rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Menggapai Bahagia Dengan Do’a

English: Allah in stone in Rohtas Fort, Distri...

English: Allah in stone in Rohtas Fort, District Jhelum, Punjab, Pakistan (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Bahagia terkadang menjadi sebuah kata “sakti“untuk mengambarkan kehidupan seseorang. Saat ia dapat mencapai dan memenuhi segala hajat hidupnya, cap bahagia akan diletakkan pada dirinya. Sebaliknya, saat salah satu kebutuhannya tak terpenuhi atau ketika keinginan tak terwujud, dianggap sengsara. Padahal sejatinya tidak demikian. sebab kebahagiaan yang hakiki adalah saat kita memperoleh ‘kepuasaan’ dalam beribadah kepada Allah sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat. Do’a’do’a yang dapat diamalkan setiap saat guna mencapai ketenangan batin dan kebahagiaan hidup.

Do’a Memohon Ketentraman Hati.

Allahumma innii as aluka khaufal’alamiina bika wa’ilmal khaaifiina minka wa yakiinal mutawakkiliina’alaika wa rajar raghibiina fiika wa zuhdzth thzlibiinz ilaika wa ra’al muhibbina laka wa taqwal mutasyawwiqiina ilaika.

Ya Allah aku memohon kepada-Mu akan takutnya orang-orang yang mengerti-Mu, ilmunya orang yang takut kepada-Mu, keyakinanya orang yang bertawakal kapada-Mu, harapannya orang-orang yang senang kepada-Mu, zuhudnya orang-orang yang sama mencari-Mu, waranya orang-orang senang kepada-Mu dan taqwanya orang-orang yang telah merindukan-Mu. Aamiin Ya Rabb

Do’a Memohon Empat Macam kebaikan.

Allahumma aghninii bil’ilmii wa zayyinii bilhilmi wa akrimni bittaqwa wa jammilnii bil’aafiyati.

“Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah aku dengan sifat penyantun, muliakanlah aku dengan bertaqwa dan baguskanlah aku dengan keselamatan. Aamiin Ya Yabb

Sumber: Mutiara.

Related articles

Advertisements

December 31, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Meringankan Musibah

English: The word Allah, in Arabic. alif hamza...

English: The word Allah, in Arabic. alif hamzat waṣl (همزة وصل) lām lām shadda (شدة‎) alif khanjariyya (ألف خنجرية‎‎) hā (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

  • Mengikut petunjuk Allah dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

”Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang denagn seizing-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah: 16)

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam, dimana di dalamnya terkandung hidayah dan petunjuk bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan atan agar selamat dan memperoleh kebehagiaan dunia dan di akhirat. Ajaran Al-Qur’an membimbing manusia agar keluar dari kegelapan yang berupa kekafiran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya Ilahi yang berupa keimanan, keislaman dan ilmu pengetahuan.

“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu wahai Muhammad dengan membawa kebenaran, oleh itu hendaklah engkau menyembah Allah dan mengikhlaskan segala ibadah kepadanya”.Hak yang wajib dipersembahkan kepada Allah ialah segala ibadah dan amalan yang suci bersih dari segala rupa syirik. Ketika ujian dan musibah menimpa jaga diri agar tidak terjerumus mencari penyelesaian selain dari Allah.

  • Mencari Ilmu yang syar’i.

Mencari ilmu yang syar’I dengan menghadiri majlis ilmu dan tadzkirah. Nabi Muhammad SAW bersabda yang maksudnya, “Barang siapa menuntut ilmu berarti menuntut jalan ke syurga”. (hadits Riwayat Muslim)

Ilmu yang muktabar menurut syara’ adalah ilmu yang mendorong pemiliknya untuk beramal, yang tidak membiarkan pemiliknya mengikuti hawa nafsunya bagaimanapun ia, bahkan ia mengikat pengikutnya dengan ilmu tersebut, yang membawa pemiliknya memiliki aturan-aturan-Nya.

  •  Bertaubat dari dosa-dosa.

Sebagai seorang hamba kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada permohonan yang lebih besar dari permohonana keampunana dari segala noda dan dosa.

“Sesungguhnya Allah membuka tangan selebar-lebarnya pada waktu siang. Hal ini berkekalan sehinggalah matahari terbit dari sebelah barat.’’

