rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Mutiara Sakinah

Let the Quran Speak

Let the Quran Speak (Photo credit: umar nasir)

Bismilahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sesungguhnya hidup di dunia ini bagaikan sehari saja

Benar seperti yang termaktub di dalam Al-Qur’an yang mengatakan sesungguhnya hidup di dunia ini bagaikan sehari saja. Tidakkah kita mendengar kisah beberapa pemuda beriman yang tertidur di dalam gua bersama anjing mereka? Apabila dibangkitkan, mereka merasa bagaikan tertidur seharian. Padahal sebenarnya zaman mereka telah berlalu pergi 300 tahun lamanya..

Bukankah itu tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa’ta’ala?

Hayati hidup ini untuk hari ini. Esok, belum pasti kita akan bernafas lagi. Jangankan esok, entah-entah malam ini kita akan pergi. Jangankan malam ini, sebentar lagipun kita tidak tau apakah yang akan berlaku.

Bersedia senantiasa untuk menghadapi saat-saat kita kehilangan masa itu. Jangan nanti kita terasa masa itu cepat berlalu. Nanti kita akan di tanya apa yang telah kita lakukan dengan masa dan usia yang dipinjamkan. Garisan permulaan sudah semakin tauh kita tinggalkan. Jangan pula menyesali dengan mengungkapkan kata-kata ini;

Ya Allah… Kembakikan kami ke dunia lagi… Kami akan banyak-banyak beramal sholeh… “

Sumber: Mutiara

January 6, 2013 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , | Leave a comment

Cara Meringankan Musibah

English: The word Allah, in Arabic. alif hamza...

English: The word Allah, in Arabic. alif hamzat waṣl (همزة وصل) lām lām shadda (شدة‎) alif khanjariyya (ألف خنجرية‎‎) hā (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

  • Mengikut petunjuk Allah dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

”Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang denagn seizing-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah: 16)

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam, dimana di dalamnya terkandung hidayah dan petunjuk bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan atan agar selamat dan memperoleh kebehagiaan dunia dan di akhirat. Ajaran Al-Qur’an membimbing manusia agar keluar dari kegelapan yang berupa kekafiran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya Ilahi yang berupa keimanan, keislaman dan ilmu pengetahuan.

“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu wahai Muhammad dengan membawa kebenaran, oleh itu hendaklah engkau menyembah Allah dan mengikhlaskan segala ibadah kepadanya”.Hak yang wajib dipersembahkan kepada Allah ialah segala ibadah dan amalan yang suci bersih dari segala rupa syirik. Ketika ujian dan musibah menimpa jaga diri agar tidak terjerumus mencari penyelesaian selain dari Allah.

  • Mencari Ilmu yang syar’i.

Mencari ilmu yang syar’I dengan menghadiri majlis ilmu dan tadzkirah. Nabi Muhammad SAW bersabda yang maksudnya, “Barang siapa menuntut ilmu berarti menuntut jalan ke syurga”. (hadits Riwayat Muslim)

Ilmu yang muktabar menurut syara’ adalah ilmu yang mendorong pemiliknya untuk beramal, yang tidak membiarkan pemiliknya mengikuti hawa nafsunya bagaimanapun ia, bahkan ia mengikat pengikutnya dengan ilmu tersebut, yang membawa pemiliknya memiliki aturan-aturan-Nya.

  •  Bertaubat dari dosa-dosa.

Sebagai seorang hamba kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada permohonan yang lebih besar dari permohonana keampunana dari segala noda dan dosa.

“Sesungguhnya Allah membuka tangan selebar-lebarnya pada waktu siang. Hal ini berkekalan sehinggalah matahari terbit dari sebelah barat.’’

“barang siapa melazimi meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan dan menjadikan baginya jalan lapang dari setiap kesusahan serta Allah memberi rizki kepadanya dari punca yang tidak disangka-sangka,’’

  • Mengamalkan Dzikir yang berterusan.

Sifat orang-orang muknim lidahnya senantiasa basah berdzikir kepada Allah SWT. Dengan berdzikir hati akan menjadi tentram, bahagia dan damai karena perhubungan ketika itu adalah perhubungan terus kepada Allah SWT.

