rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Menggapai Bahagia Dengan Do’a

English: Allah in stone in Rohtas Fort, Distri...

English: Allah in stone in Rohtas Fort, District Jhelum, Punjab, Pakistan (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Bahagia terkadang menjadi sebuah kata “sakti“untuk mengambarkan kehidupan seseorang. Saat ia dapat mencapai dan memenuhi segala hajat hidupnya, cap bahagia akan diletakkan pada dirinya. Sebaliknya, saat salah satu kebutuhannya tak terpenuhi atau ketika keinginan tak terwujud, dianggap sengsara. Padahal sejatinya tidak demikian. sebab kebahagiaan yang hakiki adalah saat kita memperoleh ‘kepuasaan’ dalam beribadah kepada Allah sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. Do’a’do’a yang dapat diamalkan setiap saat guna mencapai ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Do’a Memohon Ketentraman Hati.

Allahumma innii as aluka khaufal’alamiina bika wa’ilmal khaaifiina minka wa yakiinal mutawakkiliina’alaika wa rajar raghibiina fiika wa zuhdzth thzlibiinz ilaika wa ra’al muhibbina laka wa taqwal mutasyawwiqiina ilaika.

Ya Allah aku memohon kepada-Mu akan takutnya orang-orang yang mengerti-Mu, ilmunya orang yang takut kepada-Mu, keyakinanya orang yang bertawakal kapada-Mu, harapannya orang-orang yang senang kepada-Mu, zuhudnya orang-orang yang sama mencari-Mu, waranya orang-orang senang kepada-Mu dan taqwanya orang-orang yang telah merindukan-Mu. Aamiin Ya Rabb

Do’a Memohon Empat Macam kebaikan.

Allahumma aghninii bil’ilmii wa zayyinii bilhilmi wa akrimni bittaqwa wa jammilnii bil’aafiyati.

“Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah aku dengan sifat penyantun, muliakanlah aku dengan bertaqwa dan baguskanlah aku dengan keselamatan. Aamiin Ya Yabb

Sumber: Mutiara.

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Interaksi

العربية: القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيو...

العربية: القرآن في متحف التاريخ الطبيعي في نيويورك Polski: Koran w Muzeum Historii Naturalnej w Nowym Jorku (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

SETIAP kali Al-Qur’an dibaca maka tersingkaplah segala sifat diri orang yang membacanya. Orang itupun bertafakur menghayati ayat menceritakan mengenai jati dirinya sebagai insan. Apabila dia beriman dengan apa yang dibacanya, maka segakla keburukan terpenam dalam diri segera mau diperbaiki.

Hidayah

Namun ada, yang tidak mau mengakui kelemahan diri yang tersindir oleh ayat Al-Qur’an. padahal kiasan dan ulasan Al-Qur’an begitu menusuk kejantung hati orang yang ikhlas. Jika ditanya, bilakah agaknya anda tidak berminat lagi dengan apapun melainnkan berfikir mengenai akhirat? Sudah tentu ketika dada anda memeluk Al-Qur’an hati mengimani dan emosi mengikut petunjuk.

Umar al-Khattab menceritakan detik bersejarah runtuhnya tembok kekufuran oleh hembusan hidayah yang dihantar Al-Qur’an ke jiwanya. Umar berkata ketika dia masih kafir: “Aku haarus pergi ke Ka’bah untuk melakukan tawaf tujuh atau 70 kali. Lalu akupun datang kesana untuk melakukan tawaf, aku melihat Rasulullah SAW sedang berdiri melakukan shalat, saat itu Baginda shalat menghadap ke Syam (baitul maqdis) dan Baginda menjadikan Ka’bah diantara dirinya dan negri Syam. Baginda berdiri di antara rukun Hajar Aswad dan rukun Yamani.

Aku berkata dalam hati saat aku melihatnya: Demi Allah, malam ini aku akan mendengar apa yang di baca oleh Muhammad. Ketika aku sudah mendekatinya dan mendengarkan apa yang dibaca pasti aku akan mengagetkannya! Aku pun mendekatinya dari balik al-hajar dan masuk ke dalam kain Ka’bah, tidak ada jarak antara diriku dan Muhammad melainkan hanya dibatasi kain ka’bah saja. Saat aku mendengar Al-Qur’an, hatiku mencair sehingga membuat aku menagis, sejak saat itu aku beriman.”

(kata Ata’ dan Mujahid yang dikutip oleh Ibnu Ishaq dari Abdullah bin Abi Najih) Mengapa susah sunguh berinteraksi dengan Al-Qur’an? Apakah karena ayat yang kita baca sekarang berbeda dengar ayat didengar Umar? Bukankah Al-Qur’an tetap sama dan takkan pernah berubah sampai kapanpun? Lalu sebenarnya, dimanakah kesilapan kita?

Interaksi dengan Al-Qur’an

Kesilapan dilakukan manusia dalam interaksi dengan Al-Qur’an ialah memilih ajaran lain dan meninggalkan Al-Qur’an. Ayat Allah semakin dipinggirkan, dijual dengan harga murah bahkan disembunyikan untuk kepentingan diri dan golongan tertentu.

“dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang kami berikan kepadanya ayat kami (pengetahuan mengenai isi Al-Qur’an), kemudian dia melepaskan diri dari ayat itu, lalu dia ikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang yang sesat. dan jika kami menghendaki, sesungguhnya kami tinggikan darjatnya dengan ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah. Maka perumpamaannya seperti anjing; jika kamu menghalaunya dihulurkan lidahnya dan jika kamu membiarkan dia menghulurkan lidahnya (juga). Yang demikian itu adalah perumpamaan orang yang mendustakan ayat kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah itu supaya mereka berfikir.”(Qs.al-A’raf : 175-176)

Sumber: Mutiara

September 14, 2012 Posted by | Mutiara akhir Kalam, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

July 7, 2012 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

   

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.