rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Mutiara Sakinah

Let the Quran Speak

Let the Quran Speak (Photo credit: umar nasir)

Bismilahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sesungguhnya hidup di dunia ini bagaikan sehari saja

Benar seperti yang termaktub di dalam Al-Qur’an yang mengatakan sesungguhnya hidup di dunia ini bagaikan sehari saja. Tidakkah kita mendengar kisah beberapa pemuda beriman yang tertidur di dalam gua bersama anjing mereka? Apabila dibangkitkan, mereka merasa bagaikan tertidur seharian. Padahal sebenarnya zaman mereka telah berlalu pergi 300 tahun lamanya..

Bukankah itu tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa’ta’ala?

Hayati hidup ini untuk hari ini. Esok, belum pasti kita akan bernafas lagi. Jangankan esok, entah-entah malam ini kita akan pergi. Jangankan malam ini, sebentar lagipun kita tidak tau apakah yang akan berlaku.

Bersedia senantiasa untuk menghadapi saat-saat kita kehilangan masa itu. Jangan nanti kita terasa masa itu cepat berlalu. Nanti kita akan di tanya apa yang telah kita lakukan dengan masa dan usia yang dipinjamkan. Garisan permulaan sudah semakin tauh kita tinggalkan. Jangan pula menyesali dengan mengungkapkan kata-kata ini;

Ya Allah… Kembakikan kami ke dunia lagi… Kami akan banyak-banyak beramal sholeh… “

Sumber: Mutiara

Advertisements

January 6, 2013 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , | Leave a comment

Allah Maha Pemurah

Logo of 'Hizb Allah'

Logo of ‘Hizb Allah’ (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu diantaranya diturunkannya kepada kaum jin , manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayagi. dengannya pula binatng liar mengasihi anaknya. dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.”(Muttafaq’alaih)

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya: “Tiada suatu haripun melainkan lautan meminta izin kepada Tuhan untuk menenggelamkan anak Adam. Dan malaikat meminta izin untuk segera menghukum dan membinasakannya.

Tetapi Allah Ta’ala berfirman:

Kasih sayang Allah

Siapakah yang lebih pengasih dan pemurah dari pada-Ku, padahal Aku Maha Pengasih lagi Maha pemurah. pada malam hari hamba-hamba-Ku menentang-Ku dengan melakukan dosa-dosa besar. Namun Aku menjaga mereka di tempat tidur mereka dan melindungi mereka di ranjang mereka. Siapa yang datang menghadap kepada-Ku, maka Aku telah menyambutnya dari jauh. Barang siapa meninggal sesuatu karena Aku, maka Aku akan memberinya kelebihan. Barang siapa yang berbuat dengan daya dan kekuatan-Ku maka Aku akan melunakkan besi untuknya. Barang siapa yang berkehendak sesuai dengan kehendak-Ku, maka Aku berhendak sesuai dengan kehendaknya. Ahli zikir-Ku adalah teman duduk-Ku. Ahli syukur-Ku adalah orang yang paling berhak mendapatkan tambahan kurnia-Ku. Ahli ta’at-Ku adalah orang yang brehak mendapat kemuliaan-Ku. dan ahli maksiat kepada-Ku tiada Aku jadikan mereka berputus asa dari rahmat-Ku. Jika mereka bertaubat Akulah kekasih mereka. Jika mereka tidak bertaubat Akulah penyembah bagi mereka, aku menguji mereka dengan musibah untuk mensucikan mereka dari aib dan dosa.” (Hadits Riwayat Ahmad)

Kasih sayang Allah turun kepada mereka yang diberi kejayaan berupa harta namun ia lalai, hingga Allah mengambilnya kembali, agar mereka sadar ”hartaku melalaikanku, kemudahan fasilitasku melalaikan ibadahku, sibuk kerjaku melalaikan taqarrubku, nafsu syahwatku melalaikan nikmatnya dzikir”.

Kasih sayang Allah turun kepada mereka yang terpedaya fitnah wanita ataupun peria. Ia (Allah) akan mengambil semua apa-apa yang memyebabkan mereka terpedaya, demi kembali kerengkuhan-Nya. Meskipun kasih sayang itu terwujud dari sesuatu yang berat untuk dihadapi.

”Ya Allah! sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar dimasukkan kedalam syurga dan aku berlindung kepada-Mu dari sikna neraka.” (HR. Abu Dawud-Ibnu Majah-Ibnu-Khuzaimah)

Sumber: Mutiara

Related articles

January 5, 2013 Posted by | Mutiara Al Hadits | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Arti Sebuah Perjuangan

Hong Kong skyline from the Peak

Hong Kong skyline from the Peak (Photo credit: xopherlance)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Menunggu detik-detik tahun baru

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal’alaamiin.

