rindusyurgaku

hidup akan lebih berarti bila dapat menjadi bagian orang lain

Usia akhir Zaman

Muslim Nebi Musa (ou Nabi Moussa) holiday, on ...

Muslim Nebi Musa (ou Nabi Moussa) holiday, on april 1920. During this holiday began an important arab nationalist riot (4-7 april 1920) against the jews in Jerusalem. The riot was directed against the zionist and english project of a jew homeland in palestine. (Photo credit: Wikipedia)

BAB. 4

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

MENURUT PENDAPAT IMAM IBNU RAJAB AL HANBALI:

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda: sesungguhnya masa menetap kamu dibandingkan dengan umat-umat yang telah berlalu adalah seperti jarak waktu antara sholat Ashor hingga terbenamnya matahari.

Jarak waktu

Hadits diatas diriwayatkan dari Ibnu Umar oleh Imam Bukhori. Dan menurut penafsiran Ibni Rajab,” umat-umat yang telah berlalu’’ itu adalah umat Nabi Musa (yahudi) dan umat Nabi Isa (Nasrani) karena ada hadits sahih lain yang berbunyi seperti itu yang intinya membandingkan Islam dan Ahli Kitab.

Beliau telah meletakkan keseluruhan masa dunia adalah seperti satu hari penuh dengan siang dan malamnya. Beliau menjadikan waktu yang telah berlalu dari umat-umat terdahulu dari masa Nabi Adam hingga Nabi Musa seperti satu malam dari hari tersebut, dan waktu itu adalah 3000 tahun. Kemudian beliau menjadikan masa umat-umat Yahudi, Nasrani dan Islam adalah seperti waktu siang dari hari tersebut, maka berarti waktu itu juga 3000 tahun.

 Bani Israel

Kemudian beliau menafsirkan hadits Bukhori lainnya bahwa masa-masa amaliah umat Bani Israel (umat Nabi Musa) hingga datangnya Nabi Isa seperti setengah hari pertama, dan masa amaliah umat Isa adalah seperti waktu sholat Zuhur hingga sholat Ashar, dan masa amaliah umat Islam adalah seperti sesudah sholat ashor hingga terbenamnya matahari.

Jadi perhitungan menurut Ibnu Rajab itu sebagai berikut:

  • Masa umat-umat Adam hingga Musa= satu malam penuh=3000 tahun
  • Masa umat-umat (Yahudi-Nasrani-Islam)=satu siang penuh3000tahun
  • Umur Yahudi= setengah hari dari siang tersebut= ½dari 300= 1500 tahun
  • Umur Nasrani=  Mengikuti hadits Muslim dari Salman al Farisi yaitu= 600 tahun

Maka umur umat Islam adalah 1500-600= 900 tahun. Kemudian 900 tahun ini ditambahkan lagi 500 tahun (setengah hari akhirat) sebagaimana hadits dari Saad bin Abu waqash riwayat Abu dawud, Ahmad (yang ada di halaman terdahulu).

Sehingga umur Islam menurut Ibnu rajab adalah 900+500= 1400 tahun, belum termasuk tambahan tahun. Namun beliau tidak menyebutkan barapa tahun tambahannya. Perhitungan ini sama dengan methode yang digunakan oleh Ibnu Hajar.

Sumber: Mutiara

Advertisements

January 13, 2013 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ya’juj Ma’juj Gog & Magog-Dajjal

Alexander building a wall against Gog and Magog

Alexander building a wall against Gog and Magog (Photo credit: Wikipedia)Bismillahirramanirrahiim,

BAB. 3

Bismillahirrahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Apa kaitan antara tiga kata di atas? Apakah ia sama atau berbeda? Apakah ia adalah makhluk manusia Yang di katakana memiliki sifat-sifat tertentu sebagai mana kita pahami melalui berbagai sumber yang telah di temukan sejak zaman Dzulqarnain yang agung itu? Apa kaitannya dengan dunia akhir zaman? Betapa hal ini disebut dalam Al-Qur’an dan ahaditsul fitan yang mutawatir. Bahkan, dalam beberapa hadits disebutkan ‘bayangan’ atau tasybih/ kinayah Dajjal dengan rupa tingkat tertentu.

Buta sebelah mata (buta mata kiri)
Dengan pergerakan yang cepat,
Menawarkan ‘syurga dan neraka’
Membawa roti,
Tertulis kalimat “Kaf Fa ra’’ pada dahinya
Dan sebagainya lagi.

Ini terkandung di dalam hadits-hadits fitan yang banyak. Tetapi apakah kita perlu memahami hadits-hadits itu pada dzahir Buta sebelah mata saja sebagaimana beberapa penelitian sejarawan keagamaan dan kebudayaan, ataukah kita perlu penafsiran dengan mempertimbangkan kepada aspek vision atau kasyaf / ru’yah Rasulullah dalam ini?

Ya’juj wa Ma’juj itu adalah nama suatu bangsa

Dan berbagai persoalan lain yang memerlukan pemecahan yang tuntas. Jelasnya, hal ini adalah persoalan hakikat dan sekaligus sebagai sebagian sinyal atau dalil dunia yang semakin punah dan menuju final.

Ya’juj Wa Ma’juj – Gog and magog dan Dajjal pada hakikatnya adalah sama!!! Sebagian meyakini bahwa ia adalah gambaran Al-Qur’an atau kasyaf Rasulullah saw tentang bangsa barat / Eropa dan agama Kristen dari segi sikap, karakter, pribadi dan ajaran mereka.