“barang siapa melazimi meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan dan menjadikan baginya jalan lapang dari setiap kesusahan serta Allah memberi rizki kepadanya dari punca yang tidak disangka-sangka,’’

  • Mengamalkan Dzikir yang berterusan.

Sifat orang-orang muknim lidahnya senantiasa basah berdzikir kepada Allah SWT. Dengan berdzikir hati akan menjadi tentram, bahagia dan damai karena perhubungan ketika itu adalah perhubungan terus kepada Allah SWT.

“Orang-orang yang mengintai Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “ Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau, maka peliharalah kami dari kiksa neraka.” (Qs. Al Imran: 191)

“orang yang membaca’ Laa ilaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji gandum, maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini dan di dalam hatinya terdapat dengan keikhlasan atau iman bersamaan sebesr biji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dari Naraka Jahanam’’.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi SAW, bersabda maksugnya: “Sesungguhnya Allah SWT. Yang Maha memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para malaikat yang mempunyai kelabihan yang diberikan oleh Allah SWT. Para malaikat selalu mengelilingi bumi. Para malaikat senantiasa memperhatikan majelis-majelis dzikir. Apabila mereka dapati ada satu majlis yang dipenuhi dengan dzikir, mereka turut mengikuti majlis tersebut dimana mereka akan menaunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majlis dzikir tersebut dan langit. Apabila orang yang hadir dalam majlis tersebut bubar selesai, para malaikat naik kelaangit.

  • Berbuat baik kepada semua makhluk

Menyebabkan dada menjadi lapang. Sifat orang mukmin akan berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWT di muka bumi. Sama apakah kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Terutama kedua ibu bapak, saumara mara, jiran tetangga, anak yatim dan fakir-miskin.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan dari bisik-bisik mereka, kecuali siapa yang menyuruh bersedekah, kebaikan, atau mendamaikan antara manusia. Dan barang siapa melakukan hal itu dengan mencari Ridha Allah, maka kami akan memberikannya pahala yang besar.” (Qs. An-Nisa: 114)
Allah’ Azza wa Jalla mengabarkan bahwa semua hal di atas adalah bagi siapa pun yang merealisasikannya, serta kebaikan akan mengundang kebaikan dan menolak keburukan. Juga Allah’ Azza wa Jalla janjikan bagi mukmin yang mengharap pahala-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar. Termasuk dari pahala yang besar itu adalah hilangnya kerisauan, kesusahan, kekeruhan hati, dan seterusnya.

  • Melakukan Mujahadah

Dengan melakukan mujahadah seseorang bisa mengikis sifat-sifat negatif yang ada pada dirinya. Pada adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap Allah SWT apa bila kita tidak mau bermujahadah, tidak mau melihat kelemahan-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, kebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati.

“Orang-orang yang berjuang di jalan kami, sesungguhnya kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”
Apabila hati senantiasa berhubungan dengan Allah SWT, berdo’a dan bermunanjat, Allah SWT akan meringan segala beban penderitaan kita. Musibah yang datang juga akan diringankan oleh-Nya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang dikasihi dan diridhai-Nya. Aamiin Ya Rabb.
Sumber: Mutiara

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Lintah Berbulu Domba

Fary & Imad (The Louis Theroux Twins)

Fary & Imad (The Louis Theroux Twins) (Photo credit: Imran…

BAB. 4

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Keuntungan

Misalkan salah seorang dari saudara saya, Imad, datang ke saya dan meminta bantuan keuangan yaitu pinjaman uang untuk membeli baju sekolah anak-anaknya, Jumlah yang akan di pinjam adalah sebesar Rp. 1.000.000,- dan Imad berjanji akan membayar secara angsuran. Terdetik dalam hati saya, “ini bisa menghasilkan duit nih, kalau minta keuntungan/ bunga / riba haram jadinya, baik aku ubah sedikit”.

Saya: “Okelah Imad, begini saja, sebenarnya lebih baik aku simpan uangku di bank, tapi sebab engkau saudaraku, jadi aku pinjamkan kepada engkau tetapi dengan persyaratan.

Ismad: “Persyaratan macam apa?”

