rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Usia akhir Zaman

Muslim Nebi Musa (ou Nabi Moussa) holiday, on ...

Muslim Nebi Musa (ou Nabi Moussa) holiday, on april 1920. During this holiday began an important arab nationalist riot (4-7 april 1920) against the jews in Jerusalem. The riot was directed against the zionist and english project of a jew homeland in palestine. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 4

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

MENURUT PENDAPAT IMAM IBNU RAJAB AL HANBALI:

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda: sesungguhnya masa menetap kamu dibandingkan dengan umat-umat yang telah berlalu adalah seperti jarak waktu antara sholat Ashor hingga terbenamnya matahari.

Jarak waktu

Hadits diatas diriwayatkan dari Ibnu Umar oleh Imam Bukhori. Dan menurut penafsiran Ibni Rajab,” umat-umat yang telah berlalu’’ itu adalah umat Nabi Musa (yahudi) dan umat Nabi Isa (Nasrani) karena ada hadits sahih lain yang berbunyi seperti itu yang intinya membandingkan Islam dan Ahli Kitab.

Beliau telah meletakkan keseluruhan masa dunia adalah seperti satu hari penuh dengan siang dan malamnya. Beliau menjadikan waktu yang telah berlalu dari umat-umat terdahulu dari masa Nabi Adam hingga Nabi Musa seperti satu malam dari hari tersebut, dan waktu itu adalah 3000 tahun. Kemudian beliau menjadikan masa umat-umat Yahudi, Nasrani dan Islam adalah seperti waktu siang dari hari tersebut, maka berarti waktu itu juga 3000 tahun.

 Bani Israel

Kemudian beliau menafsirkan hadits Bukhori lainnya bahwa masa-masa amaliah umat Bani Israel (umat Nabi Musa) hingga datangnya Nabi Isa seperti setengah hari pertama, dan masa amaliah umat Isa adalah seperti waktu sholat Zuhur hingga sholat Ashar, dan masa amaliah umat Islam adalah seperti sesudah sholat ashor hingga terbenamnya matahari.

Jadi perhitungan menurut Ibnu Rajab itu sebagai berikut:

  • Masa umat-umat Adam hingga Musa= satu malam penuh=3000 tahun
  • Masa umat-umat (Yahudi-Nasrani-Islam)=satu siang penuh3000tahun
  • Umur Yahudi= setengah hari dari siang tersebut= ½dari 300= 1500 tahun
  • Umur Nasrani=  Mengikuti hadits Muslim dari Salman al Farisi yaitu= 600 tahun

Maka umur umat Islam adalah 1500-600= 900 tahun. Kemudian 900 tahun ini ditambahkan lagi 500 tahun (setengah hari akhirat) sebagaimana hadits dari Saad bin Abu waqash riwayat Abu dawud, Ahmad (yang ada di halaman terdahulu).

Sehingga umur Islam menurut Ibnu rajab adalah 900+500= 1400 tahun, belum termasuk tambahan tahun. Namun beliau tidak menyebutkan barapa tahun tambahannya. Perhitungan ini sama dengan methode yang digunakan oleh Ibnu Hajar.

Sumber: Mutiara

Advertisements

January 13, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ketika Cinta

Symbol of Islam, the name of Allah, simplified...

Symbol of Islam, the name of Allah, simplified version, white and golden version. Note: most islamic people consider this symbol more correct to represent them. It is strongly advised to be used instead of the crescent moon with the star that is rather a political symbol. (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Ketika perasaan cinta telah menguasai diri kita, yang pahit terasa manis, kesusahan menjadi ketenangan, tantangan di lalui dengan gembira dan kekayaan pula dipertaruhkan demi mendapatkan keridhaan sang kekasih. Harta, jiwa dan raga menjadi musuh, semuanya dipersembahkan untuk satu kalimah cinta yang agung. Antara kita dengan Yang Maha Mencintai, Allah Al-Rafiq Al-A’la.

kalimah cinta yang agung

Di sebut cinta, sejarah telah merekam kehidupan anak-anak Adam yang mulia. Allah SWT mendzahirkan kesan-kesan peninggalan dan perjuangan yang hebat sepanjang zaman.

Suatu hari di medan peperangan Uhud, Abdullah bin Jahsy RA berkata kepada sahabatnya Saad bin Abi Waqqash: ” Wahai sahabatku, mari kita berdo’a kepada Allah karena apabila seorang hamba memohon suatu hajat dan sahabatnya mengaminkan permohonan itu, niscaya Allah SWT akan memperkenankan hajatnya itu.”