Sahabat fillahku yang berbahagia, belum genap satu minggu kita tahun baru 2013 kita lalui. Sudahkah ada perpedaan antara tahun lalu dengan tahun sekarang?

Bagi yang terbiasa merayakan tahun baru, yang seharusnya tak patut ditiru oleh umat Islam. Mereka yang mengidentikkan tahun baru dengan semengat baru. Bahkan sampai ada yang menunggu detik-detik tahun baru di penghujung malam sambil berdo’a memejamkan mata, berharap dan membuat rencana-rencana pada tahun kedepannya. Sudahkah terwujud rencana-rencana itu?

da dari tahun sebelumnya, berarti sebagian misi anda sukses. Jika masih saja seperti tahun lalu, atau malah kian berantakan misi dan visi hidup anda, berarti Anda adalah orang yang merugi.

Misalnya:

-Rugi di dalam ibadah pada Allah Ta alla, jika kadar keimanan dan taqwa kita ternyata semakin miring ke derajat mulai meninggalkan larangan-larangannya.

-Rugi dalam perjuangan, sudah jauh-jauh menyebrang laut merantau di negri orang namun cita-cita tak tercapai malah kesasar pada hal-hal yang berbau maksiat.

-Rugi dalam keluarga, ingat ketika pekerja Imigran ke luar negeri pasti dengan niat dan tujuan mulia. Semuanya demi anak, keluarga, dan masa depan kita, kan?

Tujuan mulia

Allah SWT berfirman,
“Katakanlah (wahai Muhammad) adakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang -orang yang tiada mengetahui? Sesunhuhnya, hanya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran (Qs. Azumar: 9)

Coba renungi ayat di atas, ternyata orang yang berakallah yang mampu menerima pelajaran. Jadi sebelum melangkah btjatlah perencanaan , lalu berikhtiar pada Allah dengan ikhlas agar segala rencana yang diharapkan terlaksana, juga berkomitmen. Sehingga ketika ada halangan dan rintangan ataupun godaan, orang yang berakal tak akan terombang-ambing, tapi tekat mereka teguh dan hanya takut kepada Allah Ta Alla. Subhanallah.

Apakah sahabat fillahku juga seperti sosok ysng berakal? Atau jangan-jangan ada angin maksiat ikut mencoba, ada angin kebaikan juga ikut-ikutan saja? kembali lagi memaknai arti perjuangan, Kata Bang Haji  Rhoma Irama dalam syair lagunya, Rintangan-rintangan itu pasti ada. Bersakit-sakit dahulu baru kemudian bersenang-senang.”

Sebagaimana yang kita tau, bahwa di Hongkong ini adalah negara liberal, sarat godaan dan dugem, sementara agama Islam masih di angka miniritas. Ini memang memerlukan perjuangan tersendiri agar kita senantiasa lurus di jalan-Nya, apalagi bisa memperkenalkan Islam yang hanif ini kepada khalayak mayoritas non muslim di Hongkong.

Sahabat fillahku yang berjuang demi keluarga dan masa depan, serta tegaknya panji Islam di Hongkong ini. Mari senantiasa mencari Ridha Allah dan mari berlomba mengejar akhirat yang hakiki dan abadi. Firman allah SWT, “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan , kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita kepada orang-orang yang sabar.” (Qs. Al-Baqarah: 155)

Bersakit-sakit dahulu baru kemudian bersenang-senang

Nah, bagi sahabatku yang di Hongkong yang kini masih terjerat glamournya warna Hongkong hingga lupa pada hakikat tujuan kita bahkan sampai melupakan keluarga, bahkan lupa pada hakikat keimanannya. Ingatlah bahwa itu semua adalah cobaan! Betapa Allah telah menggambarkan pada hambanya yang beriman untuk senantiasa bersabar dengan cobaan karena setiap cobaan yang datang adalah untuk menguji kesabaran. Ingatlah juga, wujud cobaan itu bukan hanya musibah akan tetapi bisa berupa nikmat yang menipu. betul, kan?

Sebagaimana hadist Rasulullah saw, “Sesungguhnya, jika Allah mencintai suatu kaum, maka dia akan memberikan cobaan kepada mereka.” (HR. Ahmad).

Akhir kata, tak lupa saya sematkan sebagai pemupuk semangat juang para Muslimin dan Muslimah yang berada di Hongkong ini agar senantiasa di jalan Allah, dapat melewati ujian, dan senantiasa istiqomah dalam menghadapi globalisasi zaman yang yang semakin mengarah kepada liberalisme dan individualisme ini.

“Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula)menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku (Qs, Al-kaafirun: 4-6)

Oleh: Ustadz Ali Makmun (Liong Man)

January 5, 2013 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Usia Akhir Zaman

Nabi Musa, Palestine

Nabi Musa, Palestine (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Umur umat Islam.

Menurut Pendapat Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani: Umur umat Yahudi adalah umur umat Nasrani ditambah dengan umur umat Islam. Para ahli sejarah mengatakan bahwa Umur umat Yahudi yang dihitung dari diutusnya Nabi Musa alaihis salam hingga diutusnya Nabi Isa alaihis salam adalah 1500 tahun.

Kemudian dengan adanya hadits: Dari Salman Al Farisi ia bercerita bahwa “Masa-masa antara Isa dan Muhammad shallallahu’alaihi wassalam adalah selama 600 tahun”. (HR. Bukhari)

Sehingga umur umat Nasrani yang dihitung dari sejak diutusnya Nabi Isa (Yesus) alaihis salam hingga di utusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallah adalah 600 tahun.
Sehingga akan di dapat:
Umur Yahudi = Umur Nasrani + Umur Islam
1500 tahun = 600 tahun + 900 tahun kemudian Ibnu Hajar dalam kitabnya mengatakan adanya tambahan 500 tahun sesuai hadits marfu yaitu:
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, ia berkata bahwa Rasulullah shallahllahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ” Sesungguhnya saya berharap agar umatku tidal akan kemah di depan Tuhan mereka dengan mengundurkan (mengulurkan) umur mereka selama setengah hari”. Kemudian Sa’ad dhtanyai orang: Berapakah lamanya setengah hari itu? Ia (Sa’ad)menjawab : Lima ratus tahun”. (Hadits shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al Hakim, Abu Nu’aim dan disahihkan oleh Al Albani)

Wallahu A’alam.

Jadi total umur Islam menurut Ibnu Hajar adalah 900+500 = 1400 tahun lebih, belum termasuk tambahan (karena tidak mungkin umur itu bernilai genap) Sekarang kita berada di tahun 1434 Hijriah (2013 masehi), berarti sudah melewati lebih dari 1400 tahun itu. sedangkan tambahan yang dimaksud itu mungkin itu adalah umur Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, karena Islam adalah agama yang di bawa oleh beliau. Juga ditambah 13 tahun karena awal penulisan tahun Hijriah di mulai pada saat Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam hijrah ke madinah. dan 13 tahun adalah ketika beliau di Makkah.

Sehingga umur Islam adalah: 1400+63 (umur Nabi) + 13 (tahun sebelum hijrah) = 1476 tahun

Jika di kurangi dengan masa kita hidup ini yaitu 2013 masehi atau 1434 Hijriah, berarti 1476-1434 = 42 tahun.

44 tahun adalah sisa umur umat Islam sejak masa ini.’’ Jadi tahun 2056 masehi akan terjadi kegoncangan ? Wallahu A’alam.

Benarkah demikian? Hanya Allah yang mengetauinya. Sebagai manusia yang berakal dan beriman, dengan berbagai petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya sepantasnya bersiap dan berbenah diri dengan mempersiapkan dan memperbaiki segala amal ibadah.

Fadzkkir fainna dzikra tanfa’ul mukminin. Berikanlah peringatan sesungguhnya peringatan itu barmanfaat bagi orang-orang yang beriman.

Sumber: Mutiara

Related articles

January 4, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Di Penghujung Usia Akhir Zaman

Imam fotograf cekerse....

Imam fotograf cekerse…. (Photo credit: Omurden M. SEZGIN)

BAB. 1

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Allah yang Maha Suci dan Maha Agung. Pemilik segala rahasia dan di tangan Allah langit dan bumi.

Usia akhir zaman

Mengetahui usia akhir zaman. Sebagai iktibar hendaknya senantiasalah diri bersiap menghadap Allah subhanahu wa’ta’ala. Bilakah kiamat akan terjadi adalah hak mutlak milik Allah, hingga Nabi Muhammad juga tidak mengetahuinya. Namum beliau mengisyaratkan tanda-tandanya. Bersama-sama kita berusaha memahaminya. Menyeru diri untuk senantiasa mengingat Allah, berbakti kepada-Nya dan bersegera mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Agar tidak ada penyesalan setelah mati lantaran tidak mempergunakan mata, telinga, otak, akal dan hati yang telah diberikan Allah subhanahu wa’ta’ala untuk melihat kekuasaan-Nya Yang Maha Besar.
3 pendapat dari ulama-ulama yang terkenal dalam ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yaitu dari:

1. Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani dari Mazhab Syafi’i
2. Jalaluddin As Suyuthi (Imam Suyuthi)
3. Imam Ibnu Rajab al Hanbali.