Saya: “Aku belikan baju untuk anak-anak engkau dengan harga Rp. 1.000.000,- dan akau juaal kepada engkau dengan Rp.1.200.000,-, lalu engkau bayarlah bulanan Rp,1000.000,– selama 12 bulan, bagaimana? Setuju tak? Berikut cara Islam yang mana aku berjual beli dengan engkau dan bukan aku kenakan manfat, kalao ada orang lain bertanya kepadamukatakan aku memberi pembiayaan kepadamu, jangan sebut pinjam sebat itu nampak tak Islam”.

Imad: “Baiklah, sebab aku terpaksa dan tak ada cara lain lagi maka aku terima sajalah persyaratanmu itu, lagipula engkau sudah tolong aku maka aku pun tolong engkau juga. Tapi kita bolehkah berakad untuk memastikan proses ini dihitung pembiayaan dan jual beli”.

Membantu dengan ikhlas

Apa pendaat anda tenteng saya jika kisanda di tempat saya, sebagai seorang saudara sedarah daging ke Imad, apakan Anda sanggup melupakan begitu pada saudara sendiri, sanggup menangguk di ari keruh masih mau menyedot Rp 200. 000,;”darah” Imad dan tidak mau membantu dengan ikhlas?

Jika Imad bukan saudara sedarah daging sekalipun bukankah semua orang Islam itu bersaudara, sanggupkah Anda mengambil untung dari kesusahan orang lain. Jika kita lihatkasus kedua untuk membali rumah pula, tidak berdeda untuk mereka yang melabel ” bank Islam” tetapi mau memeras keringat insan lain untuk mendapatkan keuntungan atas sebab terdesaknya manusia terpaksa meminjam untuk membeli rumah.

Dengan iklan-iklan menawan hati oleh pengembang dan dialinkan pula lagu merdu bujukan dari pihak bank, maka membeli rumah itu adalah lebih kepada desakan nafsu dan bukan desakan hidup.

Dalam kasus membeli rumah, Rp. 70.000.00,- ‘‘arah” Imad akan di sedot hanya dengan goyang kaki sebagai investor menunggu waktu saja mendapat “keuntungan”,. Tempatkan diri Anda di tempat Imad, sanggupkah Anda diperlakukan demikian?

Sumber: Mutiara

Related articles

December 14, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ketidak Berdayaan Tak Merubah Yang Haram Menjadi Halal

BAB. 1

Allah-green-transparent

Allah-green-transparent (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sebagai manusia akhir zaman ini tidak lagi percaya bahwa rezeki mereka sebenarnya datang dari Allah, maka mereka menggunakan akal pendek mereka untuk memastikan harta mereka bertambah dengan investasi meskipun ia menindas manusia hatta dengan label islami sekalipun.

Apa yang ada dalam pembahasan ini adalah ajakan untuk merenung dan berupaya membebaskan diri dari perbudakan keuangan baik yang islami atau tidak, terpulang untuk menerimanya, setidaknya kewajiban untuk menyampaikan sudah selesai, berpesan-pesan pada kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran.

Berpesan-pesan pada kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran.

“Wahai kaum mukmin, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah semua sisa-sisa riba yang masih ada pada peminjam, jika kalian benar-benar beriman kepada syariat Allah. Maka jika kalian tidak mematuhi Allah dengan menghentikan riba ini. Terimalah pernyataan perang dari Allah dan rasul-Nya. Dan jika kalian bertaubat, maka yang berhak kalian ambil dari peminjam hanyalah modal kalian. Kalian tidak boleh berbuat dzalim kepada peminjam dan peminjam tidak boleh berbuat dzalim kepada kalian (Al-Baqarah, 2: 278-279)

Dari Abu Sa’id Al Khudri r.a Rasulullah SAW bersabda: Kamu akan melangkah sesuai rute yang sama seperti mereka yang terdahulu sebelum kamu, inci demi inci dan langkah demi langkah sehingga jija mereka masuk ke lubang biawak sekalipun. Kamu akan tetap menurut mereka. Kami bertanya: Pesuruh Allah, apakah maksudmu manusia akhir zaman untuk “mereka yang terdahulu” itu? Beliau bersabda: Siapa lagi selain dari mereka (HR. Shahih Muslim)

Uang yang kita dapatkan dengan cara yang tidak wajar misalnya bekerja tidak ikhlas, meninggikan harga barang, korupsi, mencuri dan sebagainya, uang itu akan “lari” dari kita. Mungkin kita bisa menghindari dari energi (uang) itu untuk lari dari kita saat hidup, akan tetapi ketika mati, energi negatif ini lah yang akan menjadi siksaan di kubur maupun dineraka. Allah itu Maha Adil.