“Orang-orang yang mengintai Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “ Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau, maka peliharalah kami dari kiksa neraka.” (Qs. Al Imran: 191)

“orang yang membaca’ Laa ilaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji gandum, maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini dan di dalam hatinya terdapat dengan keikhlasan atau iman bersamaan sebesr biji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dari Naraka Jahanam’’.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi SAW, bersabda maksugnya: “Sesungguhnya Allah SWT. Yang Maha memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para malaikat yang mempunyai kelabihan yang diberikan oleh Allah SWT. Para malaikat selalu mengelilingi bumi. Para malaikat senantiasa memperhatikan majelis-majelis dzikir. Apabila mereka dapati ada satu majlis yang dipenuhi dengan dzikir, mereka turut mengikuti majlis tersebut dimana mereka akan menaunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majlis dzikir tersebut dan langit. Apabila orang yang hadir dalam majlis tersebut bubar selesai, para malaikat naik kelaangit.

  • Berbuat baik kepada semua makhluk

Menyebabkan dada menjadi lapang. Sifat orang mukmin akan berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWT di muka bumi. Sama apakah kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Terutama kedua ibu bapak, saumara mara, jiran tetangga, anak yatim dan fakir-miskin.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan dari bisik-bisik mereka, kecuali siapa yang menyuruh bersedekah, kebaikan, atau mendamaikan antara manusia. Dan barang siapa melakukan hal itu dengan mencari Ridha Allah, maka kami akan memberikannya pahala yang besar.” (Qs. An-Nisa: 114)
Allah’ Azza wa Jalla mengabarkan bahwa semua hal di atas adalah bagi siapa pun yang merealisasikannya, serta kebaikan akan mengundang kebaikan dan menolak keburukan. Juga Allah’ Azza wa Jalla janjikan bagi mukmin yang mengharap pahala-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar. Termasuk dari pahala yang besar itu adalah hilangnya kerisauan, kesusahan, kekeruhan hati, dan seterusnya.

  • Melakukan Mujahadah

Dengan melakukan mujahadah seseorang bisa mengikis sifat-sifat negatif yang ada pada dirinya. Pada adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap Allah SWT apa bila kita tidak mau bermujahadah, tidak mau melihat kelemahan-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, kebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati.

“Orang-orang yang berjuang di jalan kami, sesungguhnya kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”
Apabila hati senantiasa berhubungan dengan Allah SWT, berdo’a dan bermunanjat, Allah SWT akan meringan segala beban penderitaan kita. Musibah yang datang juga akan diringankan oleh-Nya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang dikasihi dan diridhai-Nya. Aamiin Ya Rabb.
Sumber: Mutiara

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ibu

English: A green version of http://commons.wik...

English: A green version of http://commons.wikimedia.org/wiki/Image:Allah-eser2.jpg (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Setiap kali kita membuka pintu rumah, pertanyaan yang mula-mula sekali terkelur dari bibir seorang insan adalah “Dimana Ibuku?”
Walaupun tidak memerlukan hidmat dari seorang Ibu, namun keberadaan seorang Ibu di rumah bisa membuat seseorang insan merasa bahagia dan tenang.

Ya Allah peliharalah semua para Ibu dan jadikan mereka Mahkota kami.
Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Sumber: Mutiara

October 22, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemimpin

Interior of the Jawab

Interior of the Jawab (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

   Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinanya. Seorang imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab ke atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya. Seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab ke atas kepemimpinannya..”(Hadits riwayat al-Bukhori dan Muslim).

Sumber: Mutiara

September 5, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , | Leave a comment

Nikah

Wanita Shalihah

Wanita Shalihah (Photo credit: ukhti27)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatu,

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik da laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”(Qs.an-Nur:26) seorang lelaki datang kepada Imam Hassan al Basri dan berkata kepada beliau : “Sesungguhnya saya memiliki seorang putri yang saya cintai dan banyak orang yang ingin melamarnya, maka apakah pandanganmu wahai Hassan al basri?”
“Nikahkanlah dia dengan lelaki yang yang takut kepada Allah karena jika dia mencintai anakmu maka dia akan memuliakannya jika dia tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya’. Hassan menjawab penuh keyakinan.

Sumber : Mutiara

August 30, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Musibah

Front of the Quran

Front of the Quran (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum wrahmatullahi wabarakaatuh,

1. Mengikut petunjuk Allah dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinkan-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.”(Qs. al-Maidah : 16). Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran ajaran Islam, di mana di dalamnya terkandung hidayah dan petunjuk bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan agar selamat dan memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ajaran Al-Qur’an membimbing manusia agar keluar dari kegelapan yang berupaya kekafiran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya Ilahi yang berupa keimanan, keislaman danilmu pengetahuan. “Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu wahai Muhammad dengan membawa kebenaran, oleh itu hendaklah engkau menyembah Allahdengan mengikhlaskan segala ibadah kepada-Nya”. Hak yng wajib dipersembahkan kepada Allah ialah segala ibadah dan amalan yang suci bersih dari segala rupa dan syirik. Ketika ujian dan musibah menimpa jaga diri agar tidak terjerumus mencari penyelesaian selain dari Allah.