Para Imam itu menyeru manusia agar senantiasa bersiap diri dan mengerjakan amal ibadah yang banyak, kitapun berharap agar diri yang tertidur kembali terjaga, yang lalai agamanya kembali kepada sunnah Rasulnya, dan agar saatnya bila kita mati menghadap Allah subhanahu wa’ta’ala dalam keadaan ridha dan diridhai.

Sumber: Mutiara

January 3, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ketika Cinta

Symbol of Islam, the name of Allah, simplified...

Symbol of Islam, the name of Allah, simplified version, white and golden version. Note: most islamic people consider this symbol more correct to represent them. It is strongly advised to be used instead of the crescent moon with the star that is rather a political symbol. (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Ketika perasaan cinta telah menguasai diri kita, yang pahit terasa manis, kesusahan menjadi ketenangan, tantangan di lalui dengan gembira dan kekayaan pula dipertaruhkan demi mendapatkan keridhaan sang kekasih. Harta, jiwa dan raga menjadi musuh, semuanya dipersembahkan untuk satu kalimah cinta yang agung. Antara kita dengan Yang Maha Mencintai, Allah Al-Rafiq Al-A’la.

kalimah cinta yang agung

Di sebut cinta, sejarah telah merekam kehidupan anak-anak Adam yang mulia. Allah SWT mendzahirkan kesan-kesan peninggalan dan perjuangan yang hebat sepanjang zaman.

Suatu hari di medan peperangan Uhud, Abdullah bin Jahsy RA berkata kepada sahabatnya Saad bin Abi Waqqash: ” Wahai sahabatku, mari kita berdo’a kepada Allah karena apabila seorang hamba memohon suatu hajat dan sahabatnya mengaminkan permohonan itu, niscaya Allah SWT akan memperkenankan hajatnya itu.”

Kedua-duanya berdo’a, Saad berdo’a di sisi Abdullah: “Ya Allah saat aku di medan pertempuran esok dengan rahmat-Mu Ya Allah, biarkanlah musuh menyerang dengan ganas, biarlah kekuatannya menentang diriku, namun aku akan melawanny dengan segenap tenapa, tolonglah aku memperoleh kemenangan dengan membunuhnya karena-Mu ya, biarkanlah aku memperoleh harta rampasannya dengan limpah kurnia dari-Mu.”

Berdo’a

Setelah Abdullah mengaminkan do’a sahabatnya itu, beliau pula berdo’a,”Ya Allah, biarkanlah aku menemui musuh-musuhku dari kalangan mereka yang gagah dan mereka menyerangku dengan kemarahan yang amat membara. Biarlah kuperangi mereka dengan kekuatanku, jika mereka berhasil membunuhku, aku ridha ya Allah, biarlah mereka memotong telinga dan hidungku agar di hari kiamat nanti Engkau akan memanggilku dan bertanya kepadaku: Wahai Abdullah! Menggapa hidung dan telingamu bisa bercerai dari jasadmu? Aku akan menjawab di hadapan-Mu : “Semuanya telah hilang karena mengharap keridhaan dan kecintaan-Mu ya Allah. “Benar, tentu semua yang hilang itu adalah di jalan-Ku!”

Pada keesokan harinya, peperanpan telag meninggalkan jasad para syahid yang dimuliakan Allah SWT. Saat itu, ketika melihat Abdullah telah kembali ke sisi Allah SWT, Saad berkata: “Do’a Abdullah lebih mulia dari do’aku, aku melihat hidung dan telinganya di ikat pakai benang (karena ia telah dipisahkan dari badannya).

Kekuatan cinta kepada Allah SWT

Kekuatan cinta kepada Allah SWT bisa merubah pemikiran dan perasaan. Orang yang mencintai Allah memikiki perasaan yang tunduk pada kehendak Allah. Dia marah ketika Allah murka, dia benci ketika Allah benci, dia pun suka dan sayang ketika Allah sayang. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:

“Barang siapa yang cinta karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah, menahannya karena Allah, maka dia telah menyempurnakan imannya.” (Hadits riwayat Abu Dawud)

Sumber: Mutiara

Related articles

January 3, 2013 Posted by | Mutiara Taskiyah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Menggapai Bahagia Dengan Do’a

English: Allah in stone in Rohtas Fort, Distri...