Sumber: Mutiasa

December 11, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ya Allah

English: A green version of http://commons.wik...

English: A green version of http://commons.wikimedia.org/wiki/Image:Allah-eser2.jpg (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Ya Hayyu, Ya Qoyyum. Wahai Dzat yang Maha Hidup lagi Maha Kakal. Dengan Rahmat-Mu, kami memohon kepada-Mu. Perbaikilah semua urusan kami dan janganlah Engkau sandarkan urusan tersebut pada diri kami, walaupun hanya secejap mata.

Ya Allah,
Harapanku untuk berubah dari masa ke masa, bukan mudah. Tiada daya upaya melainkan dengan izin dan pertolongan Mu. hambaMu ini telah banyak melakukan dosa…

Ya rabb,
Kau terima taubatku, Kau berilah taufik dan hidayahMu, Kau berkatilah usaha dan amalanku, Kau angkatlah derajatku, Kau lindungilah aku, Kau peliharalah bdi pekertuku, kau jadikanlah aku yang takut kepadaMu.

Sumber: Mutiara

December 9, 2012 Posted by | Mutiara Munajat | , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Allah Sudah Mengingatkan

An example of Allāh written in simple Arabic c...

An example of Allāh written in simple Arabic calligraphy. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

“Hingga apa bila dibukakan (dinding) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir, (mereka berkata): Aduhai, celakalah kami, ses ungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang dzalim’.”(Qs. Al-Anbiya: 96-97)

(Ayat) ini merupakan peringatan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia

Al-Allamah Abdurrahman As-Sa’di berkata, “ (Ayat) ini merupakan peringatan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia ketika mereka masih tetap berada diatas kekufuran dan kemaksiatan, sesungguhnya telah dekat terbukannya dinding Ya’juj dan Ma’juj.

Keduanya adalah kabilah yang besar dari keturunan Adam. Dzulqarnain telah menutup mereka dengan dinding ketika dikeluhkan kepadanya tentang perbuatan merusak mereka di muka bumi.

Pada akhir zaman nanti, dinding tersebut akan terbuka. Lalu mereka keluar menuju manusia dengan keadaan dan sifat yang Allah SWT sebutkan dari setiap tempat yang tinggi, yaitu al-hadab. Lantas bergerak dengan cepat.

Maka ini menunjukkan jumlah mereka yang sangat banyak bersama dengan gerakan mereka yang cepat di muka bumi. Apakah tubuh-tubuh mereka yang bergerek cepat atau dengan sesuatu yang Allah ciptakan untuk mereka berupa sebab-sebab yang bisa mendekatkan yang jauh dan memudahkan yang sulit. Mereka menguasai manusia dan mengalahkan mereka di dunia. Tidak seorangpun mampu memerangai mereka.

“Dan semakin dekatlah janji yang benar” yaitu hari kiamat yang Allah subhanahu wa ta’ala janjikan kedatangannya dan janji-Nya adalah benar dan pasti

Hari Kiamat

Maka pada hari itu engkau melihat pandangan orang-orang kafir menjadi terbelalak disebabkan rasa takut

dan ngeri yang meliputi mereka serta berbagai goncanga yang menakutkan, yang dahulu mereka tidak mengetahui akibat dari pelanggaran dan dosa mereka.

Merekapun berseru dengan kebinasan, kesengsaraan, serta penyesalan terhadap apa yang telah lewat. Dan mereka mengatakan: sesungguhnya kami telah lalai dari hari yang besar ini, kami masih terus tenggelam (dalam kelalaian), dan bersenang-senang dengan kelalaian dunia, sampai keyakinan (ajal) menjemput kami. Lalu kami mendatangi hari kiamat, yang kalau seseorang mati disebabakan karena menyesal tentu dia akan mati.’

“Bahkan kami dahulu termasuk orang-orang yang dzalim”, merekapun telah mengakui perbuatan dzalim mereka dan keadilan Allah subhanahu wa ta’ala terhadap mereka. Di saat itulah mereka diperintahkan menuju neraka, bersama apa yang mereka sembah.’’ (Taisir Al-Karim Ar-Rahman)

Ayat ini menjelaskan tentang salah satu tanda kiamat besar yang akan terjadi diakhir zaman. Di antara kejadian besar tersebut adalah keluarnya dua bangsa yang memiliki banyak keturunan yang melakukan perbuatan-perbuatan yang belum pernah di saksikan oleh manusia sebelumnya. Mereka itulah yang disebut dengan bangsa Ya’juj dan Ma’juj.

