rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Cinta Kepada Allah

Allah-green-transparent

Allah-green-transparent (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

‘’Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan:’ kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya. Katakanlah: Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu? (kamu bukanlah anak-anak Allah) melainkan manusia biasa diantara orang-orang yang diciptakan-Nya.’’(QS. Al. Maidah:18)

Mengaku dirinya mencintai Allah.

Sebagai manusia ada yang mengaku dirinya mencintai Allah. Maka memamerkan perilaku yang bias dilihat orang bahwa dia dekat dengan Tuhan. Gayanya khusuk’ dan tawadhu;lidahnya bergetar-getar sambil tangannya menghitung-hitung biji tasbih, biji tasbihberkata akulah yang paling alim dan abid.

Sebenarnya jika seorang hamba mencintai Allah Ta’ala dan berada dekat disisi-Nya akan terbit di dalam hatinya rasa kerdil dan hina dihadapan Allah dan di tengah-tengah manusia.

Ada tiga orang lelaki yang dicintai Allah Ta’ala, yaitu seseorang yang mendatangi suatu kaum lalu ia meminta sesuatu kepada mereka, dia tidak meminta karena hubungan kekerabatan diantara mereka, namun mereka tidak memberinya. Kemudian setelah mereka berpaling dari lelaki itu tinggalah seorang lelaki dari kalangan mereka lalu dia pun membarinya dengan diam-diam tanpa ada seorangpun yang mengetahui pemberiannya melainkan Allah Ta’ala dan orang yang menerima.

Ada tiga orang lelaki yang dicintai Allah Ta’ala,

Dan suatu kaum yang mengadakan perjalanan pada malam hari manakala tidur lebih mereka sukai dari pada apa yang dilakukan salah seorang dari mereka, kemudian mereka berehat dan meletakkan kepala mereka dengan tidur yang lelap, lalu lelaki itu bangkit kepada-Ku seraya membaca kalam-Ku.

Dan seorang lelaki yang berada di dalam sebuah pasukan lalu mereka bertemu musuh namun mereka kalah tetapi lelaki itu tetap maju hingga akhirnya mati atau beroleh kemenangan.’’(hadits riwayat Al-Nasai)

Selain menyembunyikan amal, diantara bukti cinta Allah ialah bergaul dengan pergaulan yang mesra kepada sesama manusia. Kehadirannya ditengah-tengah manusia amat di elu-elukan, mereka mencintai kepribadian, ilmu dan amalnya.

Masjid kota Damaskus

Diriwayatkan dari Abu Idris Al Khaulani yang telah menceritakan kisah berikut ini, “ Aku masuk ke masjid kota Damaskus. Tiba-tiba aku melihat seorang pemuda yang putih bersih giginya sementara disekelilingnya terdapat banyak manusia. Apabila mereka berselisih pendapat mengenai sesuatu maka meraka menyerahkan masalah mereka kepada pemuda itu kemudian mereka menerima pendapatnya. Ketika ditanya: Siapakah lelaki itu? Mereka menjawab: Dia adalah sahabat Rasulullah SAW, Muadz bin Jabbal RA.

Setelah itu Abu Idris Al Khaulani dating kepadanya saat beliau shalat, abu Idris melanjutkan kisahnya: aku berkata kepadanya: Demi Allah aku benar-benar mencintaimu karena Allah ta’ala. Maka beliau berkata: Apakah karena Allah? Aku menjawab: Ya, karena Allah. Beliau memegang kainku dan mendekatiku seraya berkata: Bergembiralah karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah Ta’ala telah berfirman di dalam hadits Qudsy:” Telah pasti kecintaanku kepada orang-orang yang saling mencintai karena Aku, orang-orang yang bergaul karena Aku, orang-orang yang saling berziarah kerena Aku dan orang-orang yang saling memberi karena Aku.

Sumber: Mutiara.

January 13, 2013 Posted by | Mutiara Al-Qur'an | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Allah Maha Pemurah

Logo of 'Hizb Allah'

Logo of ‘Hizb Allah’ (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu diantaranya diturunkannya kepada kaum jin , manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayagi. dengannya pula binatng liar mengasihi anaknya. dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.”(Muttafaq’alaih)

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya: “Tiada suatu haripun melainkan lautan meminta izin kepada Tuhan untuk menenggelamkan anak Adam. Dan malaikat meminta izin untuk segera menghukum dan membinasakannya.

