung membuat bagian kiri otak aktif lantas menimbulkan perasaan positif dan mengurangi tekanan perasaan.

Jadi jika kita kaitkan dengan aktivitas makan menggunakan tangan yang mana akan mengaktifkan bagian kiri otak, bukankah ia akan menimbulkan perasaan positif? Lebih positif semasa kita menjamu selera, lebih mudah makanan dilumatkan dan makin sehatlah tubuh badan.

Makan dengan tangan kiri mengaktifkan otak kanan yang dikaitkan dengan sifat-sifat negatif, sebab itulah makan dengan tangan kiri meniru syaitan karena sifat syaitan itu sendiri yang penuh dengan dengki dan sombong. Lebih bahaya lagi apabila perbuatan makan dengan tangan kiri itu juga akan membuat manusia lebih mementingkan diri sendiri dan tidak peduli lagi pada insan-insan lain terutamanya dalam hal makan tersebut.

Tiada perintah Allah dan anjuran Nabi yang tiada kebaikan untuk umat manusia, hanya mereka yang melihat dengan mata hati keimanan saja yang dapat memahami.

Sumber: Mutiara

Related articles

September 10, 2012 Posted by | Mutiara Al Hadits | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Hukum

English: very nice calligraphy.

English: very nice calligraphy. (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

     “(dan ingatlah) akan hari (ketika) kami dibangkitkan padab tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi tas seluruh umat manusia. Dan kami turunkan kepadamu Al kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskn segala sesuatu dan petunjuk serta Rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri” (Qs. An-Nahl : 89)

Berserah diri sepenuhnya kepada Allah

Khilafah adalah bentuk negara dan pemerintah dalam Islam. Islam adalah tunduk/berserah diri sepenuhnya kepada Allah. berserah diri sepenuhnya kepada Allah; adalah tunduk sepenuhnya kepada Allah sebagai Al-Malik.

Untuk tunduk/berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam Islam adalah tunduk kepada Allah sebagai SANG PENGUASA, SANG PEMILIK KEKUASAAN. Untuk tunduk kepada Allah, adalah tunduk kepada Allah sebagai Al-Akbar. Al-Akbar adala Allah yang mempunyai WEWENANG TERTINGGI. Maka KHILAFAH adalah NEGARA dan PEMERINTAHAN yang TUNDUK kepada KEWENANGAN ALLAH.

Islam adalah untuk tunduk kepada Allah sebagai Al-Hakam. Al-Hakam adalah PEMBERI HUKUM; yang tidak hanya memberi hukum, tetapi HUKUM  ALLAH adalah HUKUM YANG TERRINGGI. Dan ketika Allah menetapkan sesuatu Haram, harus diperlakukan sebaga haram!. Daan ketika Allah menetapkan Halal sesuatu, harus diperlakukan sebagai Halal!.

Khilafah, Bentuk Negara sistem pemerintah dimana muslim bisa tunduk/berserah diri sepenuhnya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sebagai Al-Malik, sebagai Al-Akbar, sebagai Al-Hakam.

Ketika Fir’aun menyakatan”Akulah Tuhanmu yang paling tinggi”(Qs. An-Nazi’at: 24). Sama artinya Fir’aun mengatakan mengatakan ”Akulah sang penguasa, aku pemilik kekuasaan ”, itu adalah Syirik!

Ketika Fir’aun mengatakan ”Akulah Tuhanmu yang paling tinggi’‘(Qs. An-Nazi’at: 24). Sama artinya Fir’aun mengatakan ”Akulah orang yang mempunyai kewenangan tertinggin” itu adalah Syirik!.

Ketika Fir’aun menyakatan”Akulah Tuhanmu yang paling tinggi”(Qs. An-Nazi’at: 24). Sama artinya Fir’aun mengatakan mengatakan ”Hukumku adalah hukum tertinggi ditanah Mesir”, itu adalah Mesir!.

Dan Allah menghukum Fir’aun dengan hukumanyang mengerikan untuk perbuatan Syiriknya. Maka Allah mengadzabnya dengan adzab di akhirat dan adzab di dunia (Qs. An-Anzi’at: 25).

Siapa saja yang tunduk kepada hukum selain Hukum Allah dan menyatakan sebagai hukum tertinggi, sama artinya mengatakan ”selamat tinggal” kepada Allah SWT sebagai Al-Hakam. Maka hukum, kekuasaan, kedaulatan…dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat…Adalah Syirik. cabut dari jiwa, pikiran, perasaan dan perbuatan. Buang dan tinggalkan segera!

“sesungguhnya Allah tidak akan mempunyai dosa Syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barang siapa mempersekutuka Allah, maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar”. (Qs. An-Nisa : 48).

Sumber: Mutiara

Related articles

September 8, 2012 Posted by | Mutiara Al-Qur'an | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fitnah

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Rasulullah bersabda, “Bersegeralah kalian mengerjakan amal-amal shalih sebelum terjadi fitnah (bencana) yang menyerupai kepingan-kepingan malam yang gelap gulita, yaitu seseorang diwaktu pagi beriman tapi pada waktu sore ia telah kafir, atau pada waktu sore ia beriman dan pada waktu pagi harinya ia telah kafir, ia rela menjual agamanyadengan secuil keuntungan dunia. “(Shahih Muslim

Rasulullah menganjurkan agar segera beramal shalih

Rasulullah menganjurkan agar segera beramal shalih sebelum tidak mampu melakukannya lagi dan sebelum dilalaikan oleh fitnah yang banyak dan menumpuk satu sama lain, seperti kegelapan malam yang gelap gulita dan saling tindih menindih.