Sumber: Mutiara

November 17, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Allah… Hati memanggil-Mu

English: Aghlabid dirham (silver), minted in K...

English: Aghlabid dirham (silver), minted in Kairouan in 202 AH / 817 AD during the reign of the Aghlabid emir Ziyadat Allah I (= Ziyadat Allah ibn Ibrahim) (201-223 AH / 816-832 AD) (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seorang hamba yang mengaku cinta kepada Allah terus-terusan meminta sesuatu yang berhubungan dengan dunia. Kendati berkali-kali Allah menanyakan keseriusannya tentang cintanya itu, namun dengan kepandaian manusia berargumentasi, ia tetap mengaku cinta kepada Allah. Bahkan dengan bahasanya yang sangat manusiawi  ia berkata kepada Allah, “wahai Allah karena aku masih hidup di alam dunia ini, kabulkanlah segala hajatku tentang dunia agar dengan dunia aku bisa lebih mendekatkan diri kepada-Mu. dan percayalah, bahwa ketika hajatku pun terkabul, cintaku pada-Mu tak pernah berubah.”

Allah senang tatkala seorang hamba mengaku cinta kepada Allah hingga meneteskan air mata

Allah senang tatkala seorang hamba mengaku cinta kepada Allah hingga meneteskan air mata. bagaimana nyanyian merdu yang selalu ingin Allah dengarkan, sehingga Allah tidak lekas mengabulkan hajatnya. Sebab khawatir jika hajat itu terkabul, ia berhenti menyanyikan lagu cinta di hadapan Allah lagi.

demikianlah apa yang di lakukan Nabi Ibrahim a.s. dan apa yang diperbuat Allah kepada Nabi Ibrahim. Ketika Nabi Ibrahim mengaku cinta kepada Allah membut Allah senang. Namun ketika Nabi Ibrahim memohon seorang anak, Allah mulai khawatir akan cintanya. Akankah nabi Ibrahim masih mencintai Allah jika telah diberikan seorang putra. Maka kemudian Allah membiarkan Ibrahim terus meronta,, menangis dan memohon agar Allah mengabulkan.

Bukankah Allah tega atau tidak kasihan kepada Nabi Ibrahim. Tapi rupanya Allah sangat menikmati ratap dan rintih hamba-Nya itu tatkala memohon. Nabi Ibrahim tak berputus asa, beliau retus saja memohon dengan deraian air mata selama 92 tahun agar Allah menganugerahkan anak kepadanya. Setelah dirasa puas Allah menikmati permohonan Nabi Ibrahim, akhirnya Allah mengabulkan jua permintaanya. namun lagi-lagi Allah ingin melihat, masih seberapa cintakah Nabi Ibrahim kepada diri-Nya setelah permohonannya terkabul.

Kemudian Allah meminta Nabi Ibrahim untuk membuktikan cintanya kepada Allah dengan perintah menyembelih anaknya sendiri. Namun karena Nabi Ibrahim adalah hamba yang konsisten dengan cinta sejatinya, maka tak ada yang dapat mengalahkan cintanya kepada Allah, meski anaknya sendiri. Dilaksanakannah perinta Allah itu sebagai bukti cinta yang tak pernah berubah kepada Allah.

Ismail anak satu-satunya  disembelih oleh Nabi Ibrahim lantaran ia dihadapkan oleh dua pilihan antara cinta Allah dan anaknya hanya sebatas hidup didunia saja, sedangkan kebersamaan dengan Allah akan kekal selamanya. Beliau juga menyadari benar apa yang dimilikinya didunia, jika diserahkan kepada Allah, maka akan Allah kembalikan saat menjalani hidup yang sebenarnya diakhirat nanti. Oleh karena Nabi Ibrahim menyayangi anaknya, maka beliau berkeinginan untuk selamanya dengan untuk hidup selamanya dengan anak tercintanya disyurga kelak. makanya pada saat Allah meminta putranya Ismail, langsung saja beliau serahkan kepada Allah. Demikianlah seseorang yang memiliki kecerdasan spiritual yang luar biasa.