2. Mencari imu yang syar’i.

mencari ilmu yang syar’i  dengan menghadiri majlis ilmu dan tadzkirah. nabi saw. bersabda yang maksudnya “barang siapa menuntut ilmu berarti menuntun jalan ke syurga”. (hadits Riwayat Muslim). Ilmu yang muktabar menurut syara’ adalah ilmu yang mendorong pemiliknya untuk beramal, yang tidak membiarkan pemiliknya mengikutihawa nafsunya bagaiimanapun ia, bahkan ia menikat pengikutnya dengan ilmu tersebut, yang membawa pemiliknyamematuhi aturan-aturan-Nya.

3. Bertaubat dari dosa-dosa.

Sebagai seorang hamba kepada yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada permohonan yang lebih besardari permohonan keampunan dari segala noda dan dosa. “sesungguhnya Allah membuka tangan selebar-lebarnya paa waktu siang untuk menerima taubat mereka yang melakukan dosa pada waktu malam, dan membuka tangan selebar-lebarnya pada waktu malam untuk menerima taubat mereka yang melakukan dosa pada siang. Hal ini berkekalan sehinggalah matahari terbit dari sebelah barat.” ”Barang siapa melazimi meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan dan menjadikan baginya jalan yang lapang dari setiap kesusahan serta Allah memberi rizki kepadanyadari punca yang tidak disangka-sangka.”

4.Mengamalkan dzikir yang berterusan.

Sifat orang-orang mukmin lidahnya senantiasa basah berdzikir kepada Allah SWT. DEngan berdzikir hati akan menjadi tentram, bahagia dan damai karena berhubungan ketika ituadalah berhubungan terus kepada Allah SWT. Orang-orang yang mengingati Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) ”Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”(

) “Orang yang membaca’ Laa ilaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji gandum, maka ia akan dikeluarkan dari neraka Jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini di dalamnya hatinya terdapat keikhlasan atau iman bersamaan sebiji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api neraka jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan  atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam”. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Nabi SAW, bersabda maksudnya: ‘Sesungguhnya Allah SWT Yang Maha Memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para Malaikat yang mempunyai kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT. para malaikat selalu mengelilingi bumi. para malaikat senantiasa memerhati majlis-majlis dzikir. Apabila mereka dapatiada satu majelis yang dipenuhi dengan dzikir, mereka turut mengikuti majelis tersebut dimana mereka akan menaunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majelis dzikir tersebut. Apabila orang yang hadir dalam majelis tersebut bubar selssai, para malaikat naik ke langit”.

5. Berbuat baik  kepada semua makhluk.

Menyebabkan dada menjadi lapang. Sifat orang mukmin akan berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWt. Di muka bumi. sama apakah kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Terutama kepada kedua ibu bapak, saudara mara, jiran tetangga dan anak yatim dan fakir miskin. “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan dari bisik-bisik mereka, kecuali siapa yang menyuruh bersedekah, kebaikan atau mendamaikan antara manusia. dan barang siapa yang melakukan hal itu dengan mencari Ridho Allah, maka kami akan memberikanya pahala yang besar.”(Qs,an-Nisa : 114). Allah’ Azza wa jalla mengabarkan bahwa semua hal di atas adalah bagi siapa pun yang merealisaskannya, serta kebaikan akan mengundang kebaikan dan menolak keburukan. Juga Allah’ Azza wa jalla janjikan bagi mukmin yang mengharap pahala-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar. Termasuk dari pahala yang besar itu adalah hilangnya kerisauan , kesusahan, kekeruhan hati, dan seterusnya.

6. Melakukan mujahadah.

Dengan melakukan mujahadah seseorang bisa mengikis sifat-sifat negatif yang ada pada dirinya. Pada adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap AllahSWTapa bila kita tidak mau bermujahadah, tidak mau melihat kelemaha-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, lebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati. “orang-orang yang berjuang di jalan kami, sesungguhnya kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan kami. dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”

***

Apabila hati senantiasa berhubungan dengan Allah SWT, berdo’a dan bermunanjat, Allah SWT. Akan meringankan segala beben dan penderitaan kita. Musibah yang datang akan diringankan oleh-Nya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang dikasihi dan di Ridhain-Nya. Aamiin Yaa Robb.

Sumber : Mutiara

August 27, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , | Leave a comment

   

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.