Kedua-duanya berdo’a, Saad berdo’a di sisi Abdullah: “Ya Allah saat aku di medan pertempuran esok dengan rahmat-Mu Ya Allah, biarkanlah musuh menyerang dengan ganas, biarlah kekuatannya menentang diriku, namun aku akan melawanny dengan segenap tenapa, tolonglah aku memperoleh kemenangan dengan membunuhnya karena-Mu ya, biarkanlah aku memperoleh harta rampasannya dengan limpah kurnia dari-Mu.”

Berdo’a

Setelah Abdullah mengaminkan do’a sahabatnya itu, beliau pula berdo’a,”Ya Allah, biarkanlah aku menemui musuh-musuhku dari kalangan mereka yang gagah dan mereka menyerangku dengan kemarahan yang amat membara. Biarlah kuperangi mereka dengan kekuatanku, jika mereka berhasil membunuhku, aku ridha ya Allah, biarlah mereka memotong telinga dan hidungku agar di hari kiamat nanti Engkau akan memanggilku dan bertanya kepadaku: Wahai Abdullah! Menggapa hidung dan telingamu bisa bercerai dari jasadmu? Aku akan menjawab di hadapan-Mu : “Semuanya telah hilang karena mengharap keridhaan dan kecintaan-Mu ya Allah. “Benar, tentu semua yang hilang itu adalah di jalan-Ku!”

Pada keesokan harinya, peperanpan telag meninggalkan jasad para syahid yang dimuliakan Allah SWT. Saat itu, ketika melihat Abdullah telah kembali ke sisi Allah SWT, Saad berkata: “Do’a Abdullah lebih mulia dari do’aku, aku melihat hidung dan telinganya di ikat pakai benang (karena ia telah dipisahkan dari badannya).

Kekuatan cinta kepada Allah SWT

Kekuatan cinta kepada Allah SWT bisa merubah pemikiran dan perasaan. Orang yang mencintai Allah memikiki perasaan yang tunduk pada kehendak Allah. Dia marah ketika Allah murka, dia benci ketika Allah benci, dia pun suka dan sayang ketika Allah sayang. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:

“Barang siapa yang cinta karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah, menahannya karena Allah, maka dia telah menyempurnakan imannya.” (Hadits riwayat Abu Dawud)

Sumber: Mutiara

Related articles

January 3, 2013 Posted by | Mutiara Taskiyah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Efek Riba Dan Akibatnya

ALLAH

ALLAH (Photo credit: Acizane)

BAB. 7

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Dinar dan dirham

Uang yang disebut dalam Al-Qur’an hanyalah dinar dan dirham, yaitu emas dan perak yang aman nilai uang itu sendiri ada pada uang itu sendiri. Ini menjamin akan stabilitas uang itu sendiri. dan kita umat Islam telah meninggalkan apa yang telah ditunjukkan oleh Allah ini. Sistem keuangan kita saat ini adalah ciptaan barat sesuai konsep uang kertas barat yang mana sebenarnya tidak memiliki nilai tersimpan di dalamnya.

Sistem keuangan modern ciptaan barat menggunakan unag kertas ini sebenarnya adalah satu bentuk Riba halus yang tersembunyi dan tidak bisa dilihat baik oleh kebanyakan pemimpin apalagi rakyat, ia sudah menjadi suatu norma kehidupan untuk semua golongan manusia, bak sabda Nabi diceritakan oleh Abu Hurairah: Nabi saw bersabda : Sungguh akan datang pada manusia suatu masa yang pada waktu itu tidak tersisa seorangpun melainkan akan makan riba; barang siapa yang tidak memakannya maka ia kan terkena debunya. (Sunan Abu Dawud)

Dan jika setiap hari kita menggunakan sistem yang berlandaskan riba ini, maka ketahuilah adanya peperangan dari Allah SWT dan Rasul terhadap kita semua, akan tetapi peringatan-peringatan ini tidak lagi berpengaruh apa-apa terhadap hati kebanyakan umat Islam sekarang ini, hanya yang mendapat “Nur” dari Allah dan yang berusaha mencari ilmu-ilmu untuk membuka pikiran, dengan tangisan maupun di hati akan berusaha sekuat tenaga lari dari riba walau apapun harga yang harus di bayar.

Dapatkah kita mengambil pahala orang lain

Katalah tiba suatu masa Allah mem “fisik” kan pahala yang mana pahala bisa terlihat dan wujud nyata. dapatkah kita mengambil pahala orang lain? dapatkah kita mengambil hasil usaha orang lain? Inilah diantara rahasia dibalik larangan riba karena jika kita mengambil uang orang lain dengan cara yang tidak adil, itu adalah penindasan dan uang (pahala melakukan sesuatu) itu bukan milik kita. Pengasihnya Allah itu melarang kita mengambil riba karena kita akan menderita karenanya dan adilnya Allah itu akan mengembalikan uang itu kembali ke yang berhak.