Cara berfikir ummat muslim

Begitupula hendaknya cara berfikir ummat muslim, jika memiliki sesuatu yang sangat disayang, mestinya ia titipkan sesuatu itu kepada Allah, agar ia bisa selalu bersama dengan sesuatu yang ia cintai itu selamanya.

Sebentar lagi hari raya qurban akan datang. Seakan Allah menawarkan kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, dengan siapa ia selalu bersama, maka berkorbanlah untuk orang yang ia cintai.

JIka seseorang sangat mencintai ayah atau ibunya, dan ingin selalu hidup bahagia bersama dengan mereka di alam abadi, niscaya ia akan berkorban untuk ayah atau ibundanya. Atau jika ia sangat mencintai anak atau keluarganya itu, sehingga ia bisa berkumpul bahagia bersama di dalam syurga yang kekal.

Seseorang yang mengaku cinta kepada Allah, akan menganggap remeh semua yang ia miliki, apa lagi saat Allah meminta sebagian harta yang dimiliki, maka tak ada lagi penghambat serta alasan yang dapat menghalanginya untuk memberikan apa yang Allah pinta. Dan hal yang mustahil bagi Allah adalah meminta kepada hamba-Nya sesuatu yang tidak dimiliki hamba itu.

Terkadang banyak sekali alasan manusia untuk tidak berkorban di hari raya qurban. Atau bahkan mereka merasa sayang jika sebagian hartanya untuk membeli hewan qurban, nanti kebutuhan hidupnya akan berkurang. Padahal, bukankah cinta harta yang cintanya lebih ketimbang kepada Allah adalah perbuatan syirik?? Bukankah harta yang dibelanjakan untuk Allah akan dibalas dengan berlipat ganda?? Sungguh, alasan yang dibuat-buat ketika ada seseorang yang mengurungkan niatnya untuk berqorban. Apa yang sama sekali tidak ada niat untuk berkorban. Tidaklah seseorang memiliki orang yang dicintai dan ingin hidup berdampingan selamanya disyurga??

Malah lebih ekstrim lagi, Nabi bersabda bahwa jika seseorang memiliki kemampuan untuk berkorban tapi tidak mau, maka dilarang mendekati tempat shalat Artinya, bahwa qurban yang merupakan ibadah sosial, merupakan bentuk aplikasi dari shalat yang dilakukan. Orang yang sholat tai tidak mau berkorban padahal dia mampu, seolah-olah shalatnya menjadi sia-sia karena tidak mampu membawa kebaikan dan manfaat bagi orang lain.

Karena, itu mari kita sisihkan harta yang kita miliki untuk penganti qorban sendiri atau saudara kita agar berkah hidup ini dan cinta serta iaman kepada Allah senantiasa melekat di sanubari. Sehingga dengan begitu, hidup kita akan selalu dipenuhi rasa cinta dari seluruh penghuni langit dan bumi.

Ya Allah, hati ini memanggil-Mu. Datanglah dalam hati kami melalui korban yang kami hantarkan untuk-Mu, Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

November 5, 2012 Posted by | Kapsul Motivasi | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Shalawat Nariyah dan Keutamaannya

English: A green version of http://commons.wik...

English: A green version of http://commons.wikimedia.org/wiki/Image:Allah-eser2.jpg (Photo credit: Wikipedia)

BIsmillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Dalam kitab Khozinatul Asror dijelaskan, “salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah yang di sebut juga Shalawat Nariyah karena jika mereka (kaum muslim) mengharapkan apa yang di cita-citakan, atau menolak apa yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majlis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (Biiznillah).”

Imam Daenuri mengatakan, siapa membaca shalawat nariyah ini sehabis shalat fardhu 11 kali digunakan sebagai wiridan, maka rizkinya tidak akan putus di samping mendapatkan kedudukan dan tingkatan orang kaya.

Allahumma sholi sholatan kamilatan wasallim salaamaan taammaan ‘ala sayyidina muhammadinil ladzi tankholu bihil ‘uqodu watanfariju bihil qurobu watuqdo bihil hawaiju watunalu bihil roghoibu wahusnul khawatimi, wayustasqol ghomaamu biwajhihil kariimi, wa’ala aalihi washohbihi fi kulli lamhatim wanafasin bi’adadi kulli ma’lumillaka.