Tetapi Allah Ta’ala berfirman:

Kasih sayang Allah

Siapakah yang lebih pengasih dan pemurah dari pada-Ku, padahal Aku Maha Pengasih lagi Maha pemurah. pada malam hari hamba-hamba-Ku menentang-Ku dengan melakukan dosa-dosa besar. Namun Aku menjaga mereka di tempat tidur mereka dan melindungi mereka di ranjang mereka. Siapa yang datang menghadap kepada-Ku, maka Aku telah menyambutnya dari jauh. Barang siapa meninggal sesuatu karena Aku, maka Aku akan memberinya kelebihan. Barang siapa yang berbuat dengan daya dan kekuatan-Ku maka Aku akan melunakkan besi untuknya. Barang siapa yang berkehendak sesuai dengan kehendak-Ku, maka Aku berhendak sesuai dengan kehendaknya. Ahli zikir-Ku adalah teman duduk-Ku. Ahli syukur-Ku adalah orang yang paling berhak mendapatkan tambahan kurnia-Ku. Ahli ta’at-Ku adalah orang yang brehak mendapat kemuliaan-Ku. dan ahli maksiat kepada-Ku tiada Aku jadikan mereka berputus asa dari rahmat-Ku. Jika mereka bertaubat Akulah kekasih mereka. Jika mereka tidak bertaubat Akulah penyembah bagi mereka, aku menguji mereka dengan musibah untuk mensucikan mereka dari aib dan dosa.” (Hadits Riwayat Ahmad)

Kasih sayang Allah turun kepada mereka yang diberi kejayaan berupa harta namun ia lalai, hingga Allah mengambilnya kembali, agar mereka sadar ”hartaku melalaikanku, kemudahan fasilitasku melalaikan ibadahku, sibuk kerjaku melalaikan taqarrubku, nafsu syahwatku melalaikan nikmatnya dzikir”.

Kasih sayang Allah turun kepada mereka yang terpedaya fitnah wanita ataupun peria. Ia (Allah) akan mengambil semua apa-apa yang memyebabkan mereka terpedaya, demi kembali kerengkuhan-Nya. Meskipun kasih sayang itu terwujud dari sesuatu yang berat untuk dihadapi.

”Ya Allah! sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar dimasukkan kedalam syurga dan aku berlindung kepada-Mu dari sikna neraka.” (HR. Abu Dawud-Ibnu Majah-Ibnu-Khuzaimah)

Sumber: Mutiara

Related articles

January 5, 2013 Posted by | Mutiara Al Hadits | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Usia Akhir Zaman

Nabi Musa, Palestine

Nabi Musa, Palestine (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Umur umat Islam.

Menurut Pendapat Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani: Umur umat Yahudi adalah umur umat Nasrani ditambah dengan umur umat Islam. Para ahli sejarah mengatakan bahwa Umur umat Yahudi yang dihitung dari diutusnya Nabi Musa alaihis salam hingga diutusnya Nabi Isa alaihis salam adalah 1500 tahun.

Kemudian dengan adanya hadits: Dari Salman Al Farisi ia bercerita bahwa “Masa-masa antara Isa dan Muhammad shallallahu’alaihi wassalam adalah selama 600 tahun”. (HR. Bukhari)

Sehingga umur umat Nasrani yang dihitung dari sejak diutusnya Nabi Isa (Yesus) alaihis salam hingga di utusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallah adalah 600 tahun.
Sehingga akan di dapat:
Umur Yahudi = Umur Nasrani + Umur Islam
1500 tahun = 600 tahun + 900 tahun kemudian Ibnu Hajar dalam kitabnya mengatakan adanya tambahan 500 tahun sesuai hadits marfu yaitu:
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash, ia berkata bahwa Rasulullah shallahllahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: ” Sesungguhnya saya berharap agar umatku tidal akan kemah di depan Tuhan mereka dengan mengundurkan (mengulurkan) umur mereka selama setengah hari”. Kemudian Sa’ad dhtanyai orang: Berapakah lamanya setengah hari itu? Ia (Sa’ad)menjawab : Lima ratus tahun”. (Hadits shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al Hakim, Abu Nu’aim dan disahihkan oleh Al Albani)

Wallahu A’alam.

Jadi total umur Islam menurut Ibnu Hajar adalah 900+500 = 1400 tahun lebih, belum termasuk tambahan (karena tidak mungkin umur itu bernilai genap) Sekarang kita berada di tahun 1434 Hijriah (2013 masehi), berarti sudah melewati lebih dari 1400 tahun itu. sedangkan tambahan yang dimaksud itu mungkin itu adalah umur Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, karena Islam adalah agama yang di bawa oleh beliau. Juga ditambah 13 tahun karena awal penulisan tahun Hijriah di mulai pada saat Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam hijrah ke madinah. dan 13 tahun adalah ketika beliau di Makkah.