Jika kita memberi pinjaman atau menyimpan uang dalam bank, keuntungan yang kita terima itu sebenarnya adalah pahala orang lain yang kita ambil, umpama lintah menghisab darah manusia. Uang datang dari usaha, dan usaha adalah energi, maka uang itu adalah energi dan energi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, karena maha adilnya Allah itu maka uang (energi) yang dapat secara haram itu akan mengalir keluar  dari diri kita namun tidak selalu dalam bentuk uang itu sendiri, mungkin dalam bentuk lain seperti kesehatan, masalah keluarga, dll.

Larangan riba dari Allah itu untuk kebaikan menusia itu sendiri. dengan hidup yang diperangi oleh Allah setiap hari (akibat hidup dengan riba), tidak heran mengapa hidup kita semakin hari semakin tersiksa, mungkin untuk individu tidak terasa akan tetapi dari segi masyarakat, koran harian sudah jelas menceritakan berbagai masalah yang dihadapi oleh umat manusia.

Mungkin kita bisa menghindari dari energi (uang) itu untuk lari dari kita saat hidup, akan tetapi ketika mati, energi negatif inilah yang akan menjad siksaan dikubur maupun di neraka. Allah itu maha adil

Sumber: Mutiara

December 24, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Menindas Atau Menindas

English: The Bank of England offices in Leeds.

English: The Bank of England offices in Leeds. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 6

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sistem riba didikan barat

Hanya setelah 1100 tahun kedatangan Islam barulah ada “makhluk” yang disebut bank, dan siapa yang mengasaskannya? Tidak lain adalah Yuhudi yang mengontrol ekonomi Inggris dengan pendirian Bank of England pada abad ke 17. Dan dunia Islam telah lama hidup dengan sistem riba didikan barat ini hanya memoles proses pinjaman dengan syarat, nama, akad dan sebagainya sedangkan prinsip dibaliknya adalah sama.

Barat menaklukkan hampir seluruh negara di dunia ini dan meninggalkan dua virus pemusnahan manusia yang utama yaitu pemerintah sekuler-sekuler adalah pemerintah yang meniadakan hukum Allah, apa yang diharamkan oleh Allah dihalalkan misalnya riba, judi, zina dan arak.

Virus

Virus kedua adalah sistem keuangan berbasis riba. Dan apa bila virus ini sudah menyelip ke dalam pembuluh darah masyarakat maka mereka hanya perlu instruksi jarak jauh “remote control” saja untuk mengontrol suatu negara itu, lihatlah hutang luar negeri yang tak habis-habis dibayar dan sudah semestinyalah beserta dengan ribanya sekaligus.

Bank tidak seharusnya diwujudkan sebagai bisnis karena uang bukanlah sesuatu yang seharusnya diperdagangkan lebih-lebih lagi apabila nilai uang itu tidak berada dalam uang itu sendiri. Nilai uang kita berada dalam genggaman mereka yang mengendalikannya yaitu Yahudi laknatullah dan sedihnya berapa banyak pemimpin kita yang sadar akan kondisi ini. Berapa berapa ulama yang bisa “melihat” kemungkaran,Kedzaliman dan penindasan yang terjadi dibalik sistem yang konon islam itu.

Diharamkan

Jika bisa merantau dan pergi kenegara-negara miskin akan terdetik di hati mengapa dunia jadi begini. Jawaban yang sebenarnya adalah sistem riba itu sendiri yang telah menaklukkan seluruh dunia akan memberi kuasa kepada pihak tertentu untuk mengontrol dunia dari segenap aspek kehidupan termasuk sampai ketahap memastikan siapa pemimpin yang dipilih dalam pemilihan suatu Negara yang sedang krisis untuk memastikan keuntungan perusahaan mereka. Perbudakan fisik telah lama terjadi akan tetapi perbudakan keuangan sedang memuncak dengan hebatnya dan sistem perbankan inilah mekanisnya.

Betulkah halal apa yang diceneng-cenengkan oleh perbankan Islam, marilah bersama merenung kembali tujuan sebenarnya perbankan itu sendiri, apakah untuk membantu umat Islam atau mengambil kesempatan atas kebodohan umat Islam itu sendiri.

Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah bdalam pandangan Allah. dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keredaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya). (Qs. Ar Rum : 39)

Sumber: Mutiara

December 22, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Adakah Kita Mengambil Iktibar

Jamkarān Mosque in Qom

Jamkarān Mosque in Qom (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 5

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Apabila hati sudah terpaut pada cara hidup mewah dan memanjakan nafsu

Apabila hati sudah terpaut pada cara hidup mewah dan memanjakan nafsu, segalanya akan dicampak ke tepi. Ini adalah realiti yang kurang berminat untuk berfikir sebelum melakukan sesuatu.

