rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Usia Akhir Zaman

English: A picture of people performing (circu...

English: A picture of people performing (circumambulating) the . This picture taken from the gate of Abdul Aziz seems to divide the Kaaba and the minarets into mirror images of one another. Français : Pélerins en train de réaliser la Circumambulation (ou Tawaf) autour de la Ka’ba. Photo prise depuis la porte Ibn Saud, d’où la vue présente une symétrie en miroir presque parfaite. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 3

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Murut Jalaluddin As Suyuthi ( Imam Suyuthi):

Umur umat Islam adalah jumlah dunia dikurangi dengan umur-umur Nabi/ rasul sejak Nabi Adam alaihi salam hingga diutusnya Nabi Muhammad SAW.

Umur umat Islam

Perhitungan umur umat Islam menurut beliau terdiri dari 3 materi yaitu:

1)    Perhitungan umur dunia

2)    Perhitungan dengan umat-umat yang terdahulu sejak Nabi Adam hingga diutusnya Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam

3)    Perhitungan jarak waktu sejak ditutupnya pintu taubat (yaitu sejak matahari terbit di barat) hingga ketika Tiupan pertama sangkakala kiamat.

Di mana kemudian akan didapat rumus bahwa:

Umur umat Islam = [ 1. Umur dunia] -2.

Umur umat dahulu] –[ 3. jarak waktu]

1)    PERHITUNGAN UMUR DUNIA

Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “ Hari yang terbit matahari padanya yang paling baik adalah hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia masukkan ke dalam surga, pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya, dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jum’at. [HR. Muslim, Tirmizi & Ahmad]

Dari hadits diatas diketahui bahwa perhitungan umur dunia dihitung sejak dikeluarkannya Nabi Adam alaihi salam ke bumi hingga saat kiamat adalah hari jum’at ke hari jum’at, yaitu berlalu selama 1 minggu akhir (7 hari akhirat)

Sedangkan dalam Al-Qur’an surah 32 As sajdah ayat 5 yang berbunyi:

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu’’.

2)    PERHITUNGAN UMUR UMAT YANG  TERDAHULU

Dari Ibnu Abbas, dari (cerita) Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam (kepadanya), kemudian ia berkata:” Umur Adam adalah 1000 tahun”. Kemudian ia berkata: Antara Adam dan Nuh adalah 1000 tahun, dan antara Nuh dengan Ibrahim adalah 1000 tahun, dan antara Ibrahim dengan Musaa adalah 700 tahun, dan antara Musa dengan Isa adalah 1500 tahun, sedangkan antara Isa dengan Nabi kita adalah 600 tahun. [HR. Hakim]

Jadi dapat dihitung bahwa masa (umur umat terdahulu) adalah 1000+1000+700+1500+600= 4800 tahun.

Nabi Adam adalah manusia pertama, sehingga umur dunia tidak dihitung dari tahun sebelum Adam, melainkan dihitung sejak beliau diturunkan ke bumi.

3)    PERHITUNGAN WAKTU ANTARA TERBITNYA MATAHARI DARI ARAH BARAT HINGGA DITIUPNYA SANGKAKALA KIAMAT

Hadits-hadits yang menerangkan tentang perhitungan waktu ini adalah:

a)     Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Jarak waktu antara dua tiupan itu adalah empat puluh. Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, apakah 40 hari? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 tahun? Ia (kembali) menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Kemudian Allah menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tubuh (bangkit) seperti tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat. (HR. Bukhori, Muslim, Nasai Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Malik)

b)    Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Manusia akan menetap setelah terbitnya matahari dari tempatnya terbenam selama 120 tahun.’’ (hadits shahih mauquf riwayat Ahmad, Thabrani, Ibnu Abu Syibah dan Abdul Razzaq, Al haitsami mengatakan para perawinya wara dan terpercaya)

c)     Rasulullha shallallah’alaihi wasallam bersabda: Allah mengumpulkan orang-orang yang awal dan orang-orang yang terakhir pada suatu hari yang dimaklumkan yaitu selama 40 (empat puluh) tahun dalam keadaan menengadah dke langit untuk menunggu keputan membelalakkan kedua mata mereka ke langit untuk menunggu keputusan pengadilan dan Allah akan turun dalam lindungan awan-awan. (Hadits hasan riwayat Adz Dzahabi dan dihasankan pula oleh Al Albani)

d)    Dalam suatu hadits shahih ( dari saad bin Abi Waqash) dikatakan bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda: Hari dimana manusia akan berdiri menghadap Tuhan semesta alam adalah selama setengah hari (Beliau menerangkan Al-Qur’an surah ke-83 Al Muthaffifin).

Sudah kita ketahui bahwa setengah hari akhirat adalah 500 tahun. Hal ini bersesuaian dengan hadits Bukhori dan Muslim yang mengatakan bahwa “Kaum fakir miskin akan memasuki surga sebelum orang-orang kaya selama setengah hari yaitu selama 500 tahun.

Perhitungan waktu menjelang kiamat adalah sebagai berikut:

  1. Dihitung sejak terbit matahari dari arah Barat adalah karena setelah perkara itu terjadi maka tidak ada lagi dosa yang diampuni, segala pintu taubat ditutup, dan tidak diterima lagi syahadat. Artinya tidak ada lagi Islam.
  2. dan diakhiri hingga manusia berdiri di padang Mahsyar menghadap Allah adalah karena saat itu manusia baru dibangkitkan dari kubur dan sebelum dihisab.
  3. dari hadits-hadits di depan, maka kita ketahui jarak waktu:

Matahari dari arah barat~tiupan pertama= 120 tahun

Tiupan pertama ~ tiupan kedua= 40 tahun

Tiupan kedua ~ kebangkitan seluruh manusia= 40 tahun

Kebangkitan ~ penghisaban (penentuan syurga dan neraka)= 500 tahun

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa jarak waktu dari terbitnya matahari dari arah Barat hingga berdiri di padang Mahsyar adalah 120+40+40+500= 700 tahun

Kesimpulan perhitungan Imam Suyuthi: Umur dunia= Umur umat terdahulu + Umur umat Islam + masa hari akhir

Telah kita ketahui bahwa:

          Perhitungan umur dunia adalah 7000 tahun

          Perhitungan umur umat-umat terdahulu adalah 4800 tahun

          Perhitungan masa sejak ditolaknya syahadat hingga kiamat adalah 700 tahun, sehingga dapat dihitung,

Umur umat Islam= 7000-4800-700= 1500 tahun kemudian dikurangi masa kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, sehingga didapat bahwa sisa umur umat Islam adalah: 1500-23= 1477 tahun

Dari mana angka 23?