Sehingga umur Islam adalah: 1400+63 (umur Nabi) + 13 (tahun sebelum hijrah) = 1476 tahun

Jika di kurangi dengan masa kita hidup ini yaitu 2013 masehi atau 1434 Hijriah, berarti 1476-1434 = 42 tahun.

44 tahun adalah sisa umur umat Islam sejak masa ini.’’ Jadi tahun 2056 masehi akan terjadi kegoncangan ? Wallahu A’alam.

Benarkah demikian? Hanya Allah yang mengetauinya. Sebagai manusia yang berakal dan beriman, dengan berbagai petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya sepantasnya bersiap dan berbenah diri dengan mempersiapkan dan memperbaiki segala amal ibadah.

Fadzkkir fainna dzikra tanfa’ul mukminin. Berikanlah peringatan sesungguhnya peringatan itu barmanfaat bagi orang-orang yang beriman.

Sumber: Mutiara

Related articles

January 4, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Legalisasi Penindasan

Investor AB

Investor AB (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 5

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Bank

Apa bedanya jika kita sebagai individual dengan bank memberi pinjaman dan meminta balasan dari pinjaman tersebut. Bank tidak akan peduli kesusahan peminjam karena mereka perlu memastikan “kebajikan” investor.

Karena bank adalah lembaga diakui pemerintah maka otoritas akan melakukan kerja sama atas nama investor. Sebab itu ketika berinvestasi di bank, investor tidak rasa bersalah karena “kerja kotor” ini dilakukan oleh pihak ketiga secara rgah berdasarkan hukum sekuler.

Jika kita tidak suka orang lain mengambil kesempatan atas kesusahan diri kita maka kita pun tidak tahu ia akan berbalik kembali kepada diri kita sendiri suatu hari nanti baik di dunia maupun di akhirat.

Inilah salah satu sebab manusia terheran-heran keheranan, mengapa manusia lain jahat atau mengambil kesempatan kepada diri mereka sedangkan mereka sendiri melakukannya tanpa sadar kepada orang lain.

Jika kita meng “Islam” kan sekalipun konsep memberi pinjaman tersebut dengan poles sana dan poles sini, untuk nama lain “mauserahkan”, pembiayaan dan bukan pinjaman, berakadlah dan sebagainya, apakah Anda sanggup menjadi lintah menyedot darah saudara seislam sendiri? Kelintahan anda tidak jelas terlihat karena ia berlindung di balik nama Islam itu sendiri.

Gaji karyawan

Ini jika kita diri kita sebagai investor, bagaimana pula jika kita adalah Imad atau peminjam dalam cerita ini? Banyak yang akan berkata, “Tak mengapalah, pihak bank Islam kan berjual beli dengan kita, lagi pun bank harus membayar gaji karyawan”.

Banyak yang tidak sadar sebenarnya mereka telah diper “hamba” kan oleh pihak bank untuk kepentingan perusahaan yang mana investor kaya akan makin kaya dengan menyedot darah mereka yang terpedaya. Baik konvesional atau Islami, manusia tetap diperbudak oleh kelompok bank ini.

Setiap bulan selama 20-30 tahun atau berepa tahun sekalipun periode pinjaman, pinjaman akan menjadi pembayar yang setia kepada bank meskipun rumah yang mereka beli itu terbengkalai atau harganya jatuh.

Jika bank itu sebuah bisnis maka bank juga harus mengambil resiko kehilangan uang saat proyek terbengkalai atau harga rumah jatuh dengan mengembalikan kembali uang lebihan pembayaran setelah menghitung harga rumah di pasar setelah berakhir pinjaman.

Ini tidak, terbengkalai kah, harga jatuh kah, Islam tak Islam, BAYAR SAMPAI HABIS! apakah ini suatu yang Islam atau sesuatu yang alim atau menindas?

***

Jika kita lihat uang kertas itu sendiri, apakah nilai uang itu tersimpan di dalamnya? Apakah nilai disandarkan kepada emas dan kita sebagai rakyat bisa pergi kebank untuk menukarkan dengan emas? mengapa inflasi tetap dalam ekonomi? Mengapa nilai uang semakin hari semakin menurun? Jika uang dalam sistem keuangan modern itu sendiri tidak ada sebagai suatu yang nyata yaitu punya nilai didalamnya maka bagaimana kita bisa mem “bisnis” kan suatu yang tidak jelas itu?

Sumber: Mutiara

December 19, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Norma-Norma Kehidupan

Interior of the RIBA Library, 66 Portland Plac...