English: Allah in stone in Rohtas Fort, District Jhelum, Punjab, Pakistan (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Bahagia terkadang menjadi sebuah kata “sakti“untuk mengambarkan kehidupan seseorang. Saat ia dapat mencapai dan memenuhi segala hajat hidupnya, cap bahagia akan diletakkan pada dirinya. Sebaliknya, saat salah satu kebutuhannya tak terpenuhi atau ketika keinginan tak terwujud, dianggap sengsara. Padahal sejatinya tidak demikian. sebab kebahagiaan yang hakiki adalah saat kita memperoleh ‘kepuasaan’ dalam beribadah kepada Allah sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. Do’a’do’a yang dapat diamalkan setiap saat guna mencapai ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Do’a Memohon Ketentraman Hati.

Allahumma innii as aluka khaufal’alamiina bika wa’ilmal khaaifiina minka wa yakiinal mutawakkiliina’alaika wa rajar raghibiina fiika wa zuhdzth thzlibiinz ilaika wa ra’al muhibbina laka wa taqwal mutasyawwiqiina ilaika.

Ya Allah aku memohon kepada-Mu akan takutnya orang-orang yang mengerti-Mu, ilmunya orang yang takut kepada-Mu, keyakinanya orang yang bertawakal kapada-Mu, harapannya orang-orang yang senang kepada-Mu, zuhudnya orang-orang yang sama mencari-Mu, waranya orang-orang senang kepada-Mu dan taqwanya orang-orang yang telah merindukan-Mu. Aamiin Ya Rabb

Do’a Memohon Empat Macam kebaikan.

Allahumma aghninii bil’ilmii wa zayyinii bilhilmi wa akrimni bittaqwa wa jammilnii bil’aafiyati.

“Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah aku dengan sifat penyantun, muliakanlah aku dengan bertaqwa dan baguskanlah aku dengan keselamatan. Aamiin Ya Yabb

Sumber: Mutiara.

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Meringankan Musibah

English: The word Allah, in Arabic. alif hamza...

English: The word Allah, in Arabic. alif hamzat waṣl (همزة وصل) lām lām shadda (شدة‎) alif khanjariyya (ألف خنجرية‎‎) hā (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

  • Mengikut petunjuk Allah dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

”Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang denagn seizing-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah: 16)

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam, dimana di dalamnya terkandung hidayah dan petunjuk bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan atan agar selamat dan memperoleh kebehagiaan dunia dan di akhirat. Ajaran Al-Qur’an membimbing manusia agar keluar dari kegelapan yang berupa kekafiran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya Ilahi yang berupa keimanan, keislaman dan ilmu pengetahuan.

“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu wahai Muhammad dengan membawa kebenaran, oleh itu hendaklah engkau menyembah Allah dan mengikhlaskan segala ibadah kepadanya”.Hak yang wajib dipersembahkan kepada Allah ialah segala ibadah dan amalan yang suci bersih dari segala rupa syirik. Ketika ujian dan musibah menimpa jaga diri agar tidak terjerumus mencari penyelesaian selain dari Allah.

  • Mencari Ilmu yang syar’i.

Mencari ilmu yang syar’I dengan menghadiri majlis ilmu dan tadzkirah. Nabi Muhammad SAW bersabda yang maksudnya, “Barang siapa menuntut ilmu berarti menuntut jalan ke syurga”. (hadits Riwayat Muslim)

Ilmu yang muktabar menurut syara’ adalah ilmu yang mendorong pemiliknya untuk beramal, yang tidak membiarkan pemiliknya mengikuti hawa nafsunya bagaimanapun ia, bahkan ia mengikat pengikutnya dengan ilmu tersebut, yang membawa pemiliknya memiliki aturan-aturan-Nya.

  •  Bertaubat dari dosa-dosa.

Sebagai seorang hamba kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada permohonan yang lebih besar dari permohonana keampunana dari segala noda dan dosa.

“Sesungguhnya Allah membuka tangan selebar-lebarnya pada waktu siang. Hal ini berkekalan sehinggalah matahari terbit dari sebelah barat.’’

“barang siapa melazimi meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan dan menjadikan baginya jalan lapang dari setiap kesusahan serta Allah memberi rizki kepadanya dari punca yang tidak disangka-sangka,’’

  • Mengamalkan Dzikir yang berterusan.

Sifat orang-orang muknim lidahnya senantiasa basah berdzikir kepada Allah SWT. Dengan berdzikir hati akan menjadi tentram, bahagia dan damai karena perhubungan ketika itu adalah perhubungan terus kepada Allah SWT.