Sejak diutusnya Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam hingga beliau wafat adalah 23 tahun, dimana 13 tahun beliau SAW berada di Mekkah, kemudian diperintahkan Allah untuk hijrah ke Madinah, disini beliau berdakwah hingga beliau wafat selama 10 tahun. Dan penulisan kalender Hijriah dihitung pada saat beliau Hijrah.

Imam Suyuthi menambahkan dalam kitabnya yang berjudul Al Kassaf ketika menerangkan tentang keluarnya Imam Mahdi’alaihis salam berkata:’ Hadits-hadits hanya menunjukkan bahwa masa-masa (umur) umat ini (Islam) lebih dari 1000 tahun dan tambahannya sama sekali tidak lebih dari 500 tahun.

Jika umur Islam=1477 tahun, dan sekarang kita berada di tahun 2013 Masehi atau 1434 Hijriah. Maka sisa umur Islam adalah: 1477-1434= 43 tahun, “43 tahun adalah sisa umur umat Islam sejak masa ini.” Jadi tahun 2056 Masehi akan terjadi kegoncangan?

Wallahu A’lam.

Sumber: Mutiara

Advertisements

January 13, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Meringankan Musibah

English: The word Allah, in Arabic. alif hamza...

English: The word Allah, in Arabic. alif hamzat waṣl (همزة وصل) lām lām shadda (شدة‎) alif khanjariyya (ألف خنجرية‎‎) hā (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

  • Mengikut petunjuk Allah dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya.

”Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaan-Nya kejalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang denagn seizing-Nya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah: 16)

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam, dimana di dalamnya terkandung hidayah dan petunjuk bagi setiap Muslim dalam menjalani kehidupan atan agar selamat dan memperoleh kebehagiaan dunia dan di akhirat. Ajaran Al-Qur’an membimbing manusia agar keluar dari kegelapan yang berupa kekafiran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya Ilahi yang berupa keimanan, keislaman dan ilmu pengetahuan.

“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu wahai Muhammad dengan membawa kebenaran, oleh itu hendaklah engkau menyembah Allah dan mengikhlaskan segala ibadah kepadanya”.Hak yang wajib dipersembahkan kepada Allah ialah segala ibadah dan amalan yang suci bersih dari segala rupa syirik. Ketika ujian dan musibah menimpa jaga diri agar tidak terjerumus mencari penyelesaian selain dari Allah.

  • Mencari Ilmu yang syar’i.

Mencari ilmu yang syar’I dengan menghadiri majlis ilmu dan tadzkirah. Nabi Muhammad SAW bersabda yang maksudnya, “Barang siapa menuntut ilmu berarti menuntut jalan ke syurga”. (hadits Riwayat Muslim)

Ilmu yang muktabar menurut syara’ adalah ilmu yang mendorong pemiliknya untuk beramal, yang tidak membiarkan pemiliknya mengikuti hawa nafsunya bagaimanapun ia, bahkan ia mengikat pengikutnya dengan ilmu tersebut, yang membawa pemiliknya memiliki aturan-aturan-Nya.

  •  Bertaubat dari dosa-dosa.

Sebagai seorang hamba kepada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tidak ada permohonan yang lebih besar dari permohonana keampunana dari segala noda dan dosa.

“Sesungguhnya Allah membuka tangan selebar-lebarnya pada waktu siang. Hal ini berkekalan sehinggalah matahari terbit dari sebelah barat.’’

“barang siapa melazimi meminta ampun kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan dan menjadikan baginya jalan lapang dari setiap kesusahan serta Allah memberi rizki kepadanya dari punca yang tidak disangka-sangka,’’

  • Mengamalkan Dzikir yang berterusan.

Sifat orang-orang muknim lidahnya senantiasa basah berdzikir kepada Allah SWT. Dengan berdzikir hati akan menjadi tentram, bahagia dan damai karena perhubungan ketika itu adalah perhubungan terus kepada Allah SWT.

“Orang-orang yang mengintai Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “ Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau, maka peliharalah kami dari kiksa neraka.” (Qs. Al Imran: 191)

“orang yang membaca’ Laa ilaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji gandum, maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini dan di dalam hatinya terdapat dengan keikhlasan atau iman bersamaan sebesr biji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api Neraka Jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dari Naraka Jahanam’’.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi SAW, bersabda maksugnya: “Sesungguhnya Allah SWT. Yang Maha memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para malaikat yang mempunyai kelabihan yang diberikan oleh Allah SWT. Para malaikat selalu mengelilingi bumi. Para malaikat senantiasa memperhatikan majelis-majelis dzikir. Apabila mereka dapati ada satu majlis yang dipenuhi dengan dzikir, mereka turut mengikuti majlis tersebut dimana mereka akan menaunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majlis dzikir tersebut dan langit. Apabila orang yang hadir dalam majlis tersebut bubar selesai, para malaikat naik kelaangit.

  • Berbuat baik kepada semua makhluk

Menyebabkan dada menjadi lapang. Sifat orang mukmin akan berbuat baik kepada semua makhluk Allah SWT di muka bumi. Sama apakah kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Terutama kedua ibu bapak, saumara mara, jiran tetangga, anak yatim dan fakir-miskin.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan dari bisik-bisik mereka, kecuali siapa yang menyuruh bersedekah, kebaikan, atau mendamaikan antara manusia. Dan barang siapa melakukan hal itu dengan mencari Ridha Allah, maka kami akan memberikannya pahala yang besar.” (Qs. An-Nisa: 114)
Allah’ Azza wa Jalla mengabarkan bahwa semua hal di atas adalah bagi siapa pun yang merealisasikannya, serta kebaikan akan mengundang kebaikan dan menolak keburukan. Juga Allah’ Azza wa Jalla janjikan bagi mukmin yang mengharap pahala-Nya, maka Allah akan memberikan pahala yang besar. Termasuk dari pahala yang besar itu adalah hilangnya kerisauan, kesusahan, kekeruhan hati, dan seterusnya.

  • Melakukan Mujahadah

Dengan melakukan mujahadah seseorang bisa mengikis sifat-sifat negatif yang ada pada dirinya. Pada adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap Allah SWT apa bila kita tidak mau bermujahadah, tidak mau melihat kelemahan-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, kebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati.

“Orang-orang yang berjuang di jalan kami, sesungguhnya kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”
Apabila hati senantiasa berhubungan dengan Allah SWT, berdo’a dan bermunanjat, Allah SWT akan meringan segala beban penderitaan kita. Musibah yang datang juga akan diringankan oleh-Nya. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang dikasihi dan diridhai-Nya. Aamiin Ya Rabb.
Sumber: Mutiara

Related articles

December 31, 2012 Posted by | Mutiara Sakinah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Membuka Pintu Rizki

Thank You Allah

Thank You Allah (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Allah SWT telah menyiapkan segala kebutuhan manusia

Allah SWT telah menyiapkan segala kebutuhan manusia, bahkan semua kebutuhan makhluk-Nya. Tidak ada satu pun makhluk kecuali telah Allah siapkan dan Allah sediakan apa yang menjadi keperluan dan kebutuhan hidupnya. Yang di perlukan adalah upaya dan usaha untuk menjemput rizki tersebut dengan cara yang Dia gariskan. Dalam hal ini Allah telah menggariskan sejumlah pintu bagi manusia untuk memperoleh rizki yang halal dan berkah.