Interior of the RIBA Library, 66 Portland Place, London (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Di dalam teknik penerbangan, setiap individu yang terlibat terutama kelompok yang memiliki kaitan langsung dengan pesawat seperti Insinyur dan mekanik wajib mengikuti kursus “human factor”. Kursus ini harus diulangi setiap 2 atau 3 tahun.

Dalam teknik penerbangan

Didalam kursus tersebut ada satu bab yang disebut “norm” atau norma yang mana sesuatu perbuatan aksi atau hal itu sudah menjadi kebiasaan dan tidak lagi diperdebatkan tanpa memperhatikan apakah ia buruk atau baik kepada individu atau sekelompnk tersebut.

Sebagai contohnya setiap Insinyur atau mekanik pesawat harus menggunakan alat penutup telinga untuk menghindari kerusakan pada gendang akibat suara mesin pesawat, akan tetapi banyak yang mengambil remeh dan tidak memakainya. Sudah menjadi norma atau kebiasaan dan tidak diambil peduli dengan jangka panjang.

Mungkin saat muda telinga mereka-mereka ini masih berfungsi akan tetapi pada akhirnya mereka ini akan sedikit demi sedikit hilang pendengaran, eèk jangka panjang tidak terlihat akan tetapi masa depan akan merusak diri sendiri.

Norma-norma kehidupan

***
Bagaimaana pula dengan kehidupan kita sebagai umat Islam sehari-hari? Ada banyak hal yang menjadi norma-norma kehidupan dan tidak lagi dianggap sesuatu yang buruk atau membahayakan dan diterima oleh segenap lapisan masyarakat.

Salah satu dari norma-norma kehidupan ini menyebabkan kita “tanpa sadar” hidup dengan menghadapi peperangan dari Allah dan rasul. Bahagiakah hidup jika saben hari kita dilaknati oleh Allah. Diterimakah shalat kita jika kita diperangi oleh Allah?

***

RIBA, BUNGA atau SUKU BUNGA… Benda yang sama tetapi di diberikan nama yang berbeda. Ini sudah menjadi norma-norma kehidupan dan dianggap biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Coba saat Anda hendak membeli mobil atau rumah nanti, dari bertanya kepada pihak bank “berapa nilai manfaatnya pak“, maaf coba ubah ke “berapa ribanya pak?”.

RIBA, BUNGA atau SUKU BUNGA

Mungkin pada saat itu baru terasa akan dekatnya diri dari dosa, itu jika terdetik dalam hati. Jika sudah tidak ada perasaan apa-apa, maka diri bersedia menerima “perang” dari Allah dan rasul, maka dikemanakah keimanan kita?

“Wahai kaum mukmin, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah semua sisa-sisa riba yang masih ada pada peminjam, jika kalian benar-benar beriman kepada syariat Allah. Maka jika kalian tidak mematuhi Allah dengan menghentikan riba ini. Terimalah pernyataan perang dari Allah dan rasul-Nya. Dan jika kalian bertaubat, maka yang berhak kalian ambil dari peminjam hanyalah modal kalian. Kalian tidak boleh berbuat dzalim kepada peminjam dan peminjam tidak boleh berbuat dzalim kepada kalian (Al-Baqarah, 2: 278-279)

“Wahai kaum mukmin, hendaklah kalian takut siksa pada hari kiamat, saat kalian dikembalikan kepada Allah. Setiap orang akan diberi balasan yang setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukan didunia. Setiap orang tidak akan dianiaya sedikitpun dalam mendapatrkan balasan amalnya (Al-Baqarah, 2: 281)

Sumber: Mutiara

Related articles

December 12, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Membuka Pintu Rizki

Thank You Allah

Thank You Allah (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Allah SWT telah menyiapkan segala kebutuhan manusia

Allah SWT telah menyiapkan segala kebutuhan manusia, bahkan semua kebutuhan makhluk-Nya. Tidak ada satu pun makhluk kecuali telah Allah siapkan dan Allah sediakan apa yang menjadi keperluan dan kebutuhan hidupnya. Yang di perlukan adalah upaya dan usaha untuk menjemput rizki tersebut dengan cara yang Dia gariskan. Dalam hal ini Allah telah menggariskan sejumlah pintu bagi manusia untuk memperoleh rizki yang halal dan berkah.

Seorang Muslim tidak boleh berdiam diri, berpangku tangan, dan ongkang-ongkang kaki. Tidak boleh dengan alasan ingin fokus beribadah ia malas bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya. Tidak boleh pula dengan alasan tawakal ia hanya berdiam diri menunggu datangnya rizki.