“Orang-orang yang mengintai Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “ Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau, maka peliharalah kami dari kiksa neraka.” (Qs. Al Imran: 191)

“orang yang membaca’ Laa ilaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji gandum, maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini dan di dalam hatinya terdapat dengan keikhlasan atau iman bersamaan sebesr biji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dari Naraka Jahanam’’.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi SAW, bersabda maksugnya: “Sesungguhnya Allah SWT. Yang Maha memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para malaikat yang mempunyai kelabihan yang diberikan oleh Allah SWT. Para malaikat selalu mengelilingi bumi. Para malaikat senantiasa memperhatikan majelis-majelis dzikir. Apabila mereka dapati ada satu majlis yang dipenuhi dengan dzikir, mereka turut mengikuti majlis tersebut dimana mereka akan menaunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majlis dzikir tersebut dan langit. Apabila orang yang hadir dalam majlis tersebut bubar selesai, para malaikat naik kelaangit.

  • Berbuat baik kepada semua makhluk

Menyebabkan dada menjadi lapang. Sifat orang mukmin akan berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWT di muka bumi. Sama apakah kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Terutama kedua ibu bapak, saumara mara, jiran tetangga, anak yatim dan fakir-miskin.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan dari bisik-bisik mereka, kecuali siapa yang menyuruh bersedekah, kebaikan, atau mendamaikan antara manusia. Dan barang siapa melakukan hal itu dengan mencari Ridha Allah, maka kami akan memberikannya pahala yang besar.” (Qs. An-Nisa: 114)
Allah’ Azza wa Jalla mengabarkan bahwa semua hal di atas adalah bagi siapa pun yang merealisasikannya, serta kebaikan akan mengundang kebaikan dan menolak keburukan. Juga Allah’ Azza wa Jalla janjikan bagi mukmin yang mengharap pahala-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar. Termasuk dari pahala yang besar itu adalah hilangnya kerisauan, kesusahan, kekeruhan hati, dan seterusnya.

  • Melakukan Mujahadah

Dengan melakukan mujahadah seseorang bisa mengikis sifat-sifat negatif yang ada pada dirinya. Pada adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap Allah SWT apa bila kita tidak mau bermujahadah, tidak mau melihat kelemahan-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, kebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati.

“Orang-orang yang berjuang di jalan kami, sesungguhnya kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”
Apabila hati senantiasa berhubungan dengan Allah SWT, berdo’a dan bermunanjat, Allah SWT akan meringan segala beban penderitaan kita. Musibah yang datang juga akan diringankan oleh-Nya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang dikasihi dan diridhai-Nya. Aamiin Ya Rabb.
Sumber: Mutiara

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Hindari Dan Tinggalkan Riba

Allah by Maaida Noor

Allah by Maaida Noor (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 8

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Di dalam kehidupan masyarakat

Di dalam kehidupan masyarakat kita, jika ada perempuan dan pria di tangkap karena berzina atau berkhalwat maka mereka akan dicemooh. Ada kalanya pasangan tersebut terutama peria akan di hajar oleh orang kampong. Jika hal yang sama terjadi pada masyarakat agama lain, mereka juga akan dicemooh den dihina oleh masyarakat setempat.

Apa hubungan babi dan zina, apa pula kaitannya dengan riba? Deri kecil pemikiran masyarakat kita sudah di “pola” agar menjauhi babi dan mencemooh mereka yang berkhalwat atau berzina. Begitu hebat membenci babi ini sehingga dari segala segi harus di jaga, dari menghampirinya, dagingnya, tempat masak hingga bahan-bahan tambahan makanan (food additives) yang harus juga tidak terbuat dari unsur-unsur babi.

Kewajiban bercinta sebelum kawin

Namun, kini bisa dikatakan hanya bab babi saja yang masih saja tetap kuat, bab zina atau mencemooh zina itu sendiri sudah semakin terkikis karena rata-rata masyarakat kita jika tidak melakukan zina sekalipun, sudah menuju kearah zina itu sendiri dengan mendekatinya, berkat dari “kontrol pikiran” dari alat “hypnotis” atau pemukau terhebat yaitu TV, film dan berbagai lagi yang mem “fatwa” kan kewajiban bercinta sebelum kawin, harus ber “pacaran” dan berkasih-kasihan. Bagaimana hati seseorang manusia itu akan membenci zina jika dia sendiri melakukan atau dekat dengan zina itu sendiri?

Bibandingkan babi dan zina, riba pula suatu hal biasa dikebanyakan masyarakat kita. baik beli mobil, rumah sampai kepenggunaan kartu kredit, isu riba ini tidak begitu dipandang hebat oleh masyarakat kita dibandingkan babi dan zina. Karena apa? Kerena dari kecil kita sudah diungkapkan dengan “kebaikan-kebaikan” riba itu sendiri. Misalnya saat kecil karena sistem riba lah mak ayah bisa membeli TV dengan angsuran (beserta penilaian murah) jadi kita bisa nonton Ultraman, Power Rangers, Oshin dan sebagainya. Dengan ribalah ayah membelimotor untuk ketempat kerja mencari rizki. Itu dari perspektif keluarga, bagaimana dengan Negara?