Seorang Muslim tidak boleh berdiam diri, berpangku tangan, dan ongkang-ongkang kaki. Tidak boleh dengan alasan ingin fokus beribadah ia malas bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya. Tidak boleh pula dengan alasan tawakal ia hanya berdiam diri menunggu datangnya rizki.

Allah menjamin rezeki makhluk ; apalagi rizki manusia.

Allah menjamin rezeki makhluk; apalagi rizki manusia. Hanya saja, Allah juga telah mewajibkan manusia untuk bekerja dan berupaya memburunya. Meminta-minta dan mengemis kepada orang, sementara diri masih kuat dan mampu bekerja adalah aib yang sangat dicela dalam agama. Sebaliknya , siapa yang mau bekerja dan mempergunakan potensi yang Allah berikan padanyaa, ia akan mendapat apresiasi di sisi-Nya.

Rasulullah juga mengajarkan kepada siapapun yang ingin menunjukkan tawakalnya kepada Allah dengan melihat pada burung yang terbang berusaha untuk mendapatkan rizkinya. Beriman dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, merupakan dasar bagi seorang muslim. Orang yang bertakwa, pasti akan di jamin rizkinya.

Beristighfar.

selanjutnya beristighfar. Cara yang mudah, namun membutuhkan keyakinan dan keimanan yang kuat adalah beristighfar dan meminta ampunan-Nya. Kemudian memperbanyak sedekah. Bersedekah tidak akan merugikan harta, sebaliknya ia akan bertambah. Karena yang demikian itu akan menjaga dan memancing turunnya rizki Allah. “Tidak berkurang harta karena sedekah.” (HR. Tirmidzi).

Berikutnya adalah bersilaturahim. “Siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan (diberkahi) usianya, hendaknya menyambung tali silaturahim. “(HR. Muslim).

Dan yang terakhir adalah memperbanyak do’a kepada Allah. Do’a adalah senjata orang beriman. Manusia adalah makhluk yang terbatas dan Allah yang memiliki kekuasaan Mahahalus. Dengan bardo’a maka itu menunjukkan kelemahan kita untuk meminta pertolongan kepada Allah. Karena itu, mari dekatkan diri kepada Allah, maka Allah pasti akan membuka pintu rizki kita dari berbagai arah. Aamiin Ya Rabb.

Sumber: Pondok Pesantren “Man Ana”

December 11, 2012 Posted by | Hadits | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ya’juj Ma’juj Gog & Magog-Dajjal

Alexander building a wall against Gog and Magog

Alexander building a wall against Gog and Magog (Photo credit: Wikipedia)Bismillahirramanirrahiim,

BAB. 3

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Apa kaitan antara tiga kata di atas? Apakah ia sama atau berbeda? Apakah ia adalah makhluk manusia Yang di katakana memiliki sifat-sifat tertentu sebagai mana kita pahami melalui berbagai sumber yang telah di temukan sejak zaman Dzulqarnain yang agung itu? Apa kaitannya dengan dunia akhir zaman? Betapa hal ini disebut dalam Al-Qur’an dan ahaditsul fitan yang mutawatir. Bahkan, dalam beberapa hadits disebutkan ‘bayangan’ atau tasybih/ kinayah Dajjal dengan rupa tingkat tertentu.

Buta sebelah mata (buta mata kiri)
Dengan pergerakan yang cepat,
Menawarkan ‘syurga dan neraka’
Membawa roti,
Tertulis kalimat “Kaf Fa ra’’ pada dahinya
Dan sebagainya lagi.

Ini terkandung di dalam hadits-hadits fitan yang banyak. Tetapi apakah kita perlu memahami hadits-hadits itu pada dzahir Buta sebelah mata saja sebagaimana beberapa penelitian sejarawan keagamaan dan kebudayaan, ataukah kita perlu penafsiran dengan mempertimbangkan kepada aspek vision atau kasyaf / ru’yah Rasulullah dalam ini?

Ya’juj wa Ma’juj itu adalah nama suatu bangsa

Dan berbagai persoalan lain yang memerlukan pemecahan yang tuntas. Jelasnya, hal ini adalah persoalan hakikat dan sekaligus sebagai sebagian sinyal atau dalil dunia yang semakin punah dan menuju final.

Ya’juj Wa Ma’juj – Gog and magog dan Dajjal pada hakikatnya adalah sama!!! Sebagian meyakini bahwa ia adalah gambaran Al-Qur’an atau kasyaf Rasulullah saw tentang bangsa barat / Eropa dan agama Kristen dari segi sikap, karakter, pribadi dan ajaran mereka.

Bagi yang Muslim; mengkajilah dengan matahati melalui wahyu suci Al-Qur’an dan hadits-hadits sahih yang mutawatir serta penelitian-penelitian ilmuwan yang muktabar. Bagi yang Kristen (tidak kira sekte apapun); renungkanlah ia melalui kitabmu ‘Bible’ Andai Anda jujur, Anda akan temukan titik temu pernyataan ini dengan jelas.

Oleh karena Ya’juj wa Ma’juj itu adalah nama suatu bangsa, maka tidak seorangpun akan merasa keberadaan memakai nama itu. Bahkan sebenarnya, bangsa Eropa sendiri telah membangun dan memasang replika atau patung Ya;juj Wa Ma’juj (Gog and Magog di depan Guid hall di London).

Atas hikmah inilah pula mengapa Al-Qur’an hanya mengunakan nama Ya’juj Wa Ma’juj, dan tidak menggunakan nama Dajjal yang artinya pembohong atau penipu. Sebaliknya, kitab-kitab hadits menggunakan kata Dajjal, karena nama Dajjal atau Anti Kristus dan ramalan-ramalan yang berhubungan dengannya juga telah disebutkan dalam kitab-kitab suci samawi yang terdahulu (yaitu Taurat dan Injil)-versi asli sebelum penambahan dan pengurangan tangan-tangan dajjal).

Dalam hadits yang sangat sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi melindungi dari fitnah Dajjal. jadi menurut hadits itu, Al-Qur’an memberikan isyarat siapakah Dajjal itu. Tentang hal ini diterangkan dalam hadits tersebut: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat awal dan sepuluh ayat akhir dari Surah Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnah) Dajjal’’.