Allah menjamin rezeki makhluk ; apalagi rizki manusia.

Allah menjamin rezeki makhluk; apalagi rizki manusia. Hanya saja, Allah juga telah mewajibkan manusia untuk bekerja dan berupaya memburunya. Meminta-minta dan mengemis kepada orang, sementara diri masih kuat dan mampu bekerja adalah aib yang sangat dicela dalam agama. Sebaliknya , siapa yang mau bekerja dan mempergunakan potensi yang Allah berikan padanyaa, ia akan mendapat apresiasi di sisi-Nya.

Rasulullah juga mengajarkan kepada siapapun yang ingin menunjukkan tawakalnya kepada Allah dengan melihat pada burung yang terbang berusaha untuk mendapatkan rizkinya. Beriman dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, merupakan dasar bagi seorang muslim. Orang yang bertakwa, pasti akan di jamin rizkinya.

Beristighfar.

selanjutnya beristighfar. Cara yang mudah, namun membutuhkan keyakinan dan keimanan yang kuat adalah beristighfar dan meminta ampunan-Nya. Kemudian memperbanyak sedekah. Bersedekah tidak akan merugikan harta, sebaliknya ia akan bertambah. Karena yang demikian itu akan menjaga dan memancing turunnya rizki Allah. “Tidak berkurang harta karena sedekah.” (HR. Tirmidzi).

Berikutnya adalah bersilaturahim. “Siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan (diberkahi) usianya, hendaknya menyambung tali silaturahim. “(HR. Muslim).

Dan yang terakhir adalah memperbanyak do’a kepada Allah. Do’a adalah senjata orang beriman. Manusia adalah makhluk yang terbatas dan Allah yang memiliki kekuasaan Mahahalus. Dengan bardo’a maka itu menunjukkan kelemahan kita untuk meminta pertolongan kepada Allah. Karena itu, mari dekatkan diri kepada Allah, maka Allah pasti akan membuka pintu rizki kita dari berbagai arah. Aamiin Ya Rabb.

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

December 11, 2012 Posted by | Hadits | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Adakah Kita Mengambil Iktibar

Jamkarān Mosque in Qom

Jamkarān Mosque in Qom (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 5

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Apabila hati sudah terpaut pada cara hidup mewah dan memanjakan nafsu

Apabila hati sudah terpaut pada cara hidup mewah dan memanjakan nafsu, segalanya akan dicampak ke tepi. Ini adalah realiti yang kurang berminat untuk berfikir sebelum melakukan sesuatu.

Hanya sedikit yang meletakkan agama melebihi kuasa, harta dan pangkat. Manusia inilah yang akan selamat. Selain dari golongan ini, semuanya akan ditawan oleh dunia. Manusia yang sedikit inilah yang berjaya melepaskan diri dari menjadi mangsa Ya’juj dan Ma’juj. Selain dari itu, semuanya secara tidak langsung bertukar watak menjadi sebagian dari Ya’juj dan Ma’juj ini.

Jika kita memuja Ya’juj dan Ma’juj dan hidup senang sebagaimana mereka anjurkan maka kita akan di tarik masuk menyertai kumpulan Ya’juj dan Ma’juj, kita makan apa yang mereka makan, kita pakai apa yang mereka pakai. Kita akan hidup seperti mereka dalam setiap aspek kehidupan. Kita tertarik dan begitu ingin menjadi seperti mereka. Kita bamgga menggunakan bahasa mereka, kita kagumi kejayaan mereka, kita nyaman berpakaian sepertimana mereka. Kita meniru gaya hidup mereka. Akhirnya kita percaya terhadap falsafah dan setiap kata mereka. Dalam tidak sadar kita telah mengangkat mereka sebagai idola dan contah kehidupan untuk diikuti.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. Berkata

Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra. Berkata, Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda, “Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk kelubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka.” Sahabat bertanya, Ya Rasulullah!  Apakah Yahudi dan Nasrani yang kau maksudkan?’ nabi saw menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka” (Riwayat Muslim)

Jika dibayangkan 99.9% manusia adalah Ya’juj dan Ma’juj, berapa lagi yang tinggal untuk menjadi pengikut Imam Mahdi? Bilangan pengikut Imam Mahdi, berapa lagi yang tinggal untuk menjadi pengikut Imam Mahdi? Bilangan pengikut Imam Mahdi teramatlah sedikit yaitu manusia beriman (0.1%). Hanya seorang yang beriman di kalangan 1000 orang manusia.

“Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat: Hai Adam, bangunlah, siapkanlah 999 dan satu diantara mereka itu akan di tempatkan ke dalam neraka, dan satu diantara mereka itu akan ditempatkan ke dalam syurga.” (Ketika Rasulullah SAW menerima firman Allah ini kemudian menyampaikannya kepada para sahabat), Rasulullah menanggis terisak-isak, demikian pula para sahabat lainnya, lalu beliau bersabda. “Angkatlah kepala kamu semua. Demi Tuhan yang menguasai jiwaku. (jika di bandingkan) dengan uamt-umat Nabi yang lain, maka umatku bagaikan sehelai bulu putih (yang terdapat) pada kulit lembu jantan yang berkulit hitam”. (HR. Tabrani).

Adakah kita juga ikut menangis mendengar berita tersebut? Jelas terbukti sedikit saja yang akan selamat dari neraka Allah. Maukah kita terus menerus mengikuti cara hidup Ya’juj dan Ma’juj dan akhirnya menjadi sebagian dari mereka?

Jika penduduk dunia berjumlah 10 milyar orang. 10 juta orang saja yang menjadi pengikut Imam Mahdi nanti. Manpukah 10 juta orang beriman ini melawan 10 milyar orang Ya’juj dan Ma’juj selain dari Dajjal itu sendiri? Selain dari itu, kita sendiri belum pasti adakah kita termasuk di kalangan mereka “yang sedikit” itu. Golongan ini akan menghadapi sesuatu ujian yang sungguh dahsyat. Semoga kita termasuk di kalangan “golongan yang sedikit” tersebut. Wallahu A’lam.

Sumber: Mutiara

December 1, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Allah Sudah Mengingatkan

An example of Allāh written in simple Arabic c...

An example of Allāh written in simple Arabic calligraphy. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

“Hingga apa bila dibukakan (dinding) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir, (mereka berkata): Aduhai, celakalah kami, ses ungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang dzalim’.”(Qs. Al-Anbiya: 96-97)

(Ayat) ini merupakan peringatan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia

Al-Allamah Abdurrahman As-Sa’di berkata, “ (Ayat) ini merupakan peringatan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada manusia ketika mereka masih tetap berada diatas kekufuran dan kemaksiatan, sesungguhnya telah dekat terbukannya dinding Ya’juj dan Ma’juj.

Keduanya adalah kabilah yang besar dari keturunan Adam. Dzulqarnain telah menutup mereka dengan dinding ketika dikeluhkan kepadanya tentang perbuatan merusak mereka di muka bumi.

Pada akhir zaman nanti, dinding tersebut akan terbuka. Lalu mereka keluar menuju manusia dengan keadaan dan sifat yang Allah SWT sebutkan dari setiap tempat yang tinggi, yaitu al-hadab. Lantas bergerak dengan cepat.

Maka ini menunjukkan jumlah mereka yang sangat banyak bersama dengan gerakan mereka yang cepat di muka bumi. Apakah tubuh-tubuh mereka yang bergerek cepat atau dengan sesuatu yang Allah ciptakan untuk mereka berupa sebab-sebab yang bisa mendekatkan yang jauh dan memudahkan yang sulit. Mereka menguasai manusia dan mengalahkan mereka di dunia. Tidak seorangpun mampu memerangai mereka.

“Dan semakin dekatlah janji yang benar” yaitu hari kiamat yang Allah subhanahu wa ta’ala janjikan kedatangannya dan janji-Nya adalah benar dan pasti

Hari Kiamat

Maka pada hari itu engkau melihat pandangan orang-orang kafir menjadi terbelalak disebabkan rasa takut

dan ngeri yang meliputi mereka serta berbagai goncanga yang menakutkan, yang dahulu mereka tidak mengetahui akibat dari pelanggaran dan dosa mereka.

Merekapun berseru dengan kebinasan, kesengsaraan, serta penyesalan terhadap apa yang telah lewat. Dan mereka mengatakan: sesungguhnya kami telah lalai dari hari yang besar ini, kami masih terus tenggelam (dalam kelalaian), dan bersenang-senang dengan kelalaian dunia, sampai keyakinan (ajal) menjemput kami. Lalu kami mendatangi hari kiamat, yang kalau seseorang mati disebabakan karena menyesal tentu dia akan mati.’

“Bahkan kami dahulu termasuk orang-orang yang dzalim”, merekapun telah mengakui perbuatan dzalim mereka dan keadilan Allah subhanahu wa ta’ala terhadap mereka. Di saat itulah mereka diperintahkan menuju neraka, bersama apa yang mereka sembah.’’ (Taisir Al-Karim Ar-Rahman)

Ayat ini menjelaskan tentang salah satu tanda kiamat besar yang akan terjadi diakhir zaman. Di antara kejadian besar tersebut adalah keluarnya dua bangsa yang memiliki banyak keturunan yang melakukan perbuatan-perbuatan yang belum pernah di saksikan oleh manusia sebelumnya. Mereka itulah yang disebut dengan bangsa Ya’juj dan Ma’juj.