Kehidupan masyarakat

dengan sistem riba jugalah Negara punya bangunan pencakar langit, jalan besar, bandara canggih dan berbagai prasarana hebat lainnya. segala aspek kehidupan masyarakat dunia umumnya sudah “imun” dengan riba itu sendiri, jadi membenci riba itu amat jarang dan dalam kamus kehidupan masyarakat dibandingkan babi dan zina.

mungkin juga kata riba ini suatu yang baru karena riba sebelum ini berlindung dibalik nama bunga atau penilaian manfaat. Setelah ini pakah perasaan kita sebelum membuat pinjaman, tanyakanlah kepada petugas, “Berapa ribanya pak,,,,,? Apakah perasaan kita saat itu? Bagaimana reaksi petugas yang diajukan pertanyaan itu?

Selain dari sikap jijiknya terhadap riba itu tidak disemai dari kecil, riba itu sendiri suatu yang tidak begitu jelas terlihat seperti babi dan zina. daging babi suatu yang dapat dilihat  dan hasil dari penyelidikan sains membuktikan daging babi itu mengandung parasit atau cacing berbahaya. Zina pula akan menyebabkan perut si perempuan akan membuncit dan pria akan pusing jika mau bertanggung jawab atau cara mudah lepas tangan. Tidak seperti riba, karena kesannya agak halus dan tidak berapa terasa maka ia tidak dipandang serius.

Daging babi itu mengandung parasit atau cacing berbahaya

Tak apalah riba aku bayar lebih ke bank, untuk biaya mereka menjalankan bank itu sendiri”. Masalah bukan satu dua orang saja yang mengambil pinjaman dan hidup di dalam riba, malah bisa dikatakan hampir seluruh masyarakat dunia mengambil pinjaman maka wujudlah jenis perbudakan baru.

Cuma mereka yang patuh dan taat kepada perintah Allah saja yang akan menolak riba sepenuhnya walau apapun harga yang harus dibayar. apa saja yang diperintahkan oleh Allah dan Nabi, ikut saja, pemahaman akan datang kemudian. Akan tetapi karena kita menolak perintah Allah dan Nabi dengan menerima riba, maka manusia menjadi mati akal memikirkan masalah yang melanda kehidupan mereka.

Misalnya masalah ekonomi dunia yang kocar-kacir itu sendiri adalah karena ialah satu penipuan, ekonomi berlandaskan riba itu yang menghancurkan umat Islam itu sendiri. Dari sistem ekonomi riba inilah menyusulnya masalah sosial yang lain di dalam masyaarakat baik korupsi, pelacuran, penyakit terkait stres hingga sikap dan perangai generasi muda zaman ini yang semakin kurang ajar karena panduan hidup mereka ketika membesar adalah dari TV, dari internet dan video games. Ibu dan bapak sibuk bekerja untuk membayar hutang mobil dan hutang rumah selama 20-30 tahun yang mereka sangkakan kepunyaan mereka sedangkan mobil yang dipakai dan rumah yang didiami itu sebenarnya milik bank sehingga pembayaran akhir dilunasi. manusia sebenarnya bekerja untuk bank selama 20-30 tahun, membayar 2-3 kali lipat dari harga asli yang dibeli.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: Riba itu terbagi menjadi 70 jenis dan yang paling kecil adalah umpama berzina dengan ibu sendiri. (Ibn Majah, Baihaqi). Abdulah Ibn Hanzalah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: Satu dirham hasil riba yang mana diterima oleh seseorang sedangkan dia mengetahuinya itu adalah riba, sebih parah lagi melakukan zina selama 36x,  (Ahmad, Baihaqi)

Apakah hadits di atas ini cukup kuat untuk mengajak manusia menjauhi riba. Kesadaran harus diwujudkan dalam komunitas kita baik Islam dan bukan Islam akan bahayanya riba itu. Segala masalah ekonomi dan sosial yang melanda saat ini adalah dari sikap kita yang terlena mengikuti sistem riba itu sendiri. Untuk yang kaya dari hasil riba dengan berinvestasi tanpa resiko atau resikonya diminimalisir dan mendapat  “keuntungan hanya dengan waktu”, mereka tentunya akan tetap lena karena untuk mereka “surga” itu dikecapi di dunia ini, akan tetapi diakhirat kelak perut mereka akan di penuhi dengan ular-ular seperti yang diceritakan Nabisaat beliau diangkat ke langit (Isra’ Mi’raj).