“Ya Allah, limpahkannlah rahamat yang sempurna dan kedamaian yang sempurna kepada junjungan kami Muhammad yang dengannya segala ikatan dapat dilepaskan, segala kesusahan dapat dilampaui, segala kebutuhan dapat dipenuhi, segala keinginan dan akhir yang baik dapat diperoleh, dan hujan dapat diminta turun dengan wajahnya yang mulia; juga kepada keluargannya dan sahabatnya, dalam setiap kejap dan nafas, sejumlah segala sesuatu yang Engkau ketahui”,

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

October 30, 2012 Posted by | Do'a | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Menjual Mahar

An example of Allāh written in simple Arabic c...

An example of Allāh written in simple Arabic calligraphy. (Photo credit: Wikipedia)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Saya sudah menikah 4th lalu dan diberi mahar oleh Suami berupa perhiasan emas. Pertanyaanya:

1.Apakah mahar tersebut wajib dizakati?

2. Saya berencana menjual mahar tersebut, karena ingin membantu orang tua saya. Alhamdulillah Suami sudah mengizinkan. Tapi mertua saya tidak terima dan meminta ganti mahar tersebut terhadap saya. Apa yang harus saya lakukan?

Hamba Allah, Tuen Mun

Wa’alaikumussalam warahmatullahi waabarakaatuh.

Semoga Allah senantiasa memudahkan segala urusan dan memberikan keharmonisan pada saudari di Tuen Mun. Menurut Imam Syafi’i, seorang wanita wajib mengeluarkan zakat mahar jika telah mencapai nishab (batas minimal yang dimiliki 85 gram) dan cukup haul (satu tahun). Ia harus mengeluarkan zakat dari keseluruhannya pada akhir tahun, sekalipun ia belum di campuri (jima’) oleh suaminya. Tidak ada pengaruh atau bedanya, apakah mahar itu mungkin gugur seluruhnya dikarenakan fasakh, murtad atau lainnya, atau separuhnya karena sebab perceraian.

Mahar ada 2 macam; Mahar yang di bayar secara kontan dan yang ditangguhkan. Mahar yang dibayar kontan wajib dizakati jika dia telah berada ditangan istri atau walinya selama selama satu tahun dan mencapai nishab berdasarkan qiyqs atas zakat naqdayn.

Sementara mahar yang ditangguhkan, padanya ditetapkan zakat piutang yang tertahan. Dengan demikian, dia tidak dizakati setelah diterima. ketika dia telah diterima, dia digabungkan dengan harta moneter lainya sebagai mal mustafad (harta yang diperoleh). Kemudian jika dijumlah keseluruhan mencapai satu nashab pada akhir tahun, maka dia wajib dizakati dengan prosentase 2,5% berdasarkan penanggalan hijriyah atau 2,575% penanggalan masehi. Sebagian ulama lain berpendapat zakat mahar satu kali saja.

Mahar pernikahan 100% menjadi hak istri. Siapapun tidak memiliki hak terhadap mahartersebut. Suami Anda, orang tua Anda, apalagi mertua Anda, sama sekali tidak memiliki wewenang terhadap mahar tersebut. Allah Ta’ala berfirman, ” Berikanlah mahar kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh dengan kerelaan. namun jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan kerelaan, maka makanlah (ambilah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (QS.An Nisa: 4)

Ayat ini dijadikan dalil oleh para ulama bahwa mahar dalam pernikahan sepenuhnya menjadi hak mempelai wanita. Oleh karena itu, istri memiliki wewenang penuh untuk menggunakan mahar tersebut. Dia bisa menjualnya, menyimpan atau memberikannya kepada orang lain. Dan tidak boleh ada seorang pun yang menghalangginya, karena itu murni hak istri, wallahu a’lam

Oleh: Ust. Ahmad fauzi Qosim (GM Dompet Dhuafa Hongkong)

October 4, 2012 Posted by | Konsultasi Zakat | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Antara Bersabar dan Bersyukur

A medalion showing the name 'Allah' in Hagia S...