Sumber: Mutiara

November 17, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Hampir Tiba Masanya Bayi-Bayi Beruban Dan Kandungan-Kandungan Berguguran

Hoo allah muhammad

Hoo allah muhammad (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 1

Bismillahirrahamnirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

“Tidak akan terjadi hari kiamat sampai kalian melihat sepuluh tanda: terbitnya matahari dari terbenamnya , Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya bintang, tiga khusuf: ditimur, dibarat, dan di jazirah Arab api yang keluar dari negri Aden (kota di yaman) yang mengiring manusia atau mengumpulkan manusia, dimalam dan siang hari tetap bersama mereka dimanapun mereka berada. “(HR. At-Tirmidzi no.2183)

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman: “wahai Adam.”
Adam menjawab: “aku sambut panggilan-Mu dan dengan
Bahagia aku penuhi perintah-Mu, segala kebaikan ada di tangan-Mu. “Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Keluarkan utusan (penghuni) neraka itu?
Allah subhanawu wa ta’ala berfirman, “Dari setiap 1.000 orang ada 999 orang.
Maka, ketika itu Anak-anak kecil rambutnya beruban, yang hamil melahirkan kandungannya, dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidak mabuk, akan tetapi karena azab Allah subhanahu wa Ta’ala yang amat keras.
Para sahabat bertanya, “siapa atau yang selamat dari kita itu
, wahai Rasulullah?’
Beliau menjawab, “Bergembiralah, karena kamu seorang sedang dari kalangan Ya’juj dan ma’juj seribu orang.’’(Sahih Al-Bukhori, KItab Al-Anbiya’ Bab Qishshah Ya’juj wa Ma’juj)

Sumber: Mutiara

November 16, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Allah… Hati memanggil-Mu

English: Aghlabid dirham (silver), minted in K...

English: Aghlabid dirham (silver), minted in Kairouan in 202 AH / 817 AD during the reign of the Aghlabid emir Ziyadat Allah I (= Ziyadat Allah ibn Ibrahim) (201-223 AH / 816-832 AD) (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seorang hamba yang mengaku cinta kepada Allah terus-terusan meminta sesuatu yang berhubungan dengan dunia. Kendati berkali-kali Allah menanyakan keseriusannya tentang cintanya itu, namun dengan kepandaian manusia berargumentasi, ia tetap mengaku cinta kepada Allah. Bahkan dengan bahasanya yang sangat manusiawi  ia berkata kepada Allah, “wahai Allah karena aku masih hidup di alam dunia ini, kabulkanlah segala hajatku tentang dunia agar dengan dunia aku bisa lebih mendekatkan diri kepada-Mu. dan percayalah, bahwa ketika hajatku pun terkabul, cintaku pada-Mu tak pernah berubah.”

Allah senang tatkala seorang hamba mengaku cinta kepada Allah hingga meneteskan air mata

Allah senang tatkala seorang hamba mengaku cinta kepada Allah hingga meneteskan air mata. bagaimana nyanyian merdu yang selalu ingin Allah dengarkan, sehingga Allah tidak lekas mengabulkan hajatnya. Sebab khawatir jika hajat itu terkabul, ia berhenti menyanyikan lagu cinta di hadapan Allah lagi.

demikianlah apa yang di lakukan Nabi Ibrahim a.s. dan apa yang diperbuat Allah kepada Nabi Ibrahim. Ketika Nabi Ibrahim mengaku cinta kepada Allah membut Allah senang. Namun ketika Nabi Ibrahim memohon seorang anak, Allah mulai khawatir akan cintanya. Akankah nabi Ibrahim masih mencintai Allah jika telah diberikan seorang putra. Maka kemudian Allah membiarkan Ibrahim terus meronta,, menangis dan memohon agar Allah mengabulkan.

Bukankah Allah tega atau tidak kasihan kepada Nabi Ibrahim. Tapi rupanya Allah sangat menikmati ratap dan rintih hamba-Nya itu tatkala memohon. Nabi Ibrahim tak berputus asa, beliau retus saja memohon dengan deraian air mata selama 92 tahun agar Allah menganugerahkan anak kepadanya. Setelah dirasa puas Allah menikmati permohonan Nabi Ibrahim, akhirnya Allah mengabulkan jua permintaanya. namun lagi-lagi Allah ingin melihat, masih seberapa cintakah Nabi Ibrahim kepada diri-Nya setelah permohonannya terkabul.