Moga hidayah dan “Nur” dari Allah akan sampai kehati mereka sebelum mereka di “Shalat” kan agar berhenti melakukannya. Untuk yang menjadi semakin miskin dari hari ke hari, maka sudah saatnya untuk sadar dan bangun dari lena yang panjang ini, bersama berhenti mendukung sistem riba itu baik dari hamba kepada sistem riba itu dengan mengambil pinjaman atau mendukung pimimpin yang akur pada sistem riba.

Apabila timbul kesadaran dan dengan seikhlas hati ingin berhenti dan berusaha menjauhi riba, jalan ke arah itu dipermudahkan oleh Allah. Semoga hidup kita lebih di berkati dan diridhai Allah bukan hidup dengan diperangi oleh Allah dan Rasull-Nya. Aamiin Ya Rabb.

Sumber: Mutiara

Related articles

December 25, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Efek Riba Dan Akibatnya

ALLAH

ALLAH (Photo credit: Acizane)

BAB. 7

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Dinar dan dirham

Uang yang disebut dalam Al-Qur’an hanyalah dinar dan dirham, yaitu emas dan perak yang aman nilai uang itu sendiri ada pada uang itu sendiri. Ini menjamin akan stabilitas uang itu sendiri. dan kita umat Islam telah meninggalkan apa yang telah ditunjukkan oleh Allah ini. Sistem keuangan kita saat ini adalah ciptaan barat sesuai konsep uang kertas barat yang mana sebenarnya tidak memiliki nilai tersimpan di dalamnya.

Sistem keuangan modern ciptaan barat menggunakan unag kertas ini sebenarnya adalah satu bentuk Riba halus yang tersembunyi dan tidak bisa dilihat baik oleh kebanyakan pemimpin apalagi rakyat, ia sudah menjadi suatu norma kehidupan untuk semua golongan manusia, bak sabda Nabi diceritakan oleh Abu Hurairah: Nabi saw bersabda : Sungguh akan datang pada manusia suatu masa yang pada waktu itu tidak tersisa seorangpun melainkan akan makan riba; barang siapa yang tidak memakannya maka ia kan terkena debunya. (Sunan Abu Dawud)

Dan jika setiap hari kita menggunakan sistem yang berlandaskan riba ini, maka ketahuilah adanya peperangan dari Allah SWT dan Rasul terhadap kita semua, akan tetapi peringatan-peringatan ini tidak lagi berpengaruh apa-apa terhadap hati kebanyakan umat Islam sekarang ini, hanya yang mendapat “Nur” dari Allah dan yang berusaha mencari ilmu-ilmu untuk membuka pikiran, dengan tangisan maupun di hati akan berusaha sekuat tenaga lari dari riba walau apapun harga yang harus di bayar.

Dapatkah kita mengambil pahala orang lain

Katalah tiba suatu masa Allah mem “fisik” kan pahala yang mana pahala bisa terlihat dan wujud nyata. dapatkah kita mengambil pahala orang lain? dapatkah kita mengambil hasil usaha orang lain? Inilah diantara rahasia dibalik larangan riba karena jika kita mengambil uang orang lain dengan cara yang tidak adil, itu adalah penindasan dan uang (pahala melakukan sesuatu) itu bukan milik kita. Pengasihnya Allah itu melarang kita mengambil riba karena kita akan menderita karenanya dan adilnya Allah itu akan mengembalikan uang itu kembali ke yang berhak.

Jika kita memberi pinjaman atau menyimpan uang dalam bank, keuntungan yang kita terima itu sebenarnya adalah pahala orang lain yang kita ambil, umpama lintah menghisab darah manusia. Uang datang dari usaha, dan usaha adalah energi, maka uang itu adalah energi dan energi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, karena maha adilnya Allah itu maka uang (energi) yang dapat secara haram itu akan mengalir keluar  dari diri kita namun tidak selalu dalam bentuk uang itu sendiri, mungkin dalam bentuk lain seperti kesehatan, masalah keluarga, dll.

Larangan riba dari Allah itu untuk kebaikan menusia itu sendiri. dengan hidup yang diperangi oleh Allah setiap hari (akibat hidup dengan riba), tidak heran mengapa hidup kita semakin hari semakin tersiksa, mungkin untuk individu tidak terasa akan tetapi dari segi masyarakat, koran harian sudah jelas menceritakan berbagai masalah yang dihadapi oleh umat manusia.

Mungkin kita bisa menghindari dari energi (uang) itu untuk lari dari kita saat hidup, akan tetapi ketika mati, energi negatif inilah yang akan menjad siksaan dikubur maupun di neraka. Allah itu maha adil

Sumber: Mutiara

December 24, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.