Surah Al-Kahfi

Bisa jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir itu sebenarnya yang dimaksud adalah keseluruhan Al-Kahfi tersebut yang melukiskan ancama Nasrani (sebut Kristen) yang beraspek dua; yang satu bersifat keagamaan dan yang lainnya bersifat keduniaan.

Bacalah sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi, Anda akan melihat seterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummat Nasrani yang antara lain mengajarkan dalam keyakinan mereka bahwa Allah memiliki anak lelaki dan mereka yang ahli dalam bidang barang.

Mereka adalah para missionaries penjaja 3G God, Gold and Giory sebagai penjanjah dan penjerah peradapan bangsa lain. Merekalah yang telah keluar dari dua tembok zaman kegelapan dengan istilah renaisannce’ dan ‘mengalir’ menjarah dan menyerang dan bangsa lain. Lalu mereka ‘menggaram dan meragi’ sepuas-puasnya bangsa dan agama lain dengan keyakinan Al-Masih dajjal mereka yang menelorkan kepercayaan bahwa Allah beranak dan menyumbat mulut bangsa lain dengan ‘roti’ hingga kekenyangan.

Akhirnya, mayoritas bangsa (terutama Muslim di berbagai belahan dunia) segan dan malu untuk ‘melawan’ kembali, malah semakin berhutang budi dengan Ya’juj wa Ma’juj ini. Kita tewas dengan Gog and Magog!

Inilah keyakinan kita sebagai Muslim berkenan Dajjal, Ya’juj wa Ma’juj atau Gog and magog!

Namun berdeda pula rupanya kita dengan pemahaman dan konsep bangsa mereka sendiri terutama Israel Yahudi yang menganggap orang selain mereka sebagai ghoyyim- yaitu binatang ternak untuk mereka.

Sebagai kepercayaan mereka mengatakan bahwa Magog adalah Muslim, bahkan lebih ditujukan kepada sebuah Negara dan bangsa Islam-bukan ASWJ-yaitu Negara Syi’ah Iran.

Jika demikian, maka secara psikologis apa ini yang dipropogandakan oleh AS dan sekutunya-dengan ditunggangi oleh Israel Yahudi: Zionis, Freemasonry dan lain-lain-adalah perang Pra-Armageddon yang akan meletus pada setiap saat. Sayangnya banyak yang masih tidak mau peka dan memahami sejarah ini!

Semoga sedikit tampilan ini membuat kita lebih tertantang untuk mengetahui sejarah yang berputar di sekeliling kita terutama yang menyentuh survival ummat ini sendiri.

Marilah kita jadikan pesan wahyu Allah dan hadits Rasulsul-Nya sebagai pegangan kokoh. Gigitlah ia dengan gerahammu-dengan pegangan yang erat dan meresap didada.

Jangan sampai terjajah dan tewas dengan propaganda Ya’juj wa Ma’juj serta Dajjal. Sebagai peringatan besar sejak para nabi yang terdahulu. Kini, kita dalam dunia gejolak Ya’juj wa Ma’juj. Maka, wariskanlah “Kalimah Toyyiban” kepada seluruh anggota keluarga sebagai secerca bekal menghadapi dunia ‘Gog and Magog’.

Wallahu A’lam

Sumber: Mutiara

November 19, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fadhilah Ayat-ayat Al-Qur’an

Bismillah, the first verse of the first "...

Bismillah, the first verse of the first “sura” of the Qur’an, bismi-llāhi ar-raḥmāni ar-raḥīmi. (Photo credit: Wikipedia)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Fadillah Bismillahirrahmanirrahiim.

Rasulullah saw bersabda:

“Setiap urusan penting yang dimulai tanpa membaca bismillahirrahmanirrahiim adalah terputus (tidak mengandung berkah)”. (HR.Abdul Qadir Ar rahawi di dalam kitab Arba’iin melalui Abu Hurairah ra).

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Bahwa Ustman ra. Pernah bertanya kepada rasulullah tentang bismillaahir rahmaanir rahiim, maka beliau menjawab: “Basmalah termasuk salah satu dari nama Allah dan tiada batas pemisah antara basmalah dengan nama-Nya yang paling besar melainkan bagaikan batas pemisah antara warna hitam mata dan warna putihnya. ” (HR. Ibnu Najjar.)

Fadillah Surat Al-Fatihah.

Rasulullah saw bersabda:

“Surat yang paling utama di dalam Al-Qur’an ialah alhamdulillahirabbil’alamiin (surat Al-fatihah).” (HR. Hakim dan Baihaqi dari Anas ra.)

Rasulullah saw juga bersabda:

“Tidak sekali-kali Allah memberikan suatu nikmat kepada seseorang hamba, kemudian dia mengucapkan alhamdulillaah (segala puji bagi Allah), melainkan hamba yang bersangkutan dinilai telah menunaikan kewajiban bersyukurnya. Jika dia mengucapkannya untuk kedua kalinya, niscaya Allah akan memperbaharui pahalanya. Dan jika dia mengucapkannya untuk ketiga kalinya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Hakim dan Baihaqi dari jabbir ra.)

Sabda Rasul saw juga:

“Allah telah berfirman, ‘Aku membagi salat (bacaan surat Al fatihah) antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua bagian dan bagi hamba-Ku apa yang dimintanya; apbila ia mengucapkan, ‘Alhamdulillaahi Rabbil ‘ Aalamiin.’ Allah berfirma, ‘hamba-Ku telah memujik-Ku.’ Apabila ia mengucapkan, Ar Rahmaanir Rahiim.’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah menyanjung-Ku.’ Apabila ia mengucapkan ,‘Maaliki Yaumid Diin.’ Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku. ‘Apabila ia mengucapkan, ‘Iyyaaka Na’budu Wa Iyyaaka Nasta’iin.‘ Allah berfirman, ‘ Ini adalah bagian antara kiri-Ku dan kanan-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang di mintanya.’ Apabila ia mengucapkan , ‘ Ihdinash’ Shiraathal Mustaqiim, Shiraathal ladziina An’amta ‘Alaihim Ghairil Maghdhuubi’Alaihiim waladh Dhaalliin.‘ Allah berfirman, “Ini adalah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dimintanya.”(HR.Ahmad, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasi’i dan Ibnu Majah melalui Abu Hurairah r.a)

Fadhilah Surat Al-Baqarah

Rasulullah saw bersabda:

“sesungguhnya tiap-tiap sesuatu itu mempunyai punuk (punca) nya masing-masing dan sesungguhnya punuk Al-Qur’an ialah surat Al-Baqarah. Barang siapa yang membaca surat Al-Baqarah di rumahnya di malam hari, niscaya rumahnya tidak akan dimasuki oleh syaitan selama tiga malam. Dan barang siapa yang membaca surat Al-Baqarah dirumahnya di siang hari, niscaya rumahnya tidak akan dimasuki oleh syaitan selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban, Thabrani dan Baihaqi dari Sahal ibn Sa’ad r.a)

Ayat Kursi

Rasulullah saw bersabda :

“Di dalam surat Al-Baqarah terdapat satu ayat yang merupakan penghulu ayat-ayat Al-Qur’an. Tidak sekali-kali dibaca di dalam sebuah rumah yang didalamnya terdapat setan akan hengkang darinya, yaitu ayat Kursi.“(HR. Hakim dan Baihaqi melalui Abu Hurairah r.a)

Ayat Penutup Surat Al-Baqarah

Rasulullaah saw bersabda :

“Sesungguhnya Allah telah menutup surat Al-Baqarah dengan dua ayat yang diberikan kepadaku dari perbendaharaan-Nya di bawah “Arasy. Maka pelajarilah keduanya oleh kamu, dan ajarkanlah keduanya kepada istri-istri dan anak-anakmu karena sesungguhnya kedua ayat itu mengandung ibadah, bacaan dan do’a. (HR. Hakim melalui Adu Dzar. ra.)

Nabi saw juga bersabda :

“Ada dua ayat di penghulu surat Al-Baqarah, bila seseorang membacanya di malam hari, niscaya keduanya akan memberikan kecukupan kepadanya. “(HR. Ahmad, bukhori, Muslim dan Ibnu Majah melalui IBnu Mas’ud ra)

Sumber: (Pondok Pesantren Modern) “Man Anna”

October 7, 2012 Posted by | Do'a | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Bank

English: Bank Islam Logo

English: Bank Islam Logo (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Tarek El Diwany bangga bisa berkarir di sebuah lembaga konsultan keuangan berbasis syariah di kota London, Inggris, propesi itu tak hanya membawanya berkeliling ke berbagai negara namun juga membuatnya bisa memberikan konsultasi pengembangan instrumen keuangan Islam di seluruh dunia. Namun belakangan , interaksi Tarek dengan berbagai orang yang di temuinya, mengubah pemahamannya tentang realitas ekonomi di sekelilingnya.

Islam menentang bunga uang.

Puncaknya, saat Tarek menyaksikan gencarnya dukungan perusahaan perbankan konvensional (ribawi) terhadap perbankan syariah (Islam). Sebaris pertanyaan kemudian mengusiknya. “Mengapa bank-bank berbasis bunga terbesar di dunia mempromosikan perbankan dan keuangan Islam begitu gencarnya? Islam menentang bunga uang. sementara dari sanalah selama ini bank-bank ribawi itu menjadi sangat kaya.”

Tarek mencari jawabannya. hasilnya doktor alumnus Universitas lancaster itu pada kesimpulan: ada institusi dan kekuatan politik berkuasa yang sedang mengorupsi nama Islam. wujudnya, mereka mengembangkan berbagai instrumen dan kerangka kerja keuangan berbasis bunga (riba) namun mengatakannya kepada publik sebagai contoh praktik keuangan Islam. Berbagai perusahaan keuangan kemudian serempak menerapkannya. Pemerintah membuat berbagai peraturan demi melicinkan upaya implementasi tersebut.

Ini konspirasi,. Berbagai konferesi bertema perbankan syariah digelar, menghadirkan pembicara yang didukung para bank bankir. Para sarjana Muslim fresh graduate yang tidak pernah bermimpi bisa menjadi staf senior di bank investasi global,dipromosikan menjalankan departemen-departemen bank Islam   dengan gaji berlipat dari gaji standar nasional.

Kondisi kian klop saat media masa gencar memuat artikel dan iklan yang memproklamirkan kesuksesan industri perbankan dan keuangan Islam. Dengan segala cara itu, lanjut Tarek, ancaman sistem keuangan Islam yang murni (bebas riba) sesungguhnya sedang dicegah. Tarekpun menegaskan , praktek keuangan yang dikembangkan perbankan islam bukan menjauhkan umat muslim dari riba, sebaliknya, justru umat tetap berada dalam kungkungan riba.

Membongkar Konspirasi Bunga uang

Pembaca yang ingin mengetahui lebih detail kritik Tarek, silahkan membaca bukunya, Membongkar Konspirasi Bunga uang (PPM Manaajemen; 2008) Selain soal konspirasi, tarek juga memaparkan sejumlah kontrak perjanjian (akad) menurut hukum Islam namun ditetapkan dengan teknik yang berbeda oleh para praktisi perbankan Islam.

Tarek bukan satu-satunya pengkritik. lebih awal ada Prof Umar Ibrahim Vadillo. kritik Dekan Dallas College cape Town Afrika Selatan ini bertuang dalam bab The fallacy of Islamic Banking dalam bukunya The End of Economis, (madinah Press, 1991). Vadillo mengatakan, bank Islam sejatinya bertolak belakang dengan ajaran Islam. Perbankan Islam adalah tipu daya yang dilancarkan pelaku riba untuk menyeret jutaan umat Islam  masuk perangkap riba. Bank Islam adalah upaya melumpuhkan perlawanan Islam atas riba selama 14 abad lamanya. Bank Islam adalah kuda troya yang menyusup dalam rumah Islam.

Solusinya adalah kembali kepada tata perniagaan Islam (muamalah) sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW dan sahabat di Madinah serta mereka yang meneruskannya tanpa pengaruh modernitas. Sejarah mencatat, dalam waktu yang lama, umat Islam suksek berniaga, nyaman melakukan berbagai transaksi keuangan dengan umat lainya hingga ke berbagai penjuru dunia. Itu semua berlangsung tanpa peran perbankan.

Jalan kedua, menghidupkan kontrak qirat (pinjaman usaha) dan syirkan (bagi hasil). Akad-akad itu di terapkan  tanpa memakai definisi yang disusun oleh perbankna syariah. Permodalan diperoleh tanpa meninta pinjaman bank, melainkan langsung melalui kemitraan antara kumpulan individu yang saling mengenal.

Sumber: Mutiara

September 25, 2012 Posted by | Mutiara akhir Kalam | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Muslim Italia

English: The Taj Mahal Česky: Tádž Mahal Autho...