Kemudian Allah meminta Nabi Ibrahim untuk membuktikan cintanya kepada Allah dengan perintah menyembelih anaknya sendiri. Namun karena Nabi Ibrahim adalah hamba yang konsisten dengan cinta sejatinya, maka tak ada yang dapat mengalahkan cintanya kepada Allah, meski anaknya sendiri. Dilaksanakannah perinta Allah itu sebagai bukti cinta yang tak pernah berubah kepada Allah.

Ismail anak satu-satunya  disembelih oleh Nabi Ibrahim lantaran ia dihadapkan oleh dua pilihan antara cinta Allah dan anaknya hanya sebatas hidup didunia saja, sedangkan kebersamaan dengan Allah akan kekal selamanya. Beliau juga menyadari benar apa yang dimilikinya didunia, jika diserahkan kepada Allah, maka akan Allah kembalikan saat menjalani hidup yang sebenarnya diakhirat nanti. Oleh karena Nabi Ibrahim menyayangi anaknya, maka beliau berkeinginan untuk selamanya dengan untuk hidup selamanya dengan anak tercintanya disyurga kelak. makanya pada saat Allah meminta putranya Ismail, langsung saja beliau serahkan kepada Allah. Demikianlah seseorang yang memiliki kecerdasan spiritual yang luar biasa.

Cara berfikir ummat muslim

Begitupula hendaknya cara berfikir ummat muslim, jika memiliki sesuatu yang sangat disayang, mestinya ia titipkan sesuatu itu kepada Allah, agar ia bisa selalu bersama dengan sesuatu yang ia cintai itu selamanya.

Sebentar lagi hari raya qurban akan datang. Seakan Allah menawarkan kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, dengan siapa ia selalu bersama, maka berkorbanlah untuk orang yang ia cintai.

JIka seseorang sangat mencintai ayah atau ibunya, dan ingin selalu hidup bahagia bersama dengan mereka di alam abadi, niscaya ia akan berkorban untuk ayah atau ibundanya. Atau jika ia sangat mencintai anak atau keluarganya itu, sehingga ia bisa berkumpul bahagia bersama di dalam syurga yang kekal.

Seseorang yang mengaku cinta kepada Allah, akan menganggap remeh semua yang ia miliki, apa lagi saat Allah meminta sebagian harta yang dimiliki, maka tak ada lagi penghambat serta alasan yang dapat menghalanginya untuk memberikan apa yang Allah pinta. Dan hal yang mustahil bagi Allah adalah meminta kepada hamba-Nya sesuatu yang tidak dimiliki hamba itu.

Terkadang banyak sekali alasan manusia untuk tidak berkorban di hari raya qurban. Atau bahkan mereka merasa sayang jika sebagian hartanya untuk membeli hewan qurban, nanti kebutuhan hidupnya akan berkurang. Padahal, bukankah cinta harta yang cintanya lebih ketimbang kepada Allah adalah perbuatan syirik?? Bukankah harta yang dibelanjakan untuk Allah akan dibalas dengan berlipat ganda?? Sungguh, alasan yang dibuat-buat ketika ada seseorang yang mengurungkan niatnya untuk berqorban. Apa yang sama sekali tidak ada niat untuk berkorban. Tidaklah seseorang memiliki orang yang dicintai dan ingin hidup berdampingan selamanya disyurga??

Malah lebih ekstrim lagi, Nabi bersabda bahwa jika seseorang memiliki kemampuan untuk berkorban tapi tidak mau, maka dilarang mendekati tempat shalat Artinya, bahwa qurban yang merupakan ibadah sosial, merupakan bentuk aplikasi dari shalat yang dilakukan. Orang yang sholat tai tidak mau berkorban padahal dia mampu, seolah-olah shalatnya menjadi sia-sia karena tidak mampu membawa kebaikan dan manfaat bagi orang lain.

Karena, itu mari kita sisihkan harta yang kita miliki untuk penganti qorban sendiri atau saudara kita agar berkah hidup ini dan cinta serta iaman kepada Allah senantiasa melekat di sanubari. Sehingga dengan begitu, hidup kita akan selalu dipenuhi rasa cinta dari seluruh penghuni langit dan bumi.

Ya Allah, hati ini memanggil-Mu. Datanglah dalam hati kami melalui korban yang kami hantarkan untuk-Mu, Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

November 5, 2012 Posted by | Kapsul Motivasi | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.