Bagi yang Muslim; mengkajilah dengan matahati melalui wahyu suci Al-Qur’an dan hadits-hadits sahih yang mutawatir serta penelitian-penelitian ilmuwan yang muktabar. Bagi yang Kristen (tidak kira sekte apapun); renungkanlah ia melalui kitabmu ‘Bible’ Andai Anda jujur, Anda akan temukan titik temu pernyataan ini dengan jelas.

Oleh karena Ya’juj wa Ma’juj itu adalah nama suatu bangsa, maka tidak seorangpun akan merasa keberadaan memakai nama itu. Bahkan sebenarnya, bangsa Eropa sendiri telah membangun dan memasang replika atau patung Ya;juj Wa Ma’juj (Gog and Magog di depan Guid hall di London).

Atas hikmah inilah pula mengapa Al-Qur’an hanya mengunakan nama Ya’juj Wa Ma’juj, dan tidak menggunakan nama Dajjal yang artinya pembohong atau penipu. Sebaliknya, kitab-kitab hadits menggunakan kata Dajjal, karena nama Dajjal atau Anti Kristus dan ramalan-ramalan yang berhubungan dengannya juga telah disebutkan dalam kitab-kitab suci samawi yang terdahulu (yaitu Taurat dan Injil)-versi asli sebelum penambahan dan pengurangan tangan-tangan dajjal).

Dalam hadits yang sangat sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi melindungi dari fitnah Dajjal. jadi menurut hadits itu, Al-Qur’an memberikan isyarat siapakah Dajjal itu. Tentang hal ini diterangkan dalam hadits tersebut: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat awal dan sepuluh ayat akhir dari Surah Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnah) Dajjal’’.

Surah Al-Kahfi

Bisa jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir itu sebenarnya yang dimaksud adalah keseluruhan Al-Kahfi tersebut yang melukiskan ancama Nasrani (sebut Kristen) yang beraspek dua; yang satu bersifat keagamaan dan yang lainnya bersifat keduniaan.

Bacalah sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi, Anda akan melihat seterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummat Nasrani yang antara lain mengajarkan dalam keyakinan mereka bahwa Allah memiliki anak lelaki dan mereka yang ahli dalam bidang barang.

Mereka adalah para missionaries penjaja 3G God, Gold and Giory sebagai penjanjah dan penjerah peradapan bangsa lain. Merekalah yang telah keluar dari dua tembok zaman kegelapan dengan istilah renaisannce’ dan ‘mengalir’ menjarah dan menyerang dan bangsa lain. Lalu mereka ‘menggaram dan meragi’ sepuas-puasnya bangsa dan agama lain dengan keyakinan Al-Masih dajjal mereka yang menelorkan kepercayaan bahwa Allah beranak dan menyumbat mulut bangsa lain dengan ‘roti’ hingga kekenyangan.

Akhirnya, mayoritas bangsa (terutama Muslim di berbagai belahan dunia) segan dan malu untuk ‘melawan’ kembali, malah semakin berhutang budi dengan Ya’juj wa Ma’juj ini. Kita tewas dengan Gog and Magog!

Inilah keyakinan kita sebagai Muslim berkenan Dajjal, Ya’juj wa Ma’juj atau Gog and magog!

Namun berdeda pula rupanya kita dengan pemahaman dan konsep bangsa mereka sendiri terutama Israel Yahudi yang menganggap orang selain mereka sebagai ghoyyim- yaitu binatang ternak untuk mereka.

Sebagai kepercayaan mereka mengatakan bahwa Magog adalah Muslim, bahkan lebih ditujukan kepada sebuah Negara dan bangsa Islam-bukan ASWJ-yaitu Negara Syi’ah Iran.

Jika demikian, maka secara psikologis apa ini yang dipropogandakan oleh AS dan sekutunya-dengan ditunggangi oleh Israel Yahudi: Zionis, Freemasonry dan lain-lain-adalah perang Pra-Armageddon yang akan meletus pada setiap saat. Sayangnya banyak yang masih tidak mau peka dan memahami sejarah ini!

Semoga sedikit tampilan ini membuat kita lebih tertantang untuk mengetahui sejarah yang berputar di sekeliling kita terutama yang menyentuh survival ummat ini sendiri.

Marilah kita jadikan pesan wahyu Allah dan hadits Rasulsul-Nya sebagai pegangan kokoh. Gigitlah ia dengan gerahammu-dengan pegangan yang erat dan meresap didada.

Jangan sampai terjajah dan tewas dengan propaganda Ya’juj wa Ma’juj serta Dajjal. Sebagai peringatan besar sejak para nabi yang terdahulu. Kini, kita dalam dunia gejolak Ya’juj wa Ma’juj. Maka, wariskanlah “Kalimah Toyyiban” kepada seluruh anggota keluarga sebagai secerca bekal menghadapi dunia ‘Gog and Magog’.

Wallahu A’lam

Sumber: Mutiara

November 19, 2012 Posted by | MUtiara Utama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

   

Mif19.tea's Blog

Just a Little Scientific Inspiration 4 You

KITa Call Indonesia

Seruan di Ufuk Fajar

Mrs Djones' Journey

Journey through marriage and motherhood~

d2cuthe blog

kesempatan tidak akan datang dua kali

Qalbunsalima's Blog

Hati yang damai, tentram dan sejahtera

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.