English: The Taj Mahal Česky: Tádž Mahal Author: Amal Mongia. Author’s note: “january 06-early morning- taken with lubitel-expired ektachrome slide film expired-cross processed. it is NOT photoshopped.” Uploaded by Nikkul (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

70 ribu warga Italia memeluk Islam

Uni Komunitas Islam Italia (UCOI) menyatakan sebanyak 70 ribu warga Italia memeluk Islam. Menurut UCOI, meningkatnya jumlah warga Italia memeluk Islam karena krisis ekonomi dan nilai yang dialami mereka. Tercatat 150 ribu muslim berkewarganegaraan Italia dari satu juta penduduk muslim. Bila di banding negara-negara Eropa lain, imigran Italia relatif pendatang baru, dan negara tersebut masih berujung untuk menyesuaikan dengan populasi asing yang makin berkembang. Jika modal Perancis, imigran berintegrasi melalui perilaku warga negara, dan di Inggris mengadopsi multikulturalisme dengan hasil majemuk, Italia masih terlihat tak mampu memutuskan bentuk paling sesuai. kebijakan pemerintah cenderung menyokong represif ketimbang integrasi. Setelah Senat Italia meloloskan undang-undang yang memperketat kebijakan imigrasi, familia Cristiana salah satu majalah Katholik Roma berpengaruh menuduh Italia mencemplungkan diri dalam “samudra aturan berbau rasis” , Tak beda dengan serangkaian aturan anti-Semit yang diloloskan pada pemerintah 1938 silsm.

Sumber: Mutiara

September 13, 2012 Posted by | Mutiara Hidayah | , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fitnah

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم

فارسی: از مقاله حضرت محمد (ص) ویکی انگلیسی گرفتم (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Rasulullah bersabda, “Bersegeralah kalian mengerjakan amal-amal shalih sebelum terjadi fitnah (bencana) yang menyerupai kepingan-kepingan malam yang gelap gulita, yaitu seseorang diwaktu pagi beriman tapi pada waktu sore ia telah kafir, atau pada waktu sore ia beriman dan pada waktu pagi harinya ia telah kafir, ia rela menjual agamanyadengan secuil keuntungan dunia. “(Shahih Muslim

Rasulullah menganjurkan agar segera beramal shalih

Rasulullah menganjurkan agar segera beramal shalih sebelum tidak mampu melakukannya lagi dan sebelum dilalaikan oleh fitnah yang banyak dan menumpuk satu sama lain, seperti kegelapan malam yang gelap gulita dan saling tindih menindih.

Amal shalih yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah amal yang memenuhi dua kritiria yaitu ikhlas dan mutaba’ah (mengikuti sunnah Rasulullah). keikhlasan adalah perwujudan Syahadat Laa Ilaha Illalah (Tiada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah) dan syahadat Muhammadurrasulullah (Muhammad adalah utusan Allah) mengharuskan menyembah Allah hanya dengan cara yang diajarkan Nabi Muhammad saw.

Fitnah

Fitnah yang diwanti-wanti oleh Rasulullah dalam hadits di atas tidak di sebutkan secara khusus. Rasulullah menyebutkan secara nakirah yang bersifat umum. Maksudnya meliputi segala bentuk fitnah, baik itu fitnah subhat (bencana akibat prinsip atau pemikiran yang menyimpang) maupun fitnah syahwat (bencana akibat mempertaruhkan hawa nafsu).

Fitnah subhat adalah setiap fitnah yang bersumber dari kebodohan, ketidakpahaman tentang Al-Qur’an dan al-hadits, sehingga maknanya salah dipahami dan ditafsirkan secara keliru. Sedangkan fitnah syahwat adalah fitnah yang muncul karena keinginan untuk mendapat kenikmatan duniawi berupa harta, kedudukan, kepemimpinan dan wanita.

Lantaran berbahaya fitnah ini,  Rasulullah mengambarkanya seperti malam yang gelap gulita. Seperti malam yang gelap gulita; untuk mengambarkan hitam dan gelapnya fitnah tersebut serta tidak jelasnya antara kebaikan dan keburukan saat itu.”

”Ya itu seseorang diwaktu pagi beriman tapi pada waktu sore ia telah kafir, atau pada waktu sore ia beriman dan pada pagi harinya ia telah kafir,”

Bagai mana hal ini bisa terjadi? Rasulullah menjelaskan: “ia rela menjual agamanya dengan secuil keuntungan duniawi.”

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian serta keburuka fitnah al-masih ad-Dajjal.” (HR. Muslim)

Orang yang berjaya tidak hidup di pinggir peristiwa, bukan orang yang kosong tanpa nilai dan bukan orang yang hanya pelengkap.

Sumber: Mutiara

September 7, 2012 Posted by | Mutiara Al Hadits | , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sedekah mendatangkan berkah

English: Tanvir

English: Tanvir (Photo credit: Wikipedia)

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Kata sedekah berasal dari huruf shod dal qof, yang berarti benar. Bersedekah diperintahkan karena amal perbuatan ini menjadi bukti bahwa seorang hamba itu benar-benar menjadikan kehidupannya sebagai ibadahkepada Allah swt. Hal ini diperkuat oleh pendapat Imam Al-Nawawi yang mengatakan: ” Diberi nama sedekah karena ia merupakan bukti atas kebenaran iman seseorang yang menunaikannya baik secara lahir maupun bathin. ia merupakan amal yang menjadi bukti dan kebenaran iman seseorang.”

Al-Raghib berkata: ”Sedekah adalah harta yang diberikan oleh seseorang untuk tujuan mendekatkan diri kepada Allah swt seperti halnya zakat. namun sedekah hukumnya sunnsh, sedangkan zakat hukumnya wajib.” Sedekah memiliki keistimewaan dan pahala yang luar biasa jika dibandingkan dengan bentuk ibadah-ibadah sunnah lainnya. Diantara keajaiban sedekah ialah akan mendatangkan keberkahan kepada pelakunya. keberkahan tersebut telah digambarkan sendiri oleh Allah swt dalam firman-Nya: “katakanlah (wahai muhammad), sesungguhnya Tuhannku melapangkan rizki bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya dan meyempitkan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan mengantikannya dan Dia-lah pemberi rizki yang sebaik-baiknya,” (Qs. Saba’ : 39) Ayat diatas merupakan kabar gembira dari sang Pemberi rizki kepada orang yang menjadikan sedekah sebagai hobinya dan membelanjakan hartanya dijalan Allah. Sekecil apapun yang diberikan oleh seorang hamba, Allah akan membalas dengan balasan yang lebih besar dan lebih baik dari apa yang telah disedekahkannya. Abu hurairah meriwayatkan dalam sebuah hadits Qudsi bahwa Rasulullah saw bersabda: ” Allah swt berfirman:” Wahai anak Adam, berinfaklah, maka Aku akan menanggung nafkahmu. ” (Muslim) 