A medalion showing the name ‘Allah’ in Hagia Sophia, İstanbul (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirraqhmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sabar/bersyukur dulu? Kata itu sering terdengar, namun tidak semua paham akan makna yang ada di dalamnya. Bahkan kita sering di buat bingung. Tidak tahu harus mendahulukan yang mana. ketika kita mendapatkan ketidakadilan di rumah majikan, ketika keluarga kita menyelahgunakan uang kiriman, dan ketika bermacam-macam musibah datang bergantian.Sebeiknya kita harus bersabar/ bersykur dulu ya?

Kepahitan hidup kadang membuat kita putus asa.

Kepahitan hidup kadang membuat kita putus asa lalu mengambil jalan pintas. banyak juga diantara kita yang hidup sebagai zombie (mayat hidup) karena deretan masalah. Hidupnya harus diisi dengan keluhan-keluhan dan kecengengan. Bahkan yang lebih parah lagi sampai menyalahkan Tuhan. Bisa kita saksikan disekitar kita, begitu banyaknya saudari-saudari yang selalu bangga dengan keluhan dan makian ketika menemukan ketidaknyamanan di tempat kerja. Ketenangankah yang didapat? Tidak! Namun hidup semakin terasa sempit.

Apakah yang membuat hidup kita terasa sempit? Ternyata keluhan dan kecengengan itu penyebebnya. Merasa diri paling sengsara dan berat permasalahannya. Cobalah kita tengok ke kanan-kiri, pasti kita temui ada yang lebih parah penderitaannya, namun masih bisa tersenyum dan bahagia, tetap sabar dan senantiasa bersyukur. ternyata dua hal inilah yang menjadi kunci rahasianya. Apakah sabar itu? Makna sabar yang sesungguhnya tabah dalam menghadapi setiap bentuk keadaan yang sedang dialami. Tetap berbaik sangka pada Allah swt, bahwasanya ada kebaikan yang tengah disiapkanNya. Kita bisa menjalani proses tanpa paksaan karena paham, bahwa sesuatau itu memang harus terjadi demikian adanya. Sedangkan syukur adalah sikap dimana berterima kasih atas segala anugrah yang diberikan Tuhan sekecil apapun itu. Bisa dilakukan lewat ucapan dan perbuatan. sabar dan syukur tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak berilmu. Bertarti untuk mengetahui cara agar bisa sabar dan syukur harus tahu ilmunya. Belajar dari kehidupan Ary Ginanjar Agustian yang hadir di Hongkong. Dalam Training leadership ESQ yang diselengarakan LSO (Lentera Sukses Organisasi) Beliau mengajak para peserta merefleksi diri untuk kembali mengingat hakikat sebagai hamba Tuhan.

Menemukan makna sabar dan syukur

Mengingat kembali akan tujuan akhir dari sebuah, yaitu kembali kepada Tuhan (kematian). Menemukan makna sabar dan syukur dan mana yang harus di dahulukan. Ternyata, kita harus bersyukur dulu karena dengan bersyukur, maka Tuhan akan menambahkan nikmat kapada kita. Dan sebenarnya setiap masalah pasti ada jalan. Yang Tuhan berikan berupa cobaan adalah untuk mendidik kita agar lebih paham arti hidup, perjalanan hidup, karier dan hakikat hidup yang sebenarya.

Cobalah luangkan waktu barang sejenak untuk merenung dan bertanya diri setelah sekian lama di rantau dengan segala pernak-pernik permasalahan. dengan renungan diri, akan memudahkan kita menemukan jawaban akan kemana kita melangkah selanjutnya? dengan apa kita isi hidup yang terbatas ini? dan, bagaimana kita temukan cara mewujudkannya? Tidak lagi mengisi hidup dengan emosi (ketakutan, kegelisahan, benci, marah, dengki) dll. tidak lagi menghambakan diri pada harta benda dan lupa pada Sang pencipta. Tidak lagi mengagungkan pola hidup yang individualisme. Tetapi lebih peka pada sekitar terutama pada diri sendiri untuk senantiasa bersyukur.

Bersyukur bukan hanya pada saat dapat jabatan, uang, ketenaran, tetapi bersyukur setiap saat dalam keadaan apapun. Perlu disadari, nafas kita ini, adalah hal besar yang patut disyukuri namun sering terlupakan. Perbanyak bersabar dalam menerima segala ujian/cobaan, tetap berbaik sangka pada Sang pencipta, bahwanya itu yang terbaik untuk kita.

Sumber: Iqro

September 30, 2012 Posted by | Liputan khusus kongkong | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.