Amal shalih yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah amal yang memenuhi dua kritiria yaitu ikhlas dan mutaba’ah (mengikuti sunnah Rasulullah). keikhlasan adalah perwujudan Syahadat Laa Ilaha Illalah (Tiada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah) dan syahadat Muhammadurrasulullah (Muhammad adalah utusan Allah) mengharuskan menyembah Allah hanya dengan cara yang diajarkan Nabi Muhammad saw.

Fitnah

Fitnah yang diwanti-wanti oleh Rasulullah dalam hadits di atas tidak di sebutkan secara khusus. Rasulullah menyebutkan secara nakirah yang bersifat umum. Maksudnya meliputi segala bentuk fitnah, baik itu fitnah subhat (bencana akibat prinsip atau pemikiran yang menyimpang) maupun fitnah syahwat (bencana akibat mempertaruhkan hawa nafsu).

Fitnah subhat adalah setiap fitnah yang bersumber dari kebodohan, ketidakpahaman tentang Al-Qur’an dan al-hadits, sehingga maknanya salah dipahami dan ditafsirkan secara keliru. Sedangkan fitnah syahwat adalah fitnah yang muncul karena keinginan untuk mendapat kenikmatan duniawi berupa harta, kedudukan, kepemimpinan dan wanita.

Lantaran berbahaya fitnah ini,  Rasulullah mengambarkanya seperti malam yang gelap gulita. Seperti malam yang gelap gulita; untuk mengambarkan hitam dan gelapnya fitnah tersebut serta tidak jelasnya antara kebaikan dan keburukan saat itu.”

”Ya itu seseorang diwaktu pagi beriman tapi pada waktu sore ia telah kafir, atau pada waktu sore ia beriman dan pada pagi harinya ia telah kafir,”

Bagai mana hal ini bisa terjadi? Rasulullah menjelaskan: “ia rela menjual agamanya dengan secuil keuntungan duniawi.”

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian serta keburuka fitnah al-masih ad-Dajjal.” (HR. Muslim)

Orang yang berjaya tidak hidup di pinggir peristiwa, bukan orang yang kosong tanpa nilai dan bukan orang yang hanya pelengkap.

Sumber: Mutiara

September 7, 2012 Posted by | Mutiara Al Hadits | , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mutiara Kata

English: Kata Tjuta is located in the Northern...

English: Kata Tjuta is located in the Northern Territory of Australia. This photograph is taken looking out from the top of one of the gullies on the “The Valley of The Winds” walk. It displays both the texture and the grandeur of these monoliths. (Photo credit: Wikipedia)

Sebelum mencela pasangan hidupmu, bayangkan mereka yang masih menghiba untuk dikurniai jodoh.

Manusia yang berjaya akan memperolehi keuntungan dari kesilapan, dan mencoba lagi dengan cara yang lain.

Sampaikan pesanku walau satu ayat.

Orang yang berjaya ialah orang yang melakukan tindakan yang tidak mampu diimaginasikan oleh orang lain, malah tidak mampu dilakukan oleh orang besar sekalipun.

Setiap perkara ada gantinya. Setiap perlakuan ada ganjarannya. Setiap kejadian ada hikmah di sebalik kejadiannya.

lebih baik berusaha menyalakan lilin dari pada menyumpah kepada kegelapan.

Kemauan yang tinggi akan mengubah persepsi seseorang terhadap sesuatu sehingga yang mustahilpun bisa terjadi.

Orang yang gagal adalah orang yang tidak mampu mengurus masalah. Hanya manusia yang mampu mengurus masalah saja yang bisa berjaya.

Orang yang berjaya tidak hidup di pinggir peristiwa, bukan orang yang kosong tanpa nilai dan bukan orang yang hanya menjadi pelengkap.

Antara akhlak orang yang berjaya adalah optimis dan tidak berputus asa, mampu memperbaiki kesalahannya dan keluar dari krisis serta mengubah kerugian menjadi keuntungan.

Yang paling kita perlukan dalam kehidupan ialah adanya seseorang yang selalu memberi semangat untuk melaksanakan hal-hal yang dapat kita kerjakan.

Ambilah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya.

Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinanya. Seorang imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab ke atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya. Seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya..”

kesehatan yang hilang bisa diperoleh dengan obat-obatan yang baik tetapi masa yang hilang sekali hilang akan terus hilang.

Ulama adalah kepercayaan para Rasul. Dan bila kau temukan mereka telah percaya pada peguasa, maka curigalah ketakwaan mereka.

Kita sering mengimbas kembali masa lalu tetapi jarang sekali berusaha untuk mengejar impian hari esok.

manusia yang berbuat baik dengan mengharapkan sesuatu balasan bukanlah manusia yang jujur.

Sumber: Muriara

September 6, 2012 Posted by | Mutiara Kata | , , , , , , , , , , | 1 Comment

Pemimpin

Interior of the Jawab

Interior of the Jawab (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

   Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinanya. Seorang imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab ke atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya. Seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya..”(Hadits riwayat al-Bukhori dan Muslim).

Sumber: Mutiara

September 5, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , | Leave a comment

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.