Dalam hadits yang lain, Nabi saw bersabda: “Tidaklah hamba Allah bangun dipagi hari, kecuali disertai dengan turunya dua malaikat. Salah satu dari keduanya lalu berkata:” Ya Allah, berilah orang yang berinfaq (sedekah) ini ganti (dari barang yang disedekahkannya).” Dan malaikat yang satunya lagi berkata:” Ya Allah, berilah orang yang itu akan kerugian,” (Bukhori dan Muslim) Iman An-Nawawi memberi komentar terhadap hadits di atas bahwa yang dimaksudkan infaq di sini ialah mengeluarkan harta dalam hal yang membawa ketaatan kepada Allah swt, sesuai dengan akhlak yang mulia, memenuhi kebutuhan anak dan keluarga, melayani tetamu, sedekah dan bentuk-bentuk infak lainnya dengan syarat bahwa infaknya itu ikhlas dan tidak berlebihan. Dalam sebuah hikayat diceritakan bahwa setelah pulang dari rumah Nabi saw, Ali bin Abi Thalib menemui istri tercintanya, fatimah Az-Zahara dan berkata: Wahai wanita yang mulia, apakah adinda mempunyai makanan untuk kakanda?” fatimah menjawab:” Demi Allah, adinda tidak mempunyai makanan sedikitpun. Tapi, adinda hanya ada emem dirham saja yang adinda terima dari Salman sebagai upah kerja memintal. Adinda ingin membelikan makanan untuk anak-anak kita Hasan dan Husain.” Ali berkata: ” Biar kakanda saja yang membelikan makanan untuk mereka. “fatimah cepat-cepat menyerahkan uang eman dirham itu kepada suaminya. Lalu Ali pergi keluar untuk membeli makanan. dalam perjalanan, Ali bertemu dengan seseorang lelaki yang menanyakan: ” Siapa yang mau memberikan pinjaman kepada Allah Tuhan yang maha Pengasih dan selalu menepati janji?”

Tanpa fikir panjang, Ali menyerahkan semua uangnya sebanyak enam dirham kepada laki-laki tersebut. kemudian dia pulang dengan tangan kosong. fatimah, yang melihat suaminya pulang dengan tangan kosong hanya bisa menangis. Ali bertanya : “Wahai wanita mulia, mengapa adinda menangis?” Fatimah menjawab: “Wahai kakanda, kenapa kakanda pulang tanpa membawasesuatu apapun?” Ali menjawab dengan suara tenang: “Kakanda telah meminjamkan kesemuanya uang itu kepada Allah,” Mendengar jawaban tersebut, Fatimah mengatakan dengan semangat:” Jika yang terjadi adalah seperti itu, adinda amat senang dan mendukung tindakanmu.” Tidak lama kemudian, Ali keluar rumah lagi dan bermaksud ingin bertemu Rasulullah saw. Di tengah jalan, seorang Arab badui yang sedang menuntun seekor unta mendekati Ali dan menanyakan : “wahai Aba -al-Hasan, sudikah anda membeli unta ini? Ali yang sedang tidak punya uang saat itu menjawab: Tuan, aku sekarang tidak memiliki uang sepersenpun.” Orang badui itu menjelaskan: “Anda bisa membayarnya kapan saja.” Ali yang tampaknya sangat antusias membeli unta itu menanyakan harganya, Wahai Tuan?” Si penjual unta menjawab “Tidak mahal, hanya 100 dirham saja.”

Baiklah , kata Ali yang kemudian meneruskan perjalanannya sambil menuntun unta. Baru beberapa langkah Ali berjalan, seorang Badui lainnya mendekatinya dan bertanya: ” Berapakah harganya: “Hai Abu Hasan, apakah anda ingin menjual?” Ya jawab Ali.”Berapakah harganya” tanya orang Badui itu. Ali menjawab: “300 dirham.” “Baiklah, kalau begitu saya beli,” Kata Badui itu dan langsung memberikan uang sebanyak 300 dirham kepada Ali. Setelah menemukan sesuatu yang ajaib diperjalanan tadi, Ali cepat-cepat pulang kerumah untuk menceritakan kejadian yang dilihatnya itu kepada istri tercinta, fatimah. Setibanya dirumah, fatimah langsung menanyakan suaminya: “Apakah yang kakanda bawa itu, wahai Aba hasan?” Alimenjawab:” wahai adinda, kakanda telah membeli seekor unta seharga 100 dirham, kemudian kakanda menjualnya dengan harga 300 dirham,” “Alhamdulillah, adinda setuju dan senang sekali.” kata fatimah.

Setelah itu, Ali berangkat menuju ke masjid untuk menemui Rasulullah saw. Ketika melihat Ali sampai di masjid, Nabi-pun tersenyum dan mengatakan: ” Wahai Ali, apakah kamu ingin menceritakan sesuatu atau aku saja yang bercerita?” ” Ya Rasulullah, aku lebih menyukai jika anda yang bercerita kepadaku.” kata Ali. “Wahai Ali, tahukah kamu siapa-kah orang Badui yang menjual unta dan Badui yang membeli untamu tadi?” Ali mengeleng,” Tidak, Allah dan Rasul-Nya yang lebih tau.” Nabi saw menjelaskan,” Berbahagialah kamu. Kamu meminjamkan enam dirham kepada Allah, lalu Allah memberikan kepadamu 300 dirham. Setiap satu dirham mendapatkan ganti 50 dirham. Sebenarnya orang Badui pertamayang menemuimu itu adalah malaikat Jibril, sementara yang kedua adalah sebenarnya malaikat Mikail.”
Demikianlahsekelumit kisah yang mudah-mudahan bisa di ambil hikmahnya. Semoga kita semua akan menjadi pemberi-pemberi yang ikhlas dan dapat membahagiakan orang lain, baik di kala suka maupun di kala sedang duka. Aamiin Ya Robb.

Sumber: Iqro

Related articles

September 4, 2012 Posted by | Kajian Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ihsan

Allah by Maaida Noor

Allah by Maaida Noor (Photo credit: Wikipedia)

Ihsan adalah bahwa engkau menyembah Allah , seakan-akan engkau melihatnya . Apabila engkau tidak meihatnya_Nya . maka sesungguhnya  Dia melihatmu.

Ihsan bagi seorang muslim yang belum mengetahuinya , mungkin ibarat peti tua di gudang berisikan apa yang didevinisikan orang sebagai dokrin agama yang sudah basi , usang , dan tidak compatible (selaras ) dengan zaman . sejatinya tidak begitu , Ihsan dapat bermakna sebuah metamorfose hidup . Cungkring sebut saja begitu Seorang pekerja kelas biasa dengan sekebun obsesi ini sudah membuktikan . Sebelum ia memahami benar makna ihsan ., ia mengaku lumayan gemang . Pasalnya , ia sudah membangun komitmen untuk menikah dalam dekat . Kedua pihak sepakat untuk menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing . belakangan komitmen yang telah dibangun mengalami pemuaian secara ganas . pasangannya , mulai bertingkah dan menetapkan standarisasi materi yang takmungkin ia penuhi .