Hanya sedikit yang meletakkan agama melebihi kuasa, harta dan pangkat. Manusia inilah yang akan selamat. Selain dari golongan ini, semuanya akan ditawan oleh dunia. Manusia yang sedikit inilah yang berjaya melepaskan diri dari menjadi mangsa Ya’juj dan Ma’juj. Selain dari itu, semuanya secara tidak langsung bertukar watak menjadi sebagian dari Ya’juj dan Ma’juj ini.

Jika kita memuja Ya’juj dan Ma’juj dan hidup senang sebagaimana mereka anjurkan maka kita akan di tarik masuk menyertai kumpulan Ya’juj dan Ma’juj, kita makan apa yang mereka makan, kita pakai apa yang mereka pakai. Kita akan hidup seperti mereka dalam setiap aspek kehidupan. Kita tertarik dan begitu ingin menjadi seperti mereka. Kita bamgga menggunakan bahasa mereka, kita kagumi kejayaan mereka, kita nyaman berpakaian sepertimana mereka. Kita meniru gaya hidup mereka. Akhirnya kita percaya terhadap falsafah dan setiap kata mereka. Dalam tidak sadar kita telah mengangkat mereka sebagai idola dan contah kehidupan untuk diikuti.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. Berkata

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. Berkata, Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda, “Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk kelubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka.” Sahabat bertanya, Ya Rasulullah!  Apakah Yahudi dan Nasrani yang kau maksudkan?’ nabi saw menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka” (Riwayat Muslim)

Jika dibayangkan 99.9% manusia adalah Ya’juj dan Ma’juj, berapa lagi yang tinggal untuk menjadi pengikut Imam Mahdi? Bilangan pengikut Imam Mahdi, berapa lagi yang tinggal untuk menjadi pengikut Imam Mahdi? Bilangan pengikut Imam Mahdi teramatlah sedikit yaitu manusia beriman (0.1%). Hanya seorang yang beriman di kalangan 1000 orang manusia.

“Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat: Hai Adam, bangunlah, siapkanlah 999 dan satu diantara mereka itu akan di tempatkan ke dalam neraka, dan satu diantara mereka itu akan ditempatkan ke dalam syurga.” (Ketika Rasulullah SAW menerima firman Allah ini kemudian menyampaikannya kepada para sahabat), Rasulullah menanggis terisak-isak, demikian pula para sahabat lainnya, lalu beliau bersabda. “Angkatlah kepala kamu semua. Demi Tuhan yang menguasai jiwaku. (jika di bandingkan) dengan uamt-umat Nabi yang lain, maka umatku bagaikan sehelai bulu putih (yang terdapat) pada kulit lembu jantan yang berkulit hitam”. (HR. Tabrani).

Adakah kita juga ikut menangis mendengar berita tersebut? Jelas terbukti sedikit saja yang akan selamat dari neraka Allah. Maukah kita terus menerus mengikuti cara hidup Ya’juj dan Ma’juj dan akhirnya menjadi sebagian dari mereka?

Jika penduduk dunia berjumlah 10 milyar orang. 10 juta orang saja yang menjadi pengikut Imam Mahdi nanti. Manpukah 10 juta orang beriman ini melawan 10 milyar orang Ya’juj dan Ma’juj selain dari Dajjal itu sendiri? Selain dari itu, kita sendiri belum pasti adakah kita termasuk di kalangan mereka “yang sedikit” itu. Golongan ini akan menghadapi sesuatu ujian yang sungguh dahsyat. Semoga kita termasuk di kalangan “golongan yang sedikit” tersebut. Wallahu A’lam.

Sumber: Mutiara

December 1, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Bayar Hutang

English: ULAN BATOR. With Prime Minister of Mo...

English: ULAN BATOR. With Prime Minister of Mongolia Sanjaa Bayar. Русский: УЛАН-БАТОР. С Премьер-министром Монголии Санжийном Баяром. (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Saya ingin bertanya. Apabila kita mempunyai hutang kepada teman kita dan diwaktu kita ingin mengembalikan hutang tetapi teman kita menghilang dan mengganti nomor HP sehingga kita tidak dapat mengetahui keberadanya. Apa boleh hutang saya diganti yang lain? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Indhi

Taiko Shing, HK

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakaatuh,

Jika keadaannya sudah demikian susah bagi anda untuk melunasi hutang lantaran orang tersebut sudah tak tau kemana rimbanya, maka anda bisa mensedekahkan uang sejumlah hutang anda kepada yatim atau fakir miskin atau masjid atas namanya dan diniatkan sebagai pelunasan hutang. Hal ini menandakan bahwa anda memang benar-benar beri’tikat membayar hutang. Namun jika suatu ketika ternyata anda bertemu kembali dengan orang yang bersangkutan, hendaknya anda membayar hutang tersebut kepadanya ( meskipun anda telah bersedekah sejumlah uang tadi sebagai badal atau ganti hutang). Nantinya uang yang anda sedekahkan kepada yatim atau fakir miskin atau masjid tadi, menjadi tabungan anda di akhirat sebagai penghapus dosa-dosa anda. Namun jika anda kemudian mengetahui bahwa orang yang menghutangi anda telah meninggal dunia, anda harus membayarnya kepada ahli warisnya yang paling dipercaya.