Cungkring ingin pergi tapi terikat komitmen . Cungkring sangat tau bahwa komitmen adalah harga mati . Ibarat baju komitmen adalah bandrol , sebentuk kesepakatan harga bersama tentang sebuah nilai . Semakin mahal baju semakin tidak bisa ditawar . Sebaliknya sehela baju murah akan sangat terbuka seluas-luasnya terhadap proses   tawar menawar . Tak peduli sekalipun kelak harganya terpelanting jauh dari nilai asal . Begitipun komitmen , bagi Cungkring ia adalah sebuah bandrol diri . Ia lebih tinggi dari dirinya sendiri . tak terbeli apapun ; baik  oleh impian sempit kita maupun dunia dan isinya . bahwa kemuliaan seseorang itu dinilai seberapaa keras ia menjaga segala komitmen yang ia bangun .

Walau Cungkring tau calonnya sudah menciderai komitmen bersama , belum ada niat Cungkring untuk minggat . Cungkring coba membenahi diri segala sesuatu . Ia juga menjelaskan standarisasi materi dan segala tetekbengeknya itu hanya persoalan waktu. Terkait erat dengan intensitas do’a , kesabaran dan kerja keras bersama . Tapi , sang calon ingin ingin yang serba instan . Cungkring coba mengimbangi keinginan calonnya . Kemudian ia merasa betapa telah terbungkuk-bungkuk harus mengejar “setora ‘ dari harga sebuah komitmen yang telah cidera . Puncak dari semua itu , Cungkring tawakal , sebab ia merasa sudah berdo’a secara keras , bekerja dengan cerdas dan beribadah secara ikhlas , “Tapi kalau belum rizkinyz mau bagaimana lagi .

Pada tahap ini Cungkring berlaku Ihsan . Dalam arti ia berusaha menyempurnakan pekerjaan danga  ikhlas dalam beribadah atau mengamalkan iman dan islam . Karena definisi ibadah yang sesungguhnya adalah aktifitas yang melingkupi segala yang disukai dan diridhai Allah . Sedang ihsan itu sendiri , menurut Ensiklopedi Islam Indonesia adalah kata kerja dari bahasa Arab berartiberbuat baik atau memperbuat kebaikan .

dalam Al-Mufradat Ragib Al-Asfahani menambahkan bahwa ihsan mencakup dua makna  ; pertama , memberikan kenikmatan atau kebahagiaan kepada orang lain ; kedua , mengetahui dengan terang tentang suatu pengetahuan dan mengejarkan dengan baik terhadap suatu pekerjaan . kata Ihsan sekurangnya 8 kali tecatat dalam Al-qur’an ( Al-Baqarah;83 , 178, 229 ,  at-Tubah;101 , an-Nisa ; 61 , al-ahqof ; 15 , ar-rahman ; 60 , dan an-Nahl;90 ) Ihsan secara khusus kerap disinonomkan dengan akhlak , etika atau budi pekerti yang baik menurut islam . Selain itu kata ini terkadang diartikandengan kesempurnaan diri . Ihsan juga merupakan trilogi atau soko guru ketiga bagi agama , setelah iman dan islam . karena bukanlah seorang pemeluk agama yang benar jika hanya menanam kepercayaan dalam hati ( iman ), tapi kepercayaan itu harus disertai amal perbuatan yang nyata ( Islam ) , dan amal perbuatan itu belum tentu cukup sempurna jika tidak disertai dengan ketulusan , keikhlasan  , dan kesempurnaan untuk berbuat baik menurut petunjuk Allah ( Ihsan )

Secara ringkas tapi sangat luas

Nabi mendefinisikan , ” Ihsan adalah bahwa engkau menyembah Allah , seakan-seakan engkau melihat-Nya . Apabila engkau tidak melihat-Nya . Maka sesungguhnya Dia melihat mu.” Inilah konsep hidup yang harus dijunjung tinggi . Seeseorang mukmin akan tekun bekerja bila diawasi bosnya dari dekat . Mungkin juga seseorang akan coba khusu beribadah bila didekatnya ada calon martua atau bagi orang-orang yang disegannyai . tapi bagaimana bila bos , calon mertua atau orang yang di seganai tak lagi mengawasi ?? maka , tak anaeh jika Indonesia top dengan korupsi . Kejahatan selalu saja ada di halaman satu . Jumlah orang yanag melakukan sek bebas mencapai 10 juta , aborsi 3 juta kasus pertahun . belum lagu narkoba yang sudah menjangkau kampung -kampung dengan konsumen yang variatif mulai dari usia 8 tahun sampai 72 tahun dan terus membengkak secara singnifikan . Akar dari segala permasalahan ini Sebenarnya sangat sederhana , banyak manusia terserimpung dalam pseudo ihsan , sebuah kesadran akan pemahaman ihsan yang semu . kita bersikap seolah-olah kenyamanan dan kemewahaan merupakan tujuan utama hidup , padahal yang kita perlukan untuk berbahagia sebenarnya ialKingsley dalam kata bijak hari ini .

Dan bagi Cungkring , Allah adalah seribu satu hal yang membangkitkan ssemangat hidupnya untuk selalau menjadi Ihsan , karena itu ia tak takut apapun termasuk jika komitmen pernikahannya harus dibekukan . yang tertaman kuat-kuat dibenaknya hanyalah menyempurnakan segala yang mampu dilakukan dengan lebih sempurna , lebih bergairah dan lebih bermakna . Cungkring semakin berdo’a dengan keras , bekerja dengan cerdas dan beribadah secara ikhlas . Cungkring sadar bahwa Allah tidak buta , Allah tidak salah mengirimkan rahmat-Nya . ini pernah bagian dari metamorfose  . Ini adalah bagian dari cahaya !

Ternyata 22 tahun kemudian Cungkring hidup bahagia denga istri dan anak-anaknya dalam bingkai iman . islam an ihsan , sementara calonnya yang dulu juga mendapatkan limpahan materi yang ia impikan beserta 5 anak dari 3 bapak yang berbeda setelahkawin cerai . Kini ia sendiri tanpa suami saleh yang mampu merapikan langkah dan dan membasuh keletihannya mengasuh serta mendidik 5 anak-anaknya . Ia sadar Cungkring benar dan coba kembali pada allah . Dalam tangis panjang di atas sajdah yang basah air mata ia mengajak kita berkaca , ”Mengapa harus menunggu 22 tahun untuk menerapkan iman , islam dan ihsan kalau kita mampu melakukannya hari ini ??

Sumber:Hikayah

August 9, 2012 Posted by | Hikayah | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

   

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.