Wallahu a’lam.

Oleh: KH. Mahfudin Arsyad

Related articles

November 9, 2012 Posted by | Tazkiyatun nafs | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Shalawat Faatih dan Keutamaannya

Low quality image of the historical "seal...

Low quality image of the historical “seal of Muhammad”, with some added artistic decoration (and an illegible copyright notice). The seal itself is found on letters sent from Muhammad. The text reads “Muhammad rasul Allah (Muhammad is the messenger of God). (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Beberapa khasiat atau keutamaan Shalawat Faatih antara lain:

– Untuk fikiran menghilangkan fikiran yang resah atau gelisah.
– Siapa yang membaca shalawat ini seumur hidup sekali saja, InsyaAllah diselamatkan dari api neraka.
– Untuk melepaskan semua kesulitan, misalnya agar segera dapat membayar hutang, urusan yang sukaqg segera dapat solusinya, juga melancarkan rizki. Caranya dibaca tengah malam 100x selama 40 hari atau, lebih baik lagi dibaca setiap hari dengan cara shalat hajat 2rakaat, setelah salam mengirimkan al-fatihah untuk para Nabi, aulia, syuhada, ulama, ahli kubur yang mu’min.
– Apabila shalawat faatih dibaca setelah shalat shubuh 21x, Allah akan meluaskan rizkinya, menyabarkan hatinya, menyelamatkan keluarganya dari semua bencana dan marabahaya.

Allahumma shalli’alaa sayyidinaa Muham-mgdinil faatih limaa ughliq, wal khaatimi limaa sabaq, naashiril haqqi bil haqq, wal haadi ilaa shiraathikal mustaqiim, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil’azhii. Fii kulli lamhatit wa nafasin’adada maa wasi’ahu’ilmullah.

“Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan kami Muhammad, ppembuka bagi apa-apa yang ditutup, penutup bagi apa-apa yjng telah lalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan pemberi petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus, serta kepada keluarganya dan sahabatnya, sesuai dengan kedudukan dan ukurannya yang agung dalam setiap kejap dan nafas sebanyak bilangan luasnya ilmu Allah.

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

 

November 8, 2012 Posted by | Do'a | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pojokan Syurga

English: Tanvir

English: Tanvir (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Asalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Sahabat saudariku fillah. Bagaimana perasaan anda jika sedang jatuh cinta??  Bagaimana pula saat anda kasmaran di landa asmara?? Sebelum anda coba untuk menjawab, anna ingin terlebih dahulu anda membayangkan perasaan itu. Usah cepat ingin menyelesaikan baca tulisan ini . Karena anna ingin mengajak anda mengembara untuk menikmati cinta yang barang kali telah tersembunyi di balik kesibukan anda dalam ramainya dunia ini

Bagaimana perasaan anda jika sedang jatuh cinta??

Bukankah saat anda kasmaran dan dilanda cinta, selalu ingin menyendiri untuk menikmatinya, bahkan anda merasa sepi meskipun ditempat yang ramai tat kala tiada orang yang anda cintai. kendati demikian, anda selalu bergembira karena buaian asmara yang sedang berdendang di dalam hati anda. Senyum sumringah selalu menghiasai wajah anda. Jantung yang kerap berdegup keras karena menanti saat perjumpaan. Oh indahnya cinta. Namanya akan menghias sanubari anda. wajahnya selalu terbayang dalam kelopak mata anda. Bahkan saat anda terpejam, wajah itu mungkin nampak jelas. Tiada hari yang akan anda lalui panpa riang dan gembira bila cinta telah bersarang dalam hati.

Karena cinta, semua nampak indah. Setiap orang terasa menggemaskan. Tiada lagi keburukan dalam sudut pandang anda. Oh cinta benar-benar membuat orang jadi gila. Setiap informasi buruk mengenai diri orang yang anda cintai, tak bererhasil masuk dalam relung hati dan otak anda. Pokoknya dialah yang paling baik dan sempurna. karena rasa cinta pula, segala kesengsaraan berubah menjadi fantastis dan menggairahkan. Orang Jawa bilang “tembelek rasa coklat” he he he,,,

Kebaikan atau nikmat Tuhanmu mana lagi yang akan kau dustakan

Itu baru gambaran rasa dari cinta kepada sesama manusia. Artinya cinta kepada pujaan hati dalam bentuk dan wujud manusia, yang kebaikannya kepada anda sangat terbatas. Ketampanan atau kecantikannya tidak sebanding dengan keindahan Allah. Kekasih anda tidak akan memantau anda setiap saat, sehingga ia tidak akan tahu bagaimana anad menderita tatkala anda duka. Iapun tak akan sanggup melindungi anda setiap saat. kemampuannya sangat terbatas untuk memenuhi setiap detail kebutuhan anda. kekasih anda bukan supermen yang sanggup mengalahkan setiap musuh yang hendak menganiaya anda. karena dia bukan Allah. Sedangkan Allah sanggup melakukan segalanya buat anda. Bahkan sebelum ada memintanya, Allah telah datang untuk membantu anda.

Kebaikan-Nya sangat jelas dalam hidup keseharian anda. Sebagian kecil keindahan wajah-nya nampak di setiap keindahan semua ciptaan-Nya. Apa lagi yang membuat kebanyakan manusia tidak bisa mencintai Allah. Fabi’ayyi aalaa i robbikuma tukadzzibaan. Kebaikan atau nikmat Tuhanmu mana lagi yang akan kau dustakan. Apa karena manusia merasa tidak bisa bercengkrama dengan Allah sambil bergandengan tangan misalnya, untuk bergembira dan bahagia. keliru,,,!!

semua yang dilakukan oleh sepasang kekasih antara manusia dengan manusia, bisa juga dilakukan terhadap Allah, hanya saja caranya berbeda. malah sensasi nikmat-Nya lebih hebat dari sekedar nikmat-Nya berduaan dengan pacar. Tidak percaya?? Mari kita buktikan!!

Cobalah perlahan-lahan anda mencuri perhatian Allah dengan yang ringan-ringan saja. Jika sudah memulainya, maka teruskan dengan coba mengoda-Nya dengan melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti dhuha atau tahajud. Dan yang paling gampang adalah sunah rawatib (shalat sunah sebelum dan sesudah shalat fardhu). Jika itupun sudah dilakukan, teruskan dengan merayu-Nya dipojokan syurga. Sebab disanalah tempat yang bisa digunakan Allah untuk ‘nyantai’.

Pojokan syurga??

Yap!! Panggilah Allah dan rayu Dia sampai ‘klepek-klepek’,. Maka saat Dia telah berhasil anda rayu, cinta-Nya akan dahsyat kepada anda. Orang bilang mah cinta mati’, artinya Dia akan mencintai anda sampai mati, bahkan sampai anda di hidupkan kembali. Cinta-Nya akan membuat anda tergila-gila. Wajah riang dan sumringah serta hati yang gembira akan menghiasi hari-hari anda. ketika Allah telah memilih anda sebagai kekasih-Nya, maka semua orang akan tertunduk dan cemburu kepada anda. Semua makhluk akan menghormati memuliakan anda, karena anda adalah kekasih raja diraja. raja seluruh manusia. raja semua makhluk, Sang Maha Raja.

Tapi pojokan syurga itu dimana?? Tenang jangan buru-buru nyari lokasi pojokan syurga. Anna akan pastikan dahulu bahwa saat anda berada dipojokan syurga itu, mudah sekali untuk memanggil Allah dan berdua dengan-Nya dan InsyaAllah kemesraan anda berdua dengan Allah tidak akan terganggu oleh siapapun sehingga anda bisa merayu-nya habis-habisan. Anda akan tenang dan aman saat mengeluarkan jurus ‘gombal maut’ yang anda kuasai. Dan gak perlu khuwatir, meskipun Allah tau anda sedang menggombal, Dia akan tetap senang dan jatuh hati pada anda.

Ya tapi dimana dong pojokan syurga itu?

Yang nulis bikin gemes amat sih.

Ntaaaarrrrrrrr……..!!

Jika anda sudah berada dalam pojokan syurga itu, utarakanlah semua isi hati anda. Curhat gitu dech. Belagak malas jua boleh. Pokoknya akting seperti apapun bisa membuat Allah jatuh cinta pada anda. Karena jangankan anda berakting atau menggombal. Wong datang ke pojokan syurga saja sudah membuat Allah kesengsem.

Pojokan syurga itu adalah majlis zikir. Rasul bersabda bahwa majelis zikir adalah sudut syurga. bahkan hadits yang lain mengatan bahwa secara filosofis siapaun orang yang berada di majlis zikir, masuk syurga. Meskipun dia datang, cuma duduk atau tidur. Yang penting selama di majlis itu ia tidak ngobrol, apalagi ngegosip. Ingat, tidak nge-go-sip ^_^

Salam hangat buat teman-temanku semua.

Sumber: (Pondok pesantren Modern)” MAN ANNA”

October 23, 2012 Posted by | renungan | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Syukur

English: name of allah

English: name of allah (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

BERSYUKUR kepada Allah bukan saja ketika senang tetapi juga pada saat menghadapi ujian-Nya. Rahmat, musibah diturunkan Allah patut jadi medan umat musahabah diri dari setiap saat.

SESUNGGUHNYA orang yang memiliki ketajaman mata hati mengaku bahwa bencana dan siksa Allah tidak hanya dalam bentuk kelaparan, sakit, miskin dan muflis. Sesungguhnya bencana paling hebat ialah adzab Allah bersifat maknawi, tidak nampak dimata manusia tetapi kesannya sungguh dahsyat dirasai.

Sesungguhnya bencana paling hebat ialah adzab Allah bersifat maknawi

Ia bisa membuat hati mereka tertekan seperti disebut dalam Al-Qur’an yang bermaksud: “Barang siapa yang Allah menghendakinya mendapat petunjuk niscaya Dia melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Siapa yang dikehendaki Allah mendapat kesesatan niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.” (Qs. Al-An’am : 125)

Walaupun semua nikmat dunia sudah dimiiki dada rasa sempit, susah,takut, risau dan sedih. Bukankah perasaan itu adalah adzab yang bersifat maknawi? Apakah lagi adzab yang ditimpakan kepada manusia supaya mereka ingat?

Adzab di hati, tidak berasa manisnya iman. Mengapa orang yang lalai kepada Allah hidupnya bergelimang harta dan kuasa? Tidak nampak kesusahan pada wajah mereka, senantiasa sehat dan gembira dengan apa yang dimiliki. tetapi benarkah mereka bahagia?

Mana mungkin harta bisa membeli ketenangan jiwa, bahkan hakikatnya semuaa yang boleh ditonjolkan adalah palsu belaka. hati mereka menjerit dikejar rasa bersalah, diburu bayang-bayang dosa dan maksiat yang dilakukan

Nurani yang bersih senantiasa berbisik bahwa mereka melakukan kesilapan memilih jalan sedangkan nafsu yang keji coba menjerit dengan pelbagai kenikmatan sesaat. Memang mereka menikmati segalanya tetapi jiwa tidak pernah puas, hampa dan kosong.

Allah menyiksa dengan cara mengunci mata hati mendapat hidayah-Nya. Adzab Allah membuat hidup seseorang tidak menentu, tertekan, tersesat tanpa kuasa yang boleh menolong selain Allah.

Jika Allah mencabut kemanisan iman dari hati

Jika Allah mencabut kemanisan iman dari hati, sesungguhnya Dia mengadzab mereka secara senyap, ramai yang sembahyang tapi tidakrasa manisnya sujud khusuk dan mereka berilmu tetapi mengenal jalan menuju Allah.

Mereka kaya tetapi tidak merasai keberkatan hartanya. Mereka kepenatan mengejar dunia, menitiskan air mata untuk dunia, risau dan takut karena dunia, berjuang untuk dunia tanpa memulai kemanisan saat beribadah dan kenikmatan memuju Allah.

Hati tempat jatuhnya rahmat dan adzab Allah. Alangkah ramainya manusia yang tidak menyadari dirinya sedang diadzab karena dosa membutakan hati sehingga tiada mampu membedakan manakah salah satunya, antara rahmat atau adzab?

kata-kata pendeta Bani Israil dalam kitab Ibnu Qayyim Al-Jauzi,’ Shaydul khatir’:Oh Tuhanku, aku sering berbuat maksiat tetllah. Tidakkah engkau merasa dihalang dirimu merasai kenikmatan bermunajat kepada kepada-Nya?’

Orang berilmu buta hati jika ia menganggap dirinya senantiasa dirahmati Allah walaupun maksiat menghiasi pribadi, apatah lagi orang awam yang kering iman lagi jahil. Walaupun mesti berprasangka baik kepada Allah, jangan sampai dia langsung bebas dari karat maksiat dan hanya berlaguk umpama suci dari debu.

Semakin dia merasa bebas dari maksiat itu, semakin hatinya kotor dan tidak dijatuhinpandangan rahmat-Nya. kemudian dia tidak mampu lagi membedakan mana rahmat dan mana adzab, akhirnya buta hati.

Adzab di mata, tidak bisa membaca hikmah peringatan Allah. Setiap peristiwa mesti mengandung hikmah untuk kebaikan manusia’ Ujian dan adzab yang diderita adalah bentuk tarbiah berkesan untuk menyadarkan kesilapan manusia.

tetapi, ada pula orang yang semakin diuji semakin parah kesesatannya, bahkan berterusan melakukan maksiat. Adzab di atas adzab! Apabila sakit yang di deritai, kehilanga harta, kegagalan hidup dan ajal maut sama sekali tidak menyadarkan  bahwa semua itu aedalah peringatan Allah.

Setiap peristiwa mesti mengandung hikma

Padahal duri yang mencucuk kulit itu menyimpan petanda peringan dari Allah bahwa manusia memang lemah, miskin dan tidak mampu melawan kehendak Allah. orang yang degil dan durhaka anggap semua itu proses kebiasaan hidup tiada campur tanggan Allah.

ketika sakit dia menyumpah serapah, jika rugi dia membuat penyelewengandemi mendapatkan keuntungansecara haram, jika didzalimi dia membalas dendam dengan kedzaliman yang lebih ke atas orang lain.

Tidak ada kamus taubat dan insaf dalam hidupnya. Mereka tidak mau mengambil pelajaran kisah penyelewengan manusia yang berakhir dengan kesengsaraan dunia akhirat. Mata, telinga, hati dan akal dikurniakan Allah untuk mendapat hidayahtidak dimanfatkan sehingga kesesatan tiada berakhir.

“perumpamaan mereka seperti orang yang menyalakan api, maka selepas api itu menerangi sekelilingnya  Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan , tidak dapat melihat. mereka tuli, bisu dan buta.”(Qs.al-baqarah: 17)

Mengapa manusia mudah tertipu? Bukankah mereka tau musuh yang paling berbahya ialah iblis dan syaitantetapi mereka menjadikannya teman setia? manusia juga dibekalkan syariat, hati dan mata. justru, dengan modal itu mereka pula semakin tersesat.

Orang islam mengetahui syura dan neraka, tetapi banyak pilihannya selalu keliru. mereka tau dunia ini palsu dan menipu tetapi di situlah mereka memuaskan nafsu. Jadi, bagaimna menyelamatkan diri dari kebodohan sendiri yang selalu tertipu sebelum adzab datang?

Setiap kali mengulangi dosa dan maksiat kepada Allah, cobalah ancam diri sendiri. Awas! jaga-jaga, kuasa Allah bisa menarik balik semua yang anda miliki. bayangkan perkara negatif terkena pada tubuh, harta, anak, istri, dan keluargaulullah, kedudukan serta kuasa.

Apabila seseorang hidup dalam zona nyaman dan tidak pernah mengancam diri maka keadaan ini membuatnya hanyut, lalai dan lupa daratan. Jika dia senantiasa berjaga-jagal dan suka menakuti diri, ia sebagai langkah pencegahan sebelum kemurkaan Allah tidak dapat di bendung. cara paling berkesan untuk mengancam diri dengan adzab Allah ialah dengan mentadabburkan Al-Qur’an. Sesungguhnya Al-Qur’an bukan hanya membawa kabar gembira kepada hamba Allah yang beriman bahkan ada ayat ancaman supaya manusia tidak lalai dibelai dunia. Sedikit tertawa dan banyak menangis adalah wasiat Rasulullah SAW supaya manusia suka mengancam dan memperingatkan diri dengan siksa Allah yang begitu pedih.

ketinggian akhlak manusia bergantung dengan seberapa kerap mereka bersyukur kepada Allah. Orang itu layak dipanggil manusia paling mulia dan tau mengenang budi. Sesungguhnya manusia tanpa sifat syukur seperti pendurhaka yang mengambil kesempatan dan menikam dari belakang.

Walau ilmu menjulang ke langit, harta setinggi gunung, kuasanya segagah ruang angkasa tetapi jika sifat kufur mengatasi segala-gala maka dia menjadi sehina makhluk pada pandangan Zat Yang Maha Pemberi Nikmat.

lebih baik hidup sebagai cacing yang sadar diri sambil berdzikir pagi dan petang mengingat jasa baik Allah memberinya makan di dalam tanah. Walaupun syukur sang cacing tidak di balas dengan nikmat di akhirat tetapi dia pandai berterima kasih kepada Allah atas rizkinya dalam tanah. Cacing hanya makan kotoran tetapi pandai bersyukur. Manusia jauh lebih baik makanan dan nikmat hidup yang dianugrahkan Allah tetapi betapa sedikitnya yang pandai bersyukur.

Syukur bermakna berhias dengan lidah yang memuji saja tanpa sepatah pun mencela perbuatan Allah ke atas diri kita, berhias dengan perbuatan mengikut undang-undang Tuhan sekaligus menolak logika manusia yang bodoh berlagak tahu segala-gala.

Syukur itu perhiasan paling cantik jika dipakai, ilmu bermanfaat jika diamalkan dan akhlak indah pada pandangan Tuhan, bahkan ia bisa menahan adzab yang turun dari lngit. Allah berfirman yang bermaksud: ” Jika kamu bersyukur, Aku tambahkan nikmat-Ku namun jika kamu kufur sungguh adzab-Ku amat pedih,”

Sumber: Mutiara

Related articles

September 20, 2012 Posted by | Mutiara Hati